Cakrawala News – 29 Oktober 2026 | Perjalanan petenis putri Indonesia Janice Tjen di nomor tunggal Guangzhou Open 2026 harus berakhir di babak 16 besar. Setelah tampil dominan, Janice Tjen melaju ke 16 besar Guangzhou Open dengan mengalahkan Polina Kudermetova, namun langkahnya terhenti oleh wakil Inggris Harriet Dart dalam pertarungan tiga set.
Bertanding di Nansha International Tennis Center, Tiongkok, Rabu (28/10/2026), Janice yang menempati unggulan kedua takluk dengan skor 4-6, 6-3, dan 3-6. Kekalahan ini membuat petenis peringkat 47 dunia tersebut gagal melaju ke perempat final turnamen WTA 250 tersebut.
Meski demikian, kekalahan di nomor tunggal tidak mengakhiri perjalanan Janice di Guangzhou. Ia langsung mengalihkan fokus ke sektor ganda putri bersama pasangannya, Venus Williams, dan berhasil memastikan tiket semifinal.
Jalan Janice Sebelum Terhenti
Sebelum kalah dari Dart, Janice menunjukkan performa impresif di babak 32 besar. Ia menyingkirkan petenis Rusia Polina Kudermetova dua set langsung 6-2, 6-2 dalam waktu 58 menit di Center Court.
Berdasarkan catatan WTA, petenis Indonesia itu tampil efektif dengan memenangi 56 persen poin, lebih baik dibandingkan Kudermetova yang hanya meraih 44 persen. Janice juga mencatatkan empat ace tanpa melakukan kesalahan servis ganda.
Keunggulan Janice terlihat dari kemampuannya memanfaatkan kesalahan lawan. Kudermetova menghasilkan 18 winner, tetapi melakukan 29 kesalahan sendiri, jauh lebih banyak dibandingkan Janice yang hanya membukukan empat kesalahan.
Pada set pertama, Janice sempat tertinggal 0-1 sebelum bangkit dan mengambil alih kendali pertandingan. Ia merebut sejumlah gim secara beruntun untuk unggul 5-1, lalu mengamankan set pembuka dengan skor 6-2. Dominasi berlanjut di set kedua ketika ia langsung unggul 4-0 setelah mematahkan servis lawan dua kali.
Pertarungan Ketat Melawan Harriet Dart
Di babak 16 besar, Janice menghadapi Harriet Dart, petenis Britania Raya peringkat 115 dunia yang sebelumnya mengalahkan Tatiana Prozorova dalam tiga set. Laga berlangsung sengit sejak set pertama.
Pada dua gim pembuka, Dart dan Janice bergantian membuat break. Dart kembali mematahkan servis Janice pada gim kelima yang membantunya menutup set pertama dengan skor 6-4.
Janice bangkit di set kedua. Kedua pemain sempat saling merebut gim servis hingga kedudukan 4-3 untuk keunggulan Janice. Petenis Indonesia itu kemudian membuat break pada gim kedelapan dan mempertahankan servis di gim kesembilan untuk menang 6-3 dan memaksakan rubber set.
Sayangnya, di set penentuan Dart kembali menemukan momentum terbaiknya. Ia langsung melesat unggul jauh 5-1 setelah dua kali mematahkan servis Janice. Janice sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 5-3 lewat satu break, tetapi Dart mencegah kebangkitan tersebut dengan memenangkan gim kesembilan lewat servisnya untuk memastikan kemenangan 6-3.
Pertandingan berlangsung selama dua jam 28 menit. Statistik resmi menunjukkan kedua petenis sama-sama mempertontonkan servis bertenaga. Dart membukukan tujuh ace dengan empat kesalahan ganda, sementara Janice mengemas enam ace dan hanya melakukan satu kesalahan ganda.
Dari segi efektivitas servis, Dart mencatatkan akurasi servis pertama 63 persen dengan raihan 58 persen poin dari servis pertama maupun kedua. Janice mencatatkan persentase servis pertama 59 persen, sempat mendulang 75 persen poin dari servis pertamanya, meski performa servis keduanya tertekan di angka 37 persen.
Peringkat Dunia Ikut Terdampak
Kekalahan di babak 16 besar Guangzhou Open berdampak pada peringkat dunia Janice Tjen. Menurut laporan yang beredar, peringkatnya akan melorot ke urutan 74 pada pekan berikutnya, turun 27 tingkat dari posisi saat ini di peringkat 47 dunia.
Meski begitu, performa Janice sepanjang turnamen tetap menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu petenis andalan Indonesia. Kemenangan dominan atas Kudermetova menjadi bukti bahwa tampil dominan, Janice Tjen melaju ke 16 besar Guangzhou Open bukan tanpa dasar.
Fokus ke Ganda Bersama Venus Williams
Setelah tersingkir di nomor tunggal, Janice langsung mengalihkan perhatian ke sektor ganda putri. Bersama Venus Williams, ia melaju ke semifinal Guangzhou Open 2026.
Pasangan Indonesia-Amerika Serikat itu mengalahkan Lyudmyla Kichenok/Makoto Ninomiya 6-1, 6-3 pada perempat final di Guangzhou, Rabu. Mereka tampil dominan selama 58 menit pertandingan.
Pada set kedua, Kichenok/Ninomiya berusaha memberikan perlawanan lebih ketat. Namun, Janice/Williams menjaga konsistensi permainan untuk memastikan kemenangan 6-3 yang mengunci tiket empat besar.
Berdasarkan statistik pertandingan, Janice/Williams memenangi 61 persen poin, sedangkan lawan hanya 39 persen. Mereka juga unggul dengan menghasilkan dua ace dan empat kesalahan sendiri, sementara Kichenok/Ninomiya membukukan satu ace dan tujuh kesalahan sendiri.
Sebelumnya, Janice/Williams mengawali perjuangan di sektor ganda dengan mengalahkan pasangan Georgia-Belgia Ekaterine Gorgodze/Kimberley Zimmerman 6-0, 7-5 pada babak pertama, Senin (26/10).
Pada semifinal, Janice/Williams akan menghadapi pemenang laga perempat final antara pasangan Paulina Kudermetova/Maria Timofeeva dan Andreja Klepac/Eri Hozumi.
Keberhasilan di sektor ganda membuka peluang bagi Janice untuk tetap bersaing di Guangzhou. Meski langkahnya di nomor tunggal terhenti, capaian tampil dominan, Janice Tjen melaju ke 16 besar Guangzhou Open tetap menjadi modal berharga menjelang agenda berikutnya.
Kini perhatian tertuju pada penampilan Janice bersama Venus Williams di semifinal. Jika mampu mempertahankan konsistensi, peluang meraih gelar di sektor ganda terbuka lebar, sekaligus menjadi kompensasi atas hasil kurang maksimal di nomor tunggal.
