Cakrawala News – 11 Oktober 2026 | Lionel Messi resmi pensiun dari tim nasional Argentina setelah menutup perjalanan panjangnya selama 22 tahun bersama La Albiceleste. Kapten Tim Tango itu mengakhiri kiprahnya di level internasional melalui laga persahabatan melawan Benin di Stadion Monumental, Buenos Aires, yang berakhir dengan kemenangan 3-0 untuk Argentina.
Dalam pertandingan yang digelar Rabu (7/10/2026) waktu setempat, Messi tampil sebagai kapten dan menandai penampilan pamungkasnya dengan satu gol melalui tendangan penalti serta dua assist. Penampilan itu menjadi penutup manis bagi perjalanan internasionalnya yang dimulai sejak 2005.
Momen perpisahan berlangsung emosional. Pada menit ke-10 babak pertama, pertandingan dihentikan sejenak untuk memberikan penghormatan kepada Messi dan nomor punggung 10 yang identik dengannya. Para pemain dan suporter bersama-sama memberikan tepuk tangan serta sorakan khusus untuk sang kapten.
Warisan Besar untuk Argentina
Messi meninggalkan timnas Argentina dengan warisan yang sulit disamai. Ia membawa Albiceleste juara Copa America dua kali dan mengangkat trofi Piala Dunia 2022. Messi juga memegang rekor penampilan terbanyak dan top skor sepanjang masa timnas Argentina dengan 126 gol dalam 208 penampilan.
Usai pertandingan, Messi mengaku keputusan untuk tidak lagi membela negaranya meninggalkan rasa kehilangan yang besar. “Tidak membela Argentina lagi rasanya sangat menyakitkan,” kata Messi seperti dikutip dari TyC Sports, media olahraga Argentina.
Ia menegaskan bahwa membela tim nasional merupakan salah satu pengalaman paling berharga dalam hidupnya. “Bermain di tim nasional Argentina adalah hal paling indah yang bisa kita rasakan,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Messi juga menyebut ayahnya, Jorge Messi, sebagai sosok yang pertama muncul dalam pikirannya. “Sulit menyampaikan kata-kata hari ini, terlalu banyak perasaan dan berbagai macam pikiran terlintas di benak saya. Hal pertama yang saya pikirkan adalah ayah saya,” ujar Messi.
Keyakinan Messi atas keputusannya juga ia tegaskan dalam pernyataan terpisah. “Saya maunya membela timnas Argentina selamanya. Saya tahu saya sudah mengambil keputusan yang tepat,” kata Messi seperti dilansir AS. Ia juga menyampaikan rasa syukurnya kepada Tuhan atas perjalanan kariernya.
Tantangan Main di Copa Libertadores
Setelah Lionel Messi resmi pensiun dari tim nasional Argentina, perhatian publik sepak bola Amerika Selatan beralih ke masa depannya di level klub. Presiden Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (CONMEBOL), Alejandro Domínguez, memberikan tantangan kepada Messi untuk tampil di Copa Libertadores.
Domínguez menyebut keikutsertaan di kompetisi antarklub paling bergengsi di Amerika Selatan itu sebagai satu-satunya hal yang dianggap masih kurang dalam perjalanan luar biasa Messi. Tantangan tersebut disampaikan Domínguez melalui sebuah video yang diunggah di media sosial setelah ia bertemu Messi dalam pertandingan perpisahan di Stadion Monumental.
Dalam video itu, Domínguez secara langsung mengajak Messi menerima tantangan bermain di Copa Libertadores dan menanyakan kesediaannya mengikuti kompetisi tersebut. Messi yang mendengar pertanyaan itu hanya tertawa dan tidak memberikan jawaban langsung mengenai kemungkinan tampil di turnamen antarklub Amerika Selatan tersebut.
Apresiasi dari Luka Modric
Keputusan Messi juga mengundang reaksi dari pesepak bola dunia. Gelandang veteran Kroasia, Luka Modric, menyampaikan salam perpisahan penuh emosional kepada Messi. Menurut Modric, keputusan kapten Tim Tango itu harus dihormati oleh seluruh pencinta sepak bola.
“Messi adalah pemain yang sangat unik. Apa lagi yang bisa saya katakan tentang dirinya? Sangat disayangkan ia harus pensiun, tetapi itu adalah keputusannya dan kita semua harus menghormatinya,” ujar Modric seperti dikutip dari jurnalis olahraga Fabrizio Romano.
Modric juga menyoroti pencapaian fenomenal Messi bersama Argentina di penghujung karier internasionalnya. Menurutnya, keberhasilan meraih gelar juara dunia dengan piala bergengsi lainnya menjadi penutup kisah yang sangat sempurna bagi Messi.
Karier Klub dan Bisnis Messi Berlanjut
Meski telah mengakhiri kiprahnya bersama tim nasional, perjalanan Messi di dunia sepak bola belum berakhir. Ia masih terikat kontrak dengan Inter Miami di Major League Soccer (MLS) hingga 2028, dan kontrak tersebut bahkan berpeluang diperpanjang.
Di luar lapangan, Messi mulai serius membangun karier sebagai pemilik klub dan pengusaha. Setelah mengakuisisi UE Cornella, klub divisi lima di dekat Barcelona, pada April lalu, Messi kemudian menjadi pemilik CD Eldense, klub divisi dua Spanyol, pada 1 Januari.
Ia juga memiliki Deportivo LSM, klub yang didirikannya bersama mantan rekan setimnya di Barcelona dan Argentina, Luis Suarez, pada Mei lalu. Klub tersebut kini berkompetisi di divisi tiga.
Dengan demikian, Lionel Messi resmi pensiun dari tim nasional Argentina, tetapi kiprahnya di dunia sepak bola, baik sebagai pemain klub maupun pengusaha, masih berlanjut. Publik menantikan apakah tantangan tampil di Copa Libertadores akan dijawab Messi, serta bagaimana ia mengembangkan portofolio kepemilikan klubnya di Spanyol dalam beberapa tahun ke depan.
