Cakrawala News – 19 September 2026 | Nick Woltemade akhirnya membuka rekening golnya bersama Juventus. Gol perdana striker pinjaman dari Newcastle United itu tercipta lewat titik penalti pada menit ke-35, berkat aksi sportivitas rekan setimnya, Nico Gonzalez, dalam kemenangan telak 5-0 atas NEC Nijmegen pada laga pembuka Liga Europa di Allianz Stadium, Turin, Kamis (17/9/2026) waktu setempat atau Jumat (18/9/2026) dini hari WIB.
Momen tersebut menjadi sorotan karena Gonzalez, yang menjadi pemain dilanggar sehingga wasit menunjuk titik putih, justru menyerahkan bola kepada Woltemade alih-alih mengeksekusi penalti sendiri. Woltemade menjalankan tugasnya dengan sempurna dan membawa Juventus unggul 3-0.
Sportivitas Gonzalez dan Pesan untuk Para Striker
Gonzalez mengaku dirinya memang menjadi eksekutor penalti, tetapi ia menilai penyerang timnya lebih membutuhkan gol tersebut. Menurutnya, hadiah itu bisa memberi energi dan kepercayaan diri bagi Woltemade maupun Randal Kolo Muani.
“Saya adalah eksekutor penalti, tetapi kami membutuhkan striker,” kata Gonzalez di mixed zone, seperti dikutip dari laporan media Italia. “Baik dia maupun Kolo Muani. Itu adalah hadiah yang mungkin memberi mereka energi dan kepercayaan diri karena kami membutuhkan mereka.”
Gonzalez sendiri tampil sebagai pemain terbaik dalam laga tersebut. Ia mencetak gol pembuka di Allianz Stadium, lalu mengais penalti yang dieksekusi Woltemade. Kolo Muani, yang masuk pada babak kedua, turut menyumbang satu gol dan satu assist dalam kemenangan 5-0 Juventus.
Empat pemain Juventus mencetak gol perdana mereka pada musim 2026/2027, satu di antaranya adalah Woltemade. Penyerang asal Jerman itu dipercaya tampil sejak menit pertama dan bertahan di lapangan selama 83 menit sebelum menghadapi Atalanta Bergamo pada hari Minggu.
Tekanan yang Sempat Menghimpit Woltemade
Gol tersebut menjadi semacam pelepasan bagi Woltemade. Beberapa hari sebelumnya, pers Italia melontarkan kritik keras kepadanya setelah kekalahan pertama Juventus musim ini, yakni takluk 2-3 dari US Sassuolo.
La Gazzetta dello Sport menulis bahwa pemain berusia 24 tahun itu masih harus banyak belajar dan beradaptasi dengan level liga Italia. Laga melawan NEC juga menjadi penampilan pertama Woltemade sebagai starter setelah pada musim panas pindah ke Turin dari Newcastle United dengan status pinjaman.
Sesaat sebelum laga, pelatih Juventus, Luciano Spalletti, menyampaikan seruan kepada Woltemade dan Kolo Muani. Menurut Spalletti, Woltemade tidak berada dalam kondisi yang terlalu baik saat datang dan masih harus dibangun, sehingga ia perlu diberi kesempatan bermain.
“Dia tidak berada dalam kondisi yang terlalu baik saat datang. Dia masih harus dibangun. Kami harus memberinya kesempatan bermain. Dia dan Kolo Muani juga bisa bermain bersama,” kata Spalletti. “Tetapi saya membutuhkan alternatif nyata untuk lini serang selama pertandingan.”
Spalletti memberikan tepuk tangan apresiatif dari pinggir lapangan saat Woltemade mencetak gol, sementara rekan-rekan setim ikut merayakannya. Setelah peluit akhir, ia menyebut gol debut itu bisa memberi kepercayaan diri bagi pemain barunya.
“Dia hidup untuk momen-momen seperti ini. Semoga ini menjadi awal yang baru,” ujar Spalletti.
Respons Media dan Pengakuan Woltemade
Media Italia menyambut gol perdana Woltemade dengan nada positif. Gazzetta dello Sport menilai gol debut itu memberinya kepercayaan diri dan menyebut pemain baru Juventus tersebut kini bisa benar-benar melesat. Corriere della Sera melaporkan para penggemar merayakan penalti sempurna itu seperti sebuah pembebasan, sementara Corriere dello Sport menilai Woltemade berjuang dan tetap tenang saat mengambil penalti pertamanya, serta menyebut debutnya sebagai starter benar-benar menjanjikan.
Woltemade sendiri menikmati laga tersebut, meski belum sepenuhnya puas dengan penampilannya. Ia mengaku masih ingin berkembang agar bisa membantu timnya lebih banyak.
“Menang di kandang selalu positif, dan ini adalah malam yang indah,” kata Woltemade. “Tetapi saya masih belum sepenuhnya puas dengan penampilan saya. Saya masih ingin berkembang agar bisa membantu tim saya.”
Di sisi lain, Gonzalez mengaku senang dengan performanya dan menyebut kebangkitan kepercayaan dirinya sebagai buah kerja pelatih dan tim. Ia mengakui sempat kehilangan kepercayaan diri pada musim pertamanya bersama Juventus, tetapi menilai hal itu sebagai bagian dari sepak bola.
Gonzalez bergabung dengan Juventus pada 2025, namun gagal mencuri perhatian pada musim pertamanya di bawah asuhan Thiago Motta dan Igor Tudor. Ia sempat dipinjamkan ke Atletico Madrid pada 2025-26, sebelum akhirnya dipertahankan Bianconeri untuk musim 2026-27.
Ia juga menilai Juventus saat ini lebih kuat dan lebih bersatu dibandingkan periode pertamanya di Allianz Stadium. Pernyataan itu ia sampaikan usai laga, setelah sebelumnya memuji Spalletti dalam wawancara dengan Sky Sport Italia.
Bagi Woltemade, penampilan melawan NEC menjadi langkah berikutnya dalam pencarian performa terbaiknya. Nama penyerang bertubuh jangkung itu juga masuk dalam skuad kedua Jürgen Klopp untuk dua laga Nations League berikutnya melawan Serbia pada 1 Oktober dan Yunani pada 4 Oktober, seperti diumumkan pelatih timnas baru itu pada hari yang sama dengan gol perdananya.
Yang perlu diperhatikan selanjutnya adalah apakah Spalletti benar-benar mewujudkan gagasannya memainkan Woltemade dan Kolo Muani bersama-sama, baik saat menghadapi Atalanta Bergamo pada hari Minggu maupun setelah jeda internasional, ketika Woltemade mungkin sudah menambah kepercayaan diri. Dengan gol perdana yang sudah tercipta, tekanan terhadap striker asal Jerman itu diharapkan perlahan berkurang dan performanya bisa lebih stabil bersama Juventus.
