Brigjen TNI Iswan Nusi Raih Predikat Lulusan Terbaik Magister FISIP Unjani, Raih 2 Penghargaan

Brigjen TNI Iswan Nusi Raih Predikat Lulusan Terbaik Magister FISIP Unjani, Raih 2 Penghargaan
Brigjen TNI Iswan Nusi Raih Predikat Lulusan Terbaik Magister FISIP Unjani, Raih 2 Penghargaan

Cakrawala News – 06 Oktober 2026 | Brigjen TNI Iswan Nusi raih predikat lulusan terbaik magister FISIP Unjani, raih 2 penghargaan sekaligus dalam rangkaian Yudisium Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani), Cimahi, Jawa Barat. Perwira tinggi TNI AD yang menjabat Asisten Operasi (Asops) Kasdam Jaya itu dinobatkan sebagai Lulusan Terbaik Program Studi Magister Ilmu Pemerintahan sekaligus Lulusan Terbaik Tingkat Fakultas Program Magister untuk Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026.

Kedua penghargaan tersebut diberikan di Cimahi pada 1 Oktober 2026. Berdasarkan piagam penghargaan yang diterimanya, Mohamad Iswan Nusi menyelesaikan pendidikan Magister Ilmu Pemerintahan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,84 dan predikat “Dengan Pujian”.

“Capaian ini jadi sebuah pengalaman terbaik buat saya atas pengabdian dan kepemimpinan di lingkungan TNI, dengan pengembangan kapasitas akademik,” kata Iswan Nusi kepada wartawan, Kamis (1/10/2026).

Dua Penghargaan dalam Satu Momentum

Penghargaan pertama diberikan sebagai Lulusan Terbaik Program Studi Magister Ilmu Pemerintahan Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Sementara penghargaan kedua diberikan sebagai Lulusan Terbaik Tingkat Fakultas Program Magister pada periode akademik yang sama, juga dengan IPK 3,84 dan predikat Dengan Pujian.

Dua penghargaan dalam satu momentum itu menjadi catatan penting dalam perjalanan pendidikan Brigjen TNI Mohamad Iswan Nusi. Di tengah tugasnya sebagai perwira tinggi TNI AD, ia tetap menyelesaikan pendidikan akademik dengan capaian tertinggi pada program studi dan jenjang fakultas.

Pendidikan Magister Ilmu Pemerintahan memiliki keterkaitan dengan ruang lingkup kepemimpinan dan tata kelola pemerintahan. Kajian mengenai pemerintahan, kebijakan publik, serta dinamika sosial menjadi bagian dari perspektif akademik yang dapat memperluas wawasan seorang perwira dalam menjalankan tanggung jawab strategis.

Melengkapi Rekam Jejak Pendidikan Strategis

Capaian di FISIP Unjani sekaligus melengkapi rekam pendidikan strategis yang sebelumnya ditempuh Mohamad Iswan Nusi. Ia tercatat mengikuti Pendidikan Reguler (Dikreg) Sesko TNI LIV Tahun 2025 dan dalam sejumlah pemberitaan disebut sebagai lulusan terbaik dengan predikat Magna Cum Laude.

Setelah menyelesaikan pendidikan tersebut, Mohamad Iswan Nusi dipercaya mengemban jabatan sebagai Asops Kasdam Jaya. Penunjukan itu tercatat dalam rangkaian serah terima jabatan pejabat Kodam Jaya yang dipimpin Pangdam Jaya/Jayakarta pada Januari 2026. Dalam jabatan tersebut, ia menggantikan Kolonel Inf Andri Sulistiawan sebagai Asops Kasdam Jaya.

Posisi itu menempatkannya dalam salah satu fungsi penting di lingkungan komando kewilayahan TNI AD, khususnya berkaitan dengan bidang operasi. Rangkaian pendidikan dan penugasan tersebut menunjukkan perjalanan yang beriringan antara pengembangan kapasitas akademik dan peningkatan tanggung jawab kedinasan.

Namun, penghargaan akademik tetap menjadi capaian tersendiri karena diperoleh melalui proses pendidikan formal yang memiliki standar penilaian akademik. Predikat Dengan Pujian dengan IPK 3,84 menempatkan Brigjen TNI Iswan Nusi raih predikat lulusan terbaik magister FISIP Unjani, raih 2 penghargaan pada posisi teratas di program studi dan fakultasnya.

Konteks dan Arti Penting Capaian

Dalam konteks pendidikan tinggi, yudisium menjadi tahapan resmi yang menandai selesainya seluruh kewajiban akademik seorang mahasiswa. Penghargaan lulusan terbaik umumnya diberikan berdasarkan capaian akademik tertinggi di antara peserta pada periode tertentu. Karena itu, dua penghargaan yang diterima Iswan Nusi mencerminkan pencapaian pada dua tingkat penilaian sekaligus, yakni program studi dan fakultas.

Bagi lingkungan TNI AD, kombinasi pengalaman pengabdian, kepemimpinan, dan pengembangan kapasitas akademik menjadi salah satu indikator pembinaan sumber daya manusia. Pendidikan lanjutan di bidang ilmu pemerintahan dinilai relevan dengan tugas-tugas kewilayahan, termasuk dalam memahami kebijakan publik dan dinamika sosial masyarakat.

Perjalanan pendidikan Iswan Nusi juga menunjukkan bahwa penugasan sebagai perwira tinggi tidak selalu menghalangi penyelesaian studi formal. Ia menempuh pendidikan magister di tengah tanggung jawabnya sebagai Asops Kasdam Jaya, jabatan yang berkaitan erat dengan bidang operasi di lingkungan komando kewilayahan.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi tambahan mengenai rencana pengembangan karier atau penugasan lanjutan setelah capaian akademik tersebut. Publik dapat menantikan informasi berikutnya dari lingkungan TNI AD maupun Unjani terkait rangkaian yudisium tersebut.

Yang jelas, capaian Brigjen TNI Iswan Nusi raih predikat lulusan terbaik magister FISIP Unjani, raih 2 penghargaan menegaskan bahwa pengembangan kapasitas akademik tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan seorang perwira. Dua penghargaan dalam satu momentum yudisium menjadi penanda sekaligus titik awal bagi kontribusi berikutnya, baik di lingkungan TNI maupun dalam ranah tata kelola pemerintahan yang ia pelajari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *