Cakrawala News – 13 Oktober 2026 | Foto: Reuni para legenda, North London Legends menang tipis lawan United Legends [titlebase] tersaji dalam laga eksibisi bertajuk Champions Impact in Jakarta: The Rivalry Returns di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (10/10/2026). North London Legends yang diperkuat para mantan bintang Arsenal berhasil menundukkan United Legends dengan skor tipis 3-2 dalam pertandingan penuh nostalgia yang berlangsung sengit sejak menit awal.
Laga yang mempertemukan sejumlah mantan bintang sepak bola dunia itu berjalan menarik karena kedua tim tampil kompetitif meski berstatus pertandingan eksibisi. North London Legends sempat tertinggal lebih dulu sebelum akhirnya membalikkan keadaan dan memastikan kemenangan melalui drama lima gol.
Jalannya Pertandingan
United Legends membuka keunggulan pada menit kelima. Berawal dari pergerakan Carlos Tevez yang berhasil melewati jebakan offside, bola kemudian diarahkan kepada Ashley Young. Tanpa kesulitan berarti, Young menuntaskan peluang tersebut dengan menaklukkan kiper Petr Cech dan membawa tim legenda Manchester United unggul 1-0.
Keunggulan itu tidak bertahan lama. North London Legends menyamakan kedudukan pada menit ke-9 atau menit ke-10 melalui Emmanuel Adebayor. Situasi bola mati menjadi awal terciptanya gol tersebut setelah umpan sepak pojok gagal diantisipasi dengan sempurna oleh Nemanja Vidic. Adebayor yang berada dalam posisi bebas langsung memanfaatkan kesempatan untuk mengubah skor menjadi 1-1.
Gol penyeimbang tersebut membuat United Legends meningkatkan intensitas serangan. Ryan Giggs mencoba mengembalikan keunggulan timnya pada menit ke-20, tetapi tendangannya masih mampu diamankan Cech. Enam menit berselang, giliran Tevez yang mengancam pertahanan lawan, namun upayanya belum membuahkan gol dan hanya menghasilkan sepak pojok.
Di tengah tekanan yang dilancarkan United Legends, North London Legends justru mampu mencuri keunggulan. Pada menit ke-28, Santi Cazorla mencatatkan namanya di papan skor setelah memaksimalkan umpan matang dari Ashley Cole. Gol tersebut membawa North London Legends berbalik unggul 2-1.
Pada babak kedua, Radamel Falcao menyamakan skor bagi United Legends. Namun, kemenangan North London Legends akhirnya dipastikan oleh tendangan bebas Jermaine Pennant.
Henry Apresiasi Daya Saing dan Atmosfer Penonton
Thierry Henry, yang pada laga ini tidak turun bermain dan hanya bertindak sebagai manajer North London Legends, menekankan bahwa rekan-rekan seangkatannya masih memiliki gairah kompetitif yang tinggi. Menurut Henry, pertandingan yang awalnya berjalan santai dan bersahabat berubah menjadi duel yang benar-benar diperebutkan menjelang akhir laga.
“Kalian bisa melihatnya sendiri. Pada akhirnya, semua orang ingin menang. Awalnya, semua bermain dengan santai dan bersahabat, tetapi menjelang akhir pertandingan, terlihat bahwa setiap pemain benar-benar ingin meraih kemenangan,” ujar Henry dalam jumpa pers usai pertandingan.
Henry juga mengaku senang bisa berada di pinggir lapangan dan menjalankan peran sebagai pelatih. Ia menilai pengalaman tersebut cukup unik dan mengaku senang melihat semua pemain turun ke lapangan, termasuk para pemain dari tim lawan.
Pada kesempatan yang sama, Henry menyampaikan apresiasi kepada para penggemar kedua tim yang hadir di SUGBK. Meski stadion tidak terisi penuh, yel-yel khas klub Inggris mengalun sepanjang laga dan memberi energi tambahan bagi para pemain.
Momen Reuni Para Legenda
Pertandingan ini menjadi ajang reuni bagi sejumlah nama besar yang pernah bersinar di Liga Inggris. Dari kubu United Legends, hadir antara lain Ashley Young, Wes Brown, Edwin van der Sar, Nemanja Vidic, Carlos Tevez, Radamel Falcao, Antonio Valencia, Ryan Giggs, dan Dimitar Berbatov. Sementara North London Legends diperkuat Emmanuel Adebayor, Santi Cazorla, Ashley Cole, Jermaine Pennant, dan Petr Cech.
Foto: Reuni para legenda, North London Legends menang tipis lawan United Legends [titlebase] juga memperlihatkan momen ketika Wes Brown berebut bola dengan Adebayor, serta aksi Van der Sar dan Vidic yang berusaha menghentikan laju Cazorla. Momen lain menampilkan Tevez menggiring bola bersama Falcao, Ashley Young melempar bola ke dalam lapangan, dan para pemain North London Legends merayakan gol.
Dari sisi jalannya laga, ada sejumlah catatan penting. United Legends sempat mendapat peluang melalui Berbatov yang dijatuhkan Philippe Senderos, tetapi wasit tidak memberikan hadiah penalti. Setelah insiden tersebut, North London Legends langsung melancarkan serangan balik yang berujung gol Cazorla. Sejumlah penyelamatan Cech juga membuat gawang North London Legends tetap aman hingga turun minum.
Kemenangan tipis ini menegaskan bahwa laga eksibisi bertajuk The Rivalry Returns bukan sekadar pertunjukan nostalgia. Para legenda kedua klub tetap menunjukkan intensitas, teknik, dan naluri kompetitif yang membuat pertandingan layak dikenang. Bagi para penggemar di Indonesia, kehadiran mereka di SUGBK menjadi pengalaman langka yang mempertemukan dua rival besar sepak bola Inggris di atas satu lapangan.
Ke depan, format laga eksibisi semacam ini berpotensi terus menarik perhatian, terutama karena mampu menghadirkan kembali momen-momen bersejarah bagi penggemar sepak bola. Yang perlu diperhatikan, kualitas pertandingan tetap bergantung pada kesiapan para pemain dan antusiasme penonton yang menjadi energi tambahan di dalam stadion.
