Angers Vs Marseille: Tiket Mahal demi Halau Suporter OM, Kopa Hanya Terisi 10.553 Penonton

Angers Vs Marseille: Tiket Mahal demi Halau Suporter OM, Kopa Hanya Terisi 10.553 Penonton
Angers Vs Marseille: Tiket Mahal demi Halau Suporter OM, Kopa Hanya Terisi 10.553 Penonton

Cakrawala News – 21 Oktober 2026 | Laga angers vs marseille di Stade Raymond-Kopa, Minggu (18/10/2026), berakhir dengan skor mencolok 5-2 untuk kemenangan Olympique de Marseille. Namun sorotan utama justru datang dari tribun yang jauh dari kata penuh. Hanya 10.553 penonton yang hadir, angka yang bahkan lebih rendah dibanding era ketika stadion milik SCO Angers itu sedang direnovasi.

Menurut laporan media Prancis, dibutuhkan waktu hampir 50 tahun untuk menemukan pertandingan sekelas ini dengan jumlah penonton begitu sedikit. Terakhir kali angka serupa tercatat pada 1978.

Penyebabnya bukan sekadar jadwal atau performa tim. Angers secara sadar menerapkan strategi menaikkan harga tiket demi mencegah membludaknya pendukung Marseille yang dikenal selalu memadati stadion lawan saat OM bertandang.

Harga Tiket Melonjak, Mulai 61 Euro

Untuk pertandingan ini, tiket termurah dibanderol 61 euro dan bisa mencapai 181 euro. Kebijakan tersebut merupakan keputusan Presiden SCO Angers, Said Chabane, yang mulai diterapkan pada 2025 untuk menghindari stadion didominasi suporter tim tamu pada laga-laga besar.

Tujuannya mendorong warga Anjou beralih ke langganan musiman atau paket yang menggabungkan dua hingga empat pertandingan. Namun, menurut laporan yang sama, insentif itu belum sepenuhnya meyakinkan publik lokal.

Ada pula faktor pendukung lain, seperti jadwal kick-off pukul 15.00 waktu setempat yang tidak ideal bagi semua orang, kondisi kedua tim yang tidak sedang dalam performa terbaik, serta situasi aktual di Prancis yang tidak sepenuhnya mengarah pada sepak bola.

Meski demikian, kelompok suporter Angers, Kop de la Butte, menyatakan dukungan terhadap langkah klub. Mereka mengakui suasana stadion yang tidak penuh untuk laga sebesar ini terasa menyedihkan, tetapi menilai itu sebagai harga yang harus dibayar untuk mencegah invasi suporter lawan.

“Kami sepakat dengan klub untuk mencegah stadion dibanjiri suporter lawan. Tidak masalah bagi kami menahan orang-orang yang hanya datang sekali setahun ke Kopa. Kami lebih memilih 12.000 orang dengan mayoritas warga Angevin, meski tujuannya tetap stadion penuh, tentu saja,” ujar perwakilan Kop de la Butte seperti dikutip Ouest-France.

Di Meco: Fusée Telah Diluncurkan

Di sisi lain, kemenangan pada angers vs marseille menjadi modal penting bagi Marseille. Ini merupakan kemenangan kedua beruntun mereka di Ligue 1, setelah sebelumnya menaklukkan Troyes, dan keduanya diraih di kandang lawan.

Mantan pemain OM, Eric Di Meco, menilai hasil tersebut membawa dampak positif bagi skuad asuhan Bruno Genesio. Berbicara di RMC, ia menyebut laga seperti ini membuat tim lebih tenang menghadapi pekan-pekan berikutnya.

“Mentalnya sedang tertekan dan tegang. Pertandingan seperti ini membuat kami lebih rileks di pekan-pekan mendatang. Selanjutnya ada Le Havre dan Toulouse di kandang, dan itu bisa membawa kami kembali di klasemen. Banyak hal positif dari laga ini. Kami menemukan bahwa pemain muda bisa tampil di tim ini. Ada tanda-tanda. Dua pekan lalu mereka berada di zona degradasi dan ada perdebatan bahwa mereka akan turun kasta. Fusée telah diluncurkan,” kata Di Meco.

Kemenangan 5-2 itu juga menjadi momen bagi penyerang asal Brasil, Igor Paixão, yang mencetak gol pertamanya di Ligue 1 musim ini setelah tujuh pertandingan. Gol kelima Marseille itu lahir dari sepakan Paixão dari mulut kotak penalti.

Selebrasi Paixão dengan memeluk Genesio sekaligus mengakhiri ketegangan keduanya. Pada laga sebelumnya, ia meninggalkan lapangan dengan kesal dan tidak menyapa sang pelatih.

Genesio mengaku sengaja membiarkan Paixão tampil hingga akhir karena yakin pemainnya akan mendapat peluang mencetak gol. “Saya akan berbagi sedikit rahasia: kami membiarkan Igor sampai akhir karena kami tahu dia akan punya peluang mencetak gol. Itulah yang terjadi. Gol ini akan sangat berguna baginya. Selain golnya, dia bermain bagus,” ujarnya dalam konferensi pers.

Jadwal Padat Menanti

Bagi Angers, hasil ini menambah tekanan. Berdasarkan data klasemen yang beredar, SCO berada di peringkat ke-15 dengan tujuh poin dari tujuh laga, sementara Marseille menempati posisi kesembilan dengan sembilan poin.

Marseille tidak punya waktu lama untuk beristirahat. Kamis (22/10/2026), mereka dijadwalkan bertandang ke markas Sturm Graz pada ajang Liga Europa, sebelum menjamu Le Havre di Ligue 1.

Pertanyaan yang kini muncul adalah apakah kebijakan harga tiket ala Angers akan ditiru klub lain. Sebab, dari sisi tampilan di stadion maupun siaran televisi, banyaknya kursi kosong jelas bukan pemandangan ideal. Namun bagi Angers, menjaga Kopa tetap milik warga Angevin tampaknya lebih penting daripada sekadar memenuhi tribun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *