Sam LaPorta Kecewa Kontrak Tak Diperpanjang, Singgung soal ‘f’ dan Peluang Hengkang dari Lions

Sam LaPorta Kecewa Kontrak Tak Diperpanjang, Singgung soal 'f' dan Peluang Hengkang dari Lions
Sam LaPorta Kecewa Kontrak Tak Diperpanjang, Singgung soal 'f' dan Peluang Hengkang dari Lions

Cakrawala News – 22 Oktober 2026 | Perasaan kecewa tengah menyelimuti tight end Detroit Lions, Sam LaPorta, yang hingga kini belum mendapat perpanjangan kontrak meski memasuki tahun terakhir kontrak rookie-nya. Dalam sebuah wawancara di podcast Barstool Sports, “Pardon My Take“, LaPorta secara blak-blakan mengungkapkan kekesalannya, bahkan menyinggung soal dirinya yang harus terus bekerja keras hingga menyebut kata ‘f’ untuk menggambarkan pengorbanannya bagi tim. Ia pun membuka peluang untuk hengkang dan mencari tim baru pada 2027 mendatang.

LaPorta mengaku bahwa situasi kontraknya saat ini terasa menyakitkan. Menurutnya, kombinasi antara tekanan emosional dan risiko cedera yang harus ia tanggung setiap pekan membuat posisinya kian tidak nyaman. Ia pun membandingkan pengorbanannya pada musim lalu dengan kondisi musim ini, di mana ia merasa performanya sudah maksimal namun belum mendapat respons yang diharapkan dari manajemen.

“Seperti tahun lalu, entah pekan ke-9 atau ke-10, saya sampai harus ‘break my f—ing back’ untuk tim. Lalu tahun ini saya tampil bagus, dan mungkin mereka hanya tidak menunjukkan rasa sayang itu,” ujar LaPorta dalam podcast tersebut.

Pernyataan itu jauh lebih keras dibandingkan sikapnya beberapa pekan sebelumnya. Saat itu, LaPorta hanya menyebut bahwa negosiasi kontrak telah menemui jalan buntu dan menegaskan fokusnya bukanlah menjadi tight end dengan bayaran tertinggi di NFL. Kini, nada bicaranya berubah menjadi lebih tegas, terutama saat ia menyinggung kemungkinan meninggalkan Lions.

Peluang Hengkang dan Ekspektasi Gaji Besar

Dalam kesempatan yang sama, LaPorta menyatakan akan tetap bersikap profesional dan menyerahkan urusan kontrak kepada agennya. Namun, ia tidak menutup kemungkinan untuk berpisah dengan Lions jika tidak ada kesepakatan dalam waktu dekat. Ia bahkan menyebut bahwa dirinya siap mencari tim lain yang bersedia membayarnya dengan layak.

“Saya akan terus melakukan hal saya dan tampil maksimal. Dan dalam tiga bulan, jika saya tidak bisa lagi mengenakan warna Honolulu Blue dan bermain untuk Lions, itu tidak masalah. Saya akan pergi dan dibayar di tempat lain,” kata LaPorta.

Kontrak rookie LaPorta sendiri tercatat bernilai 9,466 juta dolar AS untuk empat tahun. Angka itu terbilang jauh di bawah standar pasar untuk pemain di posisinya, terlebih setelah ia tampil impresif. Sebagai pembanding, tight end San Francisco 49ers, George Kittle, menjadi acuan kontrak saat ini dengan kesepakatan empat tahun senilai 76,4 juta dolar AS yang mulai berlaku pada 2025. LaPorta pun disebut-sebut layak mendapatkan kenaikan gaji yang signifikan.

Sejauh musim ini, performa LaPorta memang tergolong moncer. Dalam lima pertandingan, ia mencatatkan 27 resepsi, 316 yard, dan tiga touchdown. Penampilan tersebut membuat pelatih kepala Dan Campbell memberikan pujian tinggi kepadanya. Namun, pujian di lapangan tampaknya belum berbanding lurus dengan kepastian masa depannya di Detroit.

Tekanan bagi Manajemen Lions

Produk lulusan Iowa itu kini memasuki musim keempatnya di NFL, semuanya bersama Lions. Ia telah berkembang menjadi salah satu tight end terbaik di liga dan menjadi bagian penting dari skema ofensif tim yang dikenal eksplosif. Karena itu, situasi kontraknya menjadi sorotan, terutama menjelang berakhirnya kontrak rookie pada akhir musim.

Bagi Lions, kehilangan LaPorta tentu bukan perkara ringan. Selain kehilangan target andalan di lini serang, tim juga berisiko menghadapi tekanan publik dari penggemar yang menilai manajemen kurang menghargai pemain bintangnya. Di sisi lain, LaPorta sendiri tampaknya sudah menyiapkan mental untuk kemungkinan terburuk, yakni berpisah dengan klub yang telah membesarkan namanya di NFL.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari manajemen Detroit Lions terkait permintaan perpanjangan kontrak maupun pernyataan LaPorta di podcast tersebut. Yang jelas, negosiasi antara kedua belah pihak akan menjadi salah satu hal yang paling dinantikan dalam beberapa bulan ke depan. Jika tidak ada titik temu, bursa pemain bebas pada 2027 bisa menjadi panggung baru bagi LaPorta untuk mendapatkan kontrak yang ia yakini layak ia terima.

Exit mobile version