Comeback Liar Slavia Praha vs Lens: Dua Gol Injury Time Selamatkan RC Lens di Liga Champions

Cakrawala News – 11 September 2026 | Duel Slavia Praha vs Lens di Liga Champions berakhir dramatis dengan kemenangan 3-2 untuk RC Lens di Fortuna Arena. Tim asuhan Dino Toppmoller itu tertinggal 2-1 hingga menit ke-89 sebelum dua gol pada masa injury time membalikkan keadaan, sekaligus memastikan kemenangan tandang pertama Lens di kompetisi utama Eropa sejak 1998.

Kemenangan tersebut lahir dari situasi yang nyaris berubah menjadi mimpi buruk. Slavia Praha, yang bermain dengan 10 orang setelah kartu merah untuk Konecny, sempat unggul 2-1 setelah Sturm mencetak gol keduanya pada menit ke-89. Dalam posisi tertekan, Lens justru bangkit lewat aksi dua pemain yang memiliki kedekatan khusus, Florian Thauvin dan Ruben Aguilar.

Thauvin dan Aguilar Jadi Penentu

Thauvin menyamakan kedudukan pada menit ke-91 dengan menyambut umpan silang dari Mezian Mesloub, pemain muda berusia 16 tahun. Hanya dua menit berselang, Aguilar melepaskan penyelesaian brilian ke sisi dalam tiang untuk menuntaskan comeback dan mengubah potensi kekalahan memalukan menjadi kemenangan bersejarah.

Berbicara kepada Canal+ seusai pertandingan, Aguilar mengaku tidak bisa berkata-kata menghadapi akhir laga yang ia sebut di luar dugaan. “Ketika Anda mengenakan lambang ini, Anda harus memberikan 100 persen,” kata Aguilar. “Kami memberikan segalanya untuk masyarakat Lens, dan hanya di klub ini Anda bisa merasakan emosi seperti ini. Saya sangat bangga malam ini. Kami tidak mungkin bisa menulis skenario ini.”

Bek sayap itu juga menyoroti ikatan emosional yang kuat di dalam skuad. Menurutnya, kemampuan menderita bersama menjadi kunci persatuan tim, dan ia mengaku sangat bangga bisa mewakili Lens di panggung terbesar Eropa.

Aguilar pun meluangkan waktu untuk merayakan kedekatannya dengan Thauvin. Keduanya pernah berlatih bersama pada awal karier, dan malam di Praha menjadi momen istimewa karena mereka sama-sama mencetak gol di Liga Champions pada pertandingan yang sama.

Mentalitas Pantang Menyerah

Dari sisi Thauvin, gol penyama kedudukan pada menit ke-91 menjadi titik balik kebangkitan Lens. Penyerang asal Prancis itu bahkan bercanda soal golnya yang dicetak dengan kepala, sebelum menegaskan bahwa hasil ini lebih soal mentalitas ketimbang teknik semata.

“Lebih dari sekadar gol, ini adalah soal mentalitas. Ketika Anda mengerahkan segalanya hingga akhir, Anda bisa mencetak gol dengan kaki, kepala, bokong… Itulah sepak bola!” ujar Thauvin kepada Canal+.

Thauvin menilai kemenangan ini memberikan dorongan moral besar bagi Lens setelah menjalani rangkaian performa domestik yang sulit. Ia berharap kemampuan melewati kesulitan seperti itu bisa menjadi katalis penentu bagi musim timnya.

Bagi Lens, hasil di Fortuna Arena mengakhiri penantian panjang. Kemenangan tandang pertama di kompetisi elite Eropa sejak 1998 itu menjadi catatan tersendiri, terlebih karena diraih dengan cara yang penuh drama.

Atmosfer Suporter di Praha

Selain aksi di lapangan, laga Slavia Praha vs Lens juga menyita perhatian berkat atmosfer yang dibawa para pendukung. Dalam rangkuman tiga momen suporter terbaik pada putaran pembuka Liga Champions, pendukung Lens disebut menciptakan suasana tandang yang spektakuler di Praha.

Momen tersebut melengkapi cerita sepak bola Eropa pekan itu, bersama pendukung Paris Saint-Germain yang menyanyikan dukungan untuk Ousmane Dembele seusai penampilan dua gol dan dua assist melawan Slovan Bratislava, serta nyanyian khas pendukung Sporting CP pada malam Eropa di Alvalade.

Bagi Lens, kombinasi performa di lapangan dan dukungan di tribun memperkuat narasi bahwa klub ini memiliki kultur tersendiri. Aguilar menyebut emosi yang dirasakan para pemain hanya bisa ditemukan di klub seperti Lens.

Kemenangan dramatis ini juga menegaskan pentingnya kedalaman skuad dan keberanian pelatih dalam mengambil keputusan di menit-menit akhir. Kepercayaan pada pemain muda seperti Mesloub, yang mengirim umpan silang untuk gol Thauvin, terbukti berbuah hasil.

Ke depan, Lens perlu menjaga konsistensi agar momentum ini tidak berhenti sebagai satu malam heroik semata. Sebaliknya, Slavia Praha harus bangkit dari kekecewaan setelah bermain dengan 10 orang dan nyaris mengamankan kemenangan.

Yang jelas, pertandingan Slavia Praha vs Lens akan dikenang sebagai salah satu laga paling liar pada putaran pembuka Liga Champions musim ini. Dua gol pada masa injury time mengubah segalanya dalam sekejap, dan bagi Lens, malam di Fortuna Arena menjadi bukti bahwa mentalitas bisa mengalahkan tekanan.

Exit mobile version