Cakrawala News – 03 Oktober 2026 | Hasil Thailand vs Filipina pada laga terakhir Grup B FIFA ASEAN Cup 2026 berakhir dengan kemenangan Filipina 2-1 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (2/10/2026). Meski menelan kekalahan, Thailand tetap melaju ke final karena sudah memastikan tiket lebih awal dan akan menghadapi Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026) pukul 20.00 WIB.
Dua gol kemenangan Filipina dicetak Bjorn Kristensen pada menit ke-3 dan menit ke-68. Thailand sempat menyamakan kedudukan pada menit ke-55 melalui Iklas Sanron, yang sekaligus menjadi gol internasional pertamanya. Gol kedua Kristensen lahir dari peluang yang dibangun Andre Leipold dan memastikan The Azkals menutup fase grup dengan tiga poin.
Jalannya Pertandingan
Filipina membuka keunggulan cepat ketika Kristensen mencetak gol pada menit ke-3. Thailand yang tampil dengan sejumlah rotasi pemain baru mampu menyamakan skor pada menit ke-55 lewat aksi Iklas Sanron. Namun, Filipina kembali unggul pada menit ke-68 setelah Kristensen memanfaatkan peluang yang dibangun Andre Leipold.
Kekalahan tersebut tidak mengubah posisi Thailand di puncak Grup B. Tim asuhan Anthony Hudson itu finis sebagai pemuncak klasemen dengan enam poin dari dua pertandingan, disusul Vietnam yang juga mengoleksi enam poin di posisi kedua. Filipina mengakhiri fase grup dengan empat poin, sedangkan Pakistan mengumpulkan satu poin.
Rekor Thailand di Fase Grup
Dalam dua laga sebelumnya, Thailand tampil sempurna. Pada laga pertama, Gajah Perang menang 4-0 atas Pakistan. Di laga kedua, Thailand mengalahkan Vietnam dengan skor 2-0 melalui gol Sarach Yooyen dan Chaiyaphon Otton.
Secara keseluruhan, perjalanan Thailand di fase grup tercatat sebagai berikut:
- Thailand 4-0 Pakistan
- Thailand 2-0 Vietnam
- Thailand 1-2 Filipina
Dari Grup A, Indonesia keluar sebagai juara dengan koleksi tujuh poin setelah menutup fase grup dengan kemenangan telak 9-2 atas Bangladesh. Malaysia mengoleksi poin yang sama tetapi harus puas di posisi kedua, diikuti Singapura dengan tiga poin dan Bangladesh tanpa poin. Format kompetisi memastikan juara Grup A dan Grup B berhak tampil di final.
Hudson Rotasi Pemain Demi Final
Pelatih Thailand, Anthony Hudson, mengakui hasil melawan Filipina membuatnya kecewa. Namun, ia menegaskan keputusan merotasi pemain dilakukan demi menjaga kondisi skuad utama untuk menghadapi Indonesia di final.
Hudson juga memuji kekuatan Timnas Indonesia yang dinilainya memiliki kombinasi pemain bertubuh kuat, cepat, serta semangat tim yang tinggi. Menurutnya, Indonesia adalah tim yang dipenuhi pemain berkewarganegaraan ganda.
“Saya tidak melihat satu pemain Indonesia secara khusus. Menurut saya, Indonesia adalah tim yang memiliki skuad yang dipenuhi pemain berkewarganegaraan ganda,” ujar Hudson, dikutip dari Thairath Online.
Pelatih asal Inggris itu menilai Indonesia memiliki keunggulan dari sisi fisik dan mobilitas. Ia juga menyoroti kekompakan serta semangat juang para pemain Skuad Garuda.
“Mereka memiliki kekuatan fisik yang tinggi, mobilitas, dan rasa lapar untuk bermain. Kekuatan mereka adalah permainan bersama dan semangat tim yang tinggi, dipadukan dengan kondisi fisik yang bagus,” katanya.
Menjelang final, Hudson menyatakan tidak gentar menghadapi tekanan puluhan ribu suporter Garuda di SUGBK. Ia justru menyambut atmosfer besar tersebut sebagai tantangan yang ingin dihadapi timnya.
“Tidak, saya justru pikir ini lebih baik. Saya dan seluruh pemain sudah tidak sabar untuk bertanding di Jakarta, di stadion GBK tersebut dan di hadapan penonton yang besar,” kata Hudson seusai laga melawan Filipina di Bandung, Jumat (2/10/2026) malam.
Bagi Hudson, tekanan dari suporter Indonesia bukan semata-mata menjadi hambatan bagi Thailand. Atmosfer tersebut dinilai dapat memberikan dorongan tambahan bagi timnya untuk tampil maksimal, sekaligus menjadi panggung ideal untuk mengeluarkan kemampuan terbaik para pemainnya.
Catatan Sejarah dan Konteks Final
Laga Indonesia vs Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026 akan menjadi pertemuan kedua tim di partai puncak berbagai ajang untuk ketujuh kalinya. Dari enam pertemuan final sebelumnya, Thailand menang lima kali dan kalah sekali.
Catatan tersebut menjadi konteks penting menjelang pertandingan di SUGBK. Thailand datang dengan pengalaman final yang lebih banyak, sementara Indonesia berstatus tuan rumah dan akan didukung langsung oleh suporter di stadion.
Sejumlah catatan individu juga muncul sepanjang turnamen. Mitchell Baker tercatat sebagai top skor sementara, sedangkan Ole Romeny memimpin daftar assist. Selain final, Malaysia dan Vietnam akan bertemu dalam perebutan tempat ketiga.
Hasil Thailand vs Filipina memang tidak mengubah langkah Thailand ke partai puncak, tetapi menjadi peringatan bahwa rotasi pemain membawa risiko tersendiri. Kini perhatian beralih ke Jakarta, tempat Thailand akan menguji kedalaman skuadnya melawan Indonesia yang tampil dominan di fase grup.
Bagi Indonesia, final ini menjadi kesempatan membalas catatan sejarah pertemuan kontra Thailand di partai puncak. Bagi Thailand, laga di SUGBK menjadi pembuktian bahwa kekalahan dari Filipina hanyalah bagian dari strategi menjaga kondisi pemain utama.








