Gadget  

Apple Pangkas Pesanan Komponen iPhone 18 Pro hingga 15 Persen, Benarkah Mulai Sepi Peminat?

Cakrawala News – 13 Oktober 2026 | Apple pangkas pesanan komponen iPhone 18 Pro hingga 15 persen, benarkah mulai sepi peminat? Kabar ini berembus setelah laporan Nikkei Asia menyebut raksasa teknologi asal Cupertino itu meminta sejumlah pemasok mengurangi produksi komponen untuk iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max. Pemangkasan itu terjadi kurang dari sebulan setelah kedua perangkat premium tersebut diluncurkan pada September 2026.

Menurut laporan tersebut, pesanan komponen Apple untuk periode Oktober turun setidaknya 15 persen dibandingkan permintaan awal. Seorang eksekutif pemasok yang dikutip dalam laporan itu mengungkapkan bahwa pengurangan bahkan mencapai 15 hingga 20 persen untuk kedua model premium.

“Untuk Oktober saja, pesanan dari Apple untuk kedua model premium turun 15 hingga 20 persen. Kami belum yakin bagaimana situasinya ke depan,” kata eksekutif tersebut.

Harga Naik, Permintaan Melemah

Laporan itu menyebutkan bahwa Apple mulai bersikap lebih hati-hati terhadap pengiriman perangkat sejak awal September 2026. Sikap konservatif ini muncul setelah Apple menaikkan harga iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max sebesar USD 100 atau sekitar Rp 1,79 juta dibandingkan generasi sebelumnya.

Di Amerika Serikat, iPhone 18 Pro dibanderol mulai dari USD 1.199 atau sekitar Rp 21,45 juta, sedangkan iPhone 18 Pro Max dijual mulai USD 1.299 atau sekitar Rp 23,24 juta. Kenaikan harga itu disebut turut dipicu oleh meningkatnya biaya komponen, terutama chip memori.

Permintaan chip memori berkinerja tinggi memang sedang melonjak seiring pembangunan pusat data kecerdasan buatan atau AI. Perusahaan teknologi membutuhkan pasokan memori dalam jumlah besar untuk mendukung operasional pusat data, sehingga persaingan mendapatkan komponen semakin ketat dan harganya ikut terdorong naik.

Dampak pemangkasan pesanan ini tidak merata ke semua pemasok. Laporan menyebutkan bahwa pengurangan memengaruhi volume produksi sebagian pemasok, bukan semuanya, karena siklus produksi masing-masing berbeda. Hingga kini belum jelas apakah Apple akan kembali menyesuaikan pesanan mulai November.

Strategi Peluncuran Bertahap Apple

Melemahnya permintaan iPhone 18 Pro tidak bisa dilepaskan dari perubahan strategi peluncuran Apple. Perusahaan dilaporkan mulai memisahkan jadwal peluncuran iPhone berdasarkan kelas dan waktunya, tidak lagi memperkenalkan seluruh varian dalam satu acara besar setiap September.

iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, serta perangkat lipat baru bernama iPhone Duo diperkenalkan pada 2026. Sementara itu, iPhone 18 versi reguler, iPhone 18e, dan kemungkinan iPhone Air baru diperkirakan hadir sekitar enam bulan kemudian, yakni pada musim semi 2027.

Rencana pemisahan jadwal ini sebenarnya sudah diberitakan sejak 2024 oleh leaker kredibel Mark Gurman dan semakin diperkuat oleh laporan lanjutan pada 2025. Salah satu alasan utamanya adalah keinginan Apple menciptakan sumber pendapatan yang lebih stabil sepanjang tahun.

Dengan pola lama, sebagian besar penjualan iPhone terkonsentrasi pada kuartal akhir karena peluncuran September berdekatan dengan musim liburan. Melalui peluncuran bertahap, Apple bisa menciptakan momentum penjualan kedua pada musim semi, sekaligus mengurangi ketergantungan pada satu periode penjualan besar.

Strategi ini juga membantu Apple mengatur prioritas produksi secara bertahap. Varian premium disiapkan lebih dahulu, sementara varian lain memperoleh waktu tambahan untuk masuk ke jalur produksi. Selain itu, pemisahan jadwal memberi ruang bagi Apple merespons kompetitor seperti Samsung yang biasanya memperkenalkan lini flagship di awal tahun.

Belum Ada Tanggapan Resmi Apple

Seorang manajer rantai pasok yang dikutip dalam laporan menyatakan permintaan tahun ini tidak sekuat tahun-tahun sebelumnya, ketika semua model baru dirilis bersamaan. Perbandingan itu menjadi relevan karena Apple baru akan merilis iPhone 18 standar pada musim semi tahun depan.

Hingga berita ini diturunkan, Apple belum memberikan tanggapan resmi mengenai laporan pemotongan pesanan komponen iPhone 18 Pro tersebut. Karena itu, besaran pasti dampak pemangkasan terhadap ketersediaan produk di pasar masih perlu dicermati.

Yang jelas, kombinasi kenaikan harga, mahalnya chip memori akibat demam AI, dan perubahan pola peluncuran membuat lanskap penjualan iPhone 18 Pro berbeda dari generasi sebelumnya. Pertanyaannya, apakah ini sekadar penyesuaian sementara atau tanda pergeseran minat konsumen terhadap ponsel premium.

Ke depan, publik perlu menantikan apakah Apple akan kembali menyesuaikan pesanan komponen pada November dan bagaimana respons perusahaan terhadap tekanan biaya komponen yang masih berlanjut. Perkembangan ini akan menjadi indikator penting bagi arah pasar ponsel premium hingga musim semi 2027.

Exit mobile version