Cakrawala News – 29 Oktober 2026 | Perbandingan biaya pemecatan pelatih MU: nilai pesangon Carrick lampaui Ruben Amorim menjadi sorotan setelah Manchester United kembali menelan kekalahan memalukan 0-3 dari Bournemouth di Old Trafford, Minggu malam WIB, 25 Oktober 2026. Posisi Michael Carrick sebagai pelatih kepala kini berada di ujung tanduk, dan jika manajemen memutuskan mengakhiri masa kerjanya lebih awal, klub diperkirakan harus membayar kompensasi sekitar 11,875 juta poundsterling atau setara Rp287,7 miliar. Angka itu menempatkan Carrick sebagai salah satu pelatih dengan pesangon terbesar dalam sejarah pemecatan Manchester United di era pasca-Sir Alex Ferguson.
Menurut laporan Sportbible yang dikutip sejumlah media, besaran kompensasi tersebut lebih tinggi dibandingkan nilai pesangon yang diterima Ruben Amorim. Perbandingan ini memperlihatkan betapa mahalnya ongkos pergantian pelatih yang terus berulang di Old Trafford, terutama ketika kontrak jangka panjang masih berjalan.
Tekanan Meningkat Usai Kekalahan dari Bournemouth
Kekalahan telak dari Bournemouth menjadi pemicu utama memburuknya posisi Carrick. Keputusan mencadangkan Bruno Fernandes dalam laga tersebut turut menuai kritik. Pengamat Sky Sports, Jamie Carragher, menilai langkah itu seolah menunjukkan sang manajer ingin dipecat.
Meski demikian, Carrick sebelumnya sempat menegaskan bahwa momen emosional saat mengelilingi Stadion Old Trafford bukanlah perpisahan. Namun hasil buruk membuat masa depannya sebagai pelatih Setan Merah semakin dipertanyakan. Sejumlah laporan juga menyebut ruang ganti Manchester United dikabarkan tak lagi sepenuhnya mendukung Carrick, meski klub sempat memberi kesempatan tambahan sebelum keputusan akhir diambil.
Jika pemecatan benar-benar terjadi, Carrick akan menjadi pelatih kedelapan yang diberhentikan Manchester United sejak Sir Alex Ferguson mundur pada 2013. Rangkaian pergantian pelatih itu, termasuk estimasi kompensasi untuk Carrick, diperkirakan telah menelan biaya sekitar 97 juta poundsterling atau sekitar Rp2,3 triliun hingga Rp2,35 triliun, bergantung pada kurs yang digunakan.
Daftar Pesangon Pelatih MU Era Pasca-Ferguson
Besarnya biaya pemecatan Carrick tidak lepas dari panjangnya daftar pelatih yang telah diberhentikan klub. Berikut perbandingan nilai kompensasi sejumlah pelatih Manchester United berdasarkan laporan Sportbible:
- David Moyes: 5,2 juta poundsterling (sekitar Rp125,9 miliar hingga Rp126,1 miliar). Dipecat kurang dari setahun setelah menggantikan Ferguson, meski kontraknya masih menyisakan empat tahun.
- Louis van Gaal: 8,4 juta poundsterling (sekitar Rp203,5 miliar). Berpisah dua hari setelah final Piala FA karena gagal membawa tim lolos ke Liga Champions.
- Ole Gunnar Solskjaer: sekitar 10 juta poundsterling (sekitar Rp242,2 miliar). Masa kerjanya berakhir hanya empat bulan setelah menandatangani perpanjangan kontrak pada Juli 2021.
- Ralf Rangnick: sekitar 15 juta poundsterling (sekitar Rp363,4 miliar). Rencana awalnya beralih ke peran konsultan dibatalkan, dan klub mengizinkannya melatih Timnas Austria.
- Jose Mourinho: 19,6 juta poundsterling (sekitar Rp474,9 miliar). Menjadi pesangon terbesar di era pasca-Ferguson, dibayar hanya lima bulan setelah ia memperpanjang kontrak.
Dari daftar tersebut, pesangon Carrick yang diproyeksikan mencapai 11,875 juta poundsterling berada di atas Moyes, Van Gaal, dan Solskjaer, tetapi masih di bawah Mourinho dan Rangnick. Perbandingan biaya pemecatan pelatih MU: nilai pesangon Carrick lampaui Ruben Amorim pun menjadi gambaran bahwa klub kerap mengeluarkan dana besar untuk memutus kontrak pelatih yang belum lama menangani tim.
Beban Finansial di Tengah Upaya Membangun Kembali Tim
Pengeluaran untuk pemecatan pelatih menjadi sorotan di tengah upaya Manchester United membangun kembali kekuatan tim. Pergantian pelatih yang berulang belum mampu menghadirkan kestabilan sesuai harapan, sementara kompensasi pemutusan kontrak terus membebani keuangan klub.
Ironi lain terlihat pada kasus Mourinho. Pelatih asal Portugal itu sebelumnya mempersembahkan trofi Liga Europa, Piala Liga Inggris, dan Community Shield, tetapi tetap harus meninggalkan klub dengan pesangon terbesar. Sementara Van Gaal menutup masa kerjanya dengan gelar Piala FA, namun kegagalan lolos ke Liga Champions membuat posisinya tidak bertahan.
Bagi Carrick, keputusan klub akan sangat menentukan arah keuangan Manchester United dalam beberapa bulan ke depan. Jika manajemen memilih mempertahankannya, klub berharap tren performa segera membaik. Namun jika pemecatan ditempuh, biaya besar yang sudah tercatat dalam perbandingan biaya pemecatan pelatih MU: nilai pesangon Carrick lampaui Ruben Amorim akan menambah panjang daftar pengeluaran klub akibat pergantian pelatih sejak era Ferguson berakhir.
Yang perlu dicermati berikutnya adalah keputusan resmi manajemen Manchester United terkait masa depan Carrick, serta bagaimana klub menyeimbangkan kebutuhan akan stabilitas tim dengan beban finansial dari pemecatan yang berulang.
