Cakrawala News – 12 Oktober 2026 | Inter Milan hajar Parma 3-0, selebrasi kicau mania Marcus Thuram rebut puncak Liga Italia menjadi sorotan utama pekan keenam Serie A 2026/2027. Bertanding di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Sabtu waktu setempat, Nerazzurri tampil dominan dan menutup laga dengan kemenangan telak berkat gol Petar Sucic, Hakan Calhanoglu, dan Marcus Thuram.
Tambahan tiga poin mengangkat Inter ke puncak klasemen sementara Liga Italia dengan koleksi 16 poin dari enam pertandingan. Pasukan asuhan pelatih ini unggul tiga poin atas AS Roma yang menempati posisi kedua. Sebaliknya, kekalahan tersebut membuat Parma terpuruk di peringkat ke-17 dengan empat poin dari enam laga, hanya unggul selisih gol dari zona degradasi.
Selebrasi Kicau Mania Thuram Curi Perhatian
Selain kemenangan telak, selebrasi Marcus Thuram setelah mencetak gol ketiga Inter turut menjadi perbincangan. Penyerang asal Prancis itu terlihat menutup hidung dan mengibaskan tangan kanannya. Gerakan tersebut menyerupai gaya kicau mania, istilah yang kerap diasosiasikan dengan aktivitas penggemar burung berkicau di Indonesia.
Selebrasi itu menjadi momen menarik karena muncul di tengah pertandingan yang berjalan satu arah. Inter Milan hajar Parma 3-0, selebrasi kicau mania Marcus Thuram rebut puncak Liga Italia pun melengkapi narasi kemenangan Nerazzurri pada laga tersebut.
Jalannya Pertandingan
Inter langsung mengambil inisiatif menyerang sejak awal pertandingan. Peluang pertama hadir melalui tendangan voli Federico Dimarco, tetapi kiper Parma, Edoardo Corvi, berhasil mengamankan bola. Parma sempat memberikan ancaman melalui El Bilal Toure, namun tendangannya masih melambung tipis di atas mistar gawang Inter.
Tuan rumah akhirnya membuka keunggulan pada menit ke-13. Kesalahan lini pertahanan Parma dimanfaatkan Petar Sucic untuk mencetak gol dan mengubah skor menjadi 1-0. Inter semakin menjauh enam menit kemudian. Hadiah penalti sukses dieksekusi Hakan Calhanoglu pada menit ke-19. Tembakannya gagal dihentikan Corvi sehingga Nerazzurri unggul 2-0.
Meski telah unggul dua gol, Inter tidak mengendurkan serangan. Dimarco kembali memberikan ancaman, tetapi bola masih dapat ditepis Corvi. Upaya mereka kembali membuahkan hasil pada menit ke-31 melalui Marcus Thuram, yang membuat skor berubah menjadi 3-0.
Memasuki babak kedua, Inter kembali memperagakan permainan menyerang. Francesco Pio Esposito memiliki peluang lewat tembakannya, namun Corvi kembali melakukan penyelamatan. Hingga pertandingan usai, tidak ada gol tambahan yang tercipta dan skor tetap 3-0 untuk kemenangan tuan rumah.
Dampak pada Klasemen
Kemenangan ini membuat Inter semakin kukuh dalam persaingan papan atas Liga Italia. Posisi puncak klasemen sementara menjadi modal berharga bagi Nerazzurri pada awal musim. Sementara itu, Parma berada dalam situasi sulit karena hanya unggul selisih gol dari zona degradasi.
Inter Milan hajar Parma 3-0, selebrasi kicau mania Marcus Thuram rebut puncak Liga Italia juga menegaskan efektivitas lini serang Nerazzurri. Tiga gol tercipta dari skema yang berbeda, mulai dari memanfaatkan kesalahan pertahanan lawan, eksekusi penalti, hingga penyelesaian akhir dari Thuram.
Bagi Parma, kekalahan ini menjadi catatan evaluasi. Lini belakang mereka beberapa kali lengah, terutama pada gol pembuka yang berawal dari kesalahan pertahanan. Kiper Edoardo Corvi sebenarnya tampil cukup sibuk dengan sejumlah penyelamatan, tetapi tidak mampu menghindarkan timnya dari kekalahan telak.
Yang Perlu Diperhatikan Selanjutnya
Keberadaan Inter di puncak klasemen sementara menjadi sinyal bahwa persaingan gelar musim ini akan berjalan ketat. Selisih tiga poin dari AS Roma masih sangat mungkin berubah mengingat kompetisi baru berjalan enam pekan. Konsistensi menjadi kunci bagi Nerazzurri untuk mempertahankan posisi tersebut.
Di sisi lain, Parma perlu segera memperbaiki performa jika tidak ingin semakin terjerumus ke zona degradasi. Laga-laga berikutnya akan menjadi ujian bagi kedua tim, baik dalam menjaga momentum maupun keluar dari tekanan. Kemenangan Inter Milan hajar Parma 3-0, selebrasi kicau mania Marcus Thuram rebut puncak Liga Italia akan dikenang sebagai salah satu penampilan meyakinkan Nerazzurri pada awal musim ini.
