Cambuur vs AZ Berakhir 2-2, Meerdink Selamatkan Satu Poin lewat Penalti Kontroversial

Cambuur vs AZ Berakhir 2-2, Meerdink Selamatkan Satu Poin lewat Penalti Kontroversial
Cambuur vs AZ Berakhir 2-2, Meerdink Selamatkan Satu Poin lewat Penalti Kontroversial

Cakrawala News – 19 Oktober 2026 | Duel cambuur vs az di Kooi Stadion, Leeuwarden, berakhir dengan skor imbang 2-2 pada laga lanjutan kompetisi Belanda, Minggu (18/10). AZ yang bermain dengan keunggulan jumlah pemain di sebagian besar babak kedua gagal membawa pulang kemenangan, sementara Cambuur harus puas dengan satu poin meski sempat unggul dua kali. Hasil ini membuat AZ menempati posisi kedua dengan 20 poin dari sembilan pertandingan, sedangkan Cambuur mengoleksi 9 poin dari jumlah laga yang sama.

Tuan rumah memulai pertandingan dengan cara terbaik. Pada menit ketujuh, Jason Çeka melepaskan umpan terobosan yang diselesaikan Nicolas Binder dari dalam kotak penalti untuk membawa Cambuur unggul 1-0. Keunggulan itu bertahan cukup lama sebelum AZ menyamakan kedudukan pada menit ke-26 melalui Ro-Zangelo Daal, yang melepaskan tembakan keras setelah aksi individu yang apik.

Cambuur kembali memimpin pada menit ke-39. Pemain asal Prancis, Ilyes Hamache, mencetak gol lewat bola yang masuk melalui tiang gawang, mengubah skor menjadi 2-1. Gol tersebut menjadi suntikan semangat besar bagi para pemain dan pendukung klub asal Friesland itu, dan skor bertahan hingga turun minum.

Kartu Merah Bouah Ubah Jalannya Laga

Babak kedua berjalan berat bagi Cambuur. Sembilan menit setelah jeda, tepatnya pada menit ke-54, bek Devid Eugene Bouah menerima kartu kuning kedua dari wasit Stan Teuben setelah kedapatan menarik AZ striker Mexx Meerdink. Cambuur pun harus bermain dengan sepuluh pemain selama sisa pertandingan.

Meski kekurangan satu pemain, Cambuur nyaris menambah keunggulan. Tembakan Hamache dari posisi menjanjikan berhasil ditepis kiper AZ, Jari De Busser. Di sisi lain, Leeroy Echteld selaku pelatih AZ memasukkan Mees de Wit untuk menggantikan Mateo Chávez, sementara Dave Kwakman masuk menggantikan Wouter Goes. Peluang AZ sempat hadir, termasuk tembakan Kwakman yang melebar jauh ke kanan, serta insiden Elijah Dijkstra yang dianggap terlalu mudah terjatuh saat mencari penalti.

Tekanan AZ akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-82. Wasit menunjuk titik putih setelah kiper Cambuur, Thijs Janssen, mengenai wajah De Wit dengan tinjunya dalam duel udara. Setelah pemeriksaan VAR, Meerdink yang tampil sebagai eksekutor sukses menaklukkan Janssen dari jarak sebelas meter dan menyamakan skor menjadi 2-2.

Insiden penalti itu menjadi sorotan dalam laga cambuur vs az kali ini. Bagi AZ, hasil ini terasa mengecewakan karena mereka bermain dengan keunggulan jumlah pemain sepanjang sebagian besar babak kedua namun gagal memaksimalkan peluang untuk meraih kemenangan penuh.

Momen Emosional bagi Stadionspeaker Cambuur

Di balik hasil imbang tersebut, laga di Kooi Stadion menyimpan cerita tersendiri. Rein de Vries tampil untuk terakhir kalinya sebagai stadionspeaker SC Cambuur setelah 41 tahun mengemban tugas tersebut. Ia pun dinobatkan sebagai man of the match dalam pertandingan ini.

Secara statistik, AZ memang mendominasi penguasaan bola sepanjang laga, dengan persentase yang berkisar di angka 53 hingga 57 persen. Namun, dominasi tersebut tidak sepenuhnya berbanding lurus dengan jumlah peluang bersih yang tercipta, terutama sebelum Cambuur kehilangan satu pemain.

Dari sisi Cambuur, catatan satu poin menambah koleksi mereka menjadi 9 poin dari sembilan duel. Sementara itu, AZ tetap berada di peringkat kedua dengan 20 poin dan masih menjaga peluang untuk membayangi pemuncak klasemen pada pekan-pekan berikutnya.

Hasil imbang ini menunjukkan bahwa Cambuur mampu memberikan perlawanan sengit bahkan ketika bermain dengan sepuluh orang, sementara AZ mendapat pelajaran penting soal efektivitas dalam memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Pertandingan cambuur vs az berikutnya akan menjadi perhatian untuk melihat bagaimana kedua tim merespons hasil ini pada laga-laga mendatang.

Exit mobile version