Cakrawala News – 14 September 2026 | Jadwal Persebaya Surabaya versus PSIM Yogyakarta pada pekan kedua BRI Super League 2026/2027 menjadi sorotan malam ini, Minggu (13/9/2026). Laga digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, dengan kick-off pukul 19.00 WIB, dan disiarkan langsung melalui Indosiar serta live streaming di Vidio.
Pertandingan ini menjadi ajang pembuktian bagi kedua tim yang sama-sama mengincar tiga poin perdana musim ini. Persebaya dan PSIM kompak mengawali kompetisi dengan hasil imbang 1-1 pada laga pembuka, sehingga kemenangan di GBT akan memberi dorongan penting bagi ambisi masing-masing.
Modal Persebaya dan PSIM Sebelum Laga
Persebaya membuka musim dengan hasil imbang 1-1 saat bertandang ke markas Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, 5 September lalu. Meski gagal meraih poin penuh, Bajul Ijo melanjutkan tren positif tak terkalahkan dalam 14 laga terakhir di semua kompetisi sejak April.
Namun, performa pasukan Bernardo Tavares pada laga pembuka menyisakan catatan. Persebaya tercatat hanya melepaskan 11 tendangan ke gawang Bhayangkara, dan permainan mereka menurun signifikan pada babak kedua sehingga lebih banyak berada dalam tekanan.
Di kubu tamu, PSIM juga harus puas bermain imbang 1-1 saat menjamu Persita Tangerang di Stadion Sultan Agung pada 5 September. Laskar Mataram sempat tertinggal lebih dulu setelah kebobolan pada menit ke-49, sebelum Adrian Cyprian Purzycki menyamakan kedudukan pada menit ke-84.
Masalah PSIM terletak pada efektivitas lini depan. Meski cukup dominan dan menciptakan banyak peluang, akurasi tendangan mereka hanya 33 persen saat menghadapi Persita. Adrian Dalmau yang diharapkan menjadi solusi di lini serang belum mampu tampil optimal.
Rekor Kandang dan Catatan Tandang
Secara statistik, Persebaya lebih diuntungkan karena tampil di hadapan pendukung sendiri. Musim lalu, Bajul Ijo mencatatkan sembilan kemenangan dari 17 laga kandang, dan dukungan penuh Bonek serta Bonita di tribun berpotensi menyuntikkan motivasi berlipat untuk meraih tiga poin perdana.
Sebaliknya, PSIM memiliki rekor tandang yang kurang meyakinkan pada musim lalu. Laskar Mataram hanya memetik lima kemenangan dari 17 laga luar kandang, meski mengakhiri kompetisi di peringkat ke-11.
Kendati di atas kertas lebih diunggulkan, pelatih Persebaya Bernardo Tavares enggan jemawa. Ia mengingat pengalaman pahit ketika timnya dipaksa menyerah 0-1 oleh PSIM pada Agustus tahun lalu.
“Saat itu kami kehilangan tiga poin setelah kebobolan pada menit-menit akhir. Kami tidak boleh melupakan pengalaman tersebut,” ujar Coach Tavares dalam konferensi pers, Sabtu (12/9/2026).
Dari sisi persiapan, PSIM tidak menggelar laga uji coba pramusim sejak kompetisi musim lalu berakhir pada Mei. Kondisi ini berpotensi membuat kesiapan fisik dan taktik Laskar Mataram belum seoptimal Persebaya, yang sudah memanaskan mesin lewat rentetan laga pramusim hingga turnamen Piala Presiden 2026.
Van Gastel Antusias Hadapi Atmosfer GBT
Pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, justru menyambut atmosfer besar GBT dengan antusias. Pelatih asal Belanda itu mengaku sudah tidak sabar merasakan kembali pertandingan di stadion berkapasitas sekitar 45.000 penonton tersebut.
“Ya, pertama-tama saya pikir ini adalah pertandingan yang bagus untuk memulai kembali pertandingan tandang pertama kami di Surabaya seperti musim lalu. Saya sangat menanti untuk bermain di stadion seperti ini dengan banyak sekali suporter,” kata Van Gastel dalam konferensi pers, Sabtu (12/9/2026).
Rasa penasaran yang sama muncul dari bek PSIM, Jop van der Avert. Pemain yang bergabung pada pertengahan musim lalu itu bahkan lebih dulu meminta cerita kepada sejumlah rekan yang pernah tampil di GBT pada awal musim sebelumnya.
“Saat kami dalam perjalanan ke sini, saya bertanya kepada beberapa pemain dari musim lalu yang bertanding di laga pertama liga di sini, di awal musim. Mereka menceritakan kepada saya tentang stadion yang bagus dan atmosfer yang luar biasa,” kata Van der Avert.
Prediksi Susunan Pemain
Kedua tim dipastikan tampil dengan kekuatan penuh tanpa laporan pemain cedera maupun terkena akumulasi kartu. Berikut prediksi susunan pemain berdasarkan informasi yang dihimpun:
- Persebaya (4-3-3): Ernando Ari; Arief Catur, Yuran Fernandes, Risto Mitrevski, Jefferson Silva; Rachmat Irianto, Francisco Rivera, Miguel Pereira; Malik Risaldi, Yann Mabella, Ramadhan Sananta.
- PSIM (4-2-3-1): Cahya Supriadi; Rio Hardiawan, Franco Ramos Mingo, Jop van der Avert, Ondrej Rudzan; Adrian Purzycki, Ze Valente; Pulga Vidal, Savio Sheva, Riyanto Abiyoso; Adrian Dalmau.
Sementara itu, sejumlah sumber menyebut komposisi pemain Persebaya dalam laga ini dengan susunan yang sedikit berbeda di lini depan, termasuk kemungkinan penempatan Saddil Ramdani dan Miguel Pereira. Perbedaan prediksi tersebut lazim terjadi sebelum susunan resmi diumumkan menjelang kick-off.
Link Streaming dan Siaran Langsung
Bagi penonton yang ingin menyaksikan laga ini, pertandingan Persebaya kontra PSIM dapat disaksikan melalui siaran langsung Indosiar. Penonton juga dapat mengakses live streaming melalui platform Vidio dengan pilihan paket berlangganan, mulai dari paket Platinum seharga Rp45.000 per bulan yang menyajikan BRI Super League, La Liga, dan Liga Champions.
Perlu dicatat, jadwal pertandingan dapat berubah sewaktu-waktu di luar kendali penyedia siaran. Penonton disarankan memantau informasi resmi dari penyelenggara kompetisi maupun klub.
Laga malam ini menjadi ujian awal bagi ambisi kedua tim. Bagi Persebaya, kemenangan di GBT akan menjaga tren tak terkalahkan sekaligus memenuhi ekspektasi Bonek di kandang sendiri. Bagi PSIM, mencuri poin penuh di markas lawan akan menjadi modal berharga untuk membangun kepercayaan diri pada musim yang masih panjang.
Yang jelas, jadwal Persebaya melawan PSIM malam ini menyajikan pertarungan dua tim yang sama-sama lapar kemenangan perdana. Efektivitas lini serang dan konsistensi sepanjang 90 menit akan menjadi kunci siapa yang keluar sebagai pemenang di Stadion Gelora Bung Tomo.
