Daerah  

Mahasiswa Gagalkan Percobaan Curanmor di Asrama Bandung, Pelaku Bersenjata Kabur

Mahasiswa Gagalkan Percobaan Curanmor di Asrama Bandung, Pelaku Bersenjata Kabur
Mahasiswa Gagalkan Percobaan Curanmor di Asrama Bandung, Pelaku Bersenjata Kabur

Cakrawala News – 09 Oktober 2026 | Sejumlah mahasiswa gagalkan percobaan curanmor di asrama, pelaku bersenjata kabur, begini kronologinya ketika seorang pria berjaket hitam berhasil dipergoki masuk ke halaman Asrama Mahasiswa Natuna di Jalan Rereng Adumanis, Kecamatan Cibeunying Kaler, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (7/10/2026) malam. Aksi pencurian kendaraan bermotor itu urung terjadi setelah para penghuni asrama menyusun strategi penjebakan, meski terduga pelaku akhirnya lolos dari kejaran warga.

Peristiwa ini menjadi perhatian publik setelah rekaman video aksi tersebut beredar luas di media sosial. Dalam video yang viral, pria tersebut terlihat mengenakan jaket hitam yang menyerupai atribut salah satu layanan ojek daring. Ia tampak masuk ke kawasan asrama sebelum akhirnya dipergoki warga.

Kronologi Aksi yang Digagalkan

Penghuni asrama, Iffa Restu (23), menuturkan bahwa kecurigaan muncul sejak siang hari. Ia bersama teman-temannya melihat seorang pengendara motor yang berulang kali melintas di depan asrama. Gerak-gerik tersebut dinilai tidak wajar dan memicu dugaan bahwa pengendara itu tengah mengincar salah satu sepeda motor yang terparkir di pelataran.

Berangkat dari kecurigaan itu, para mahasiswa memutuskan untuk menjebak pelaku. Beberapa penghuni asrama keluar dengan alasan membeli kopi dan sengaja membiarkan pagar asrama terbuka. Strategi itu rupanya memancing pelaku untuk masuk ke halaman.

Menurut Iffa, teman-temannya yang berada di luar langsung mengirim pesan singkat kepada penghuni asrama begitu melihat pria berjaket hitam dan berhelm itu masuk ke halaman. Peringatan tersebut membuat para penghuni bersiap dan bergerak untuk menghadang terduga pelaku.

Warga sempat berusaha menghadang pria tersebut. Namun, terduga pelaku berhasil kabur meski beberapa warga sempat mengejarnya. Hingga kini, pelaku belum diketahui identitasnya secara pasti.

Polisi Periksa TKP dan CCTV

Kanit Reskrim Polsek Cibeunying Kaler, Iptu Endang, membenarkan adanya percobaan curanmor di salah satu asrama tersebut. Polisi langsung menuju lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan mengumpulkan sejumlah barang bukti serta keterangan saksi.

“Kami telah melakukan pengecekan di TKP, menghimpun keterangan dari saksi maupun CCTV. Iya percobaan pencurian,” ungkap Endang, Kamis (8/10/2026).

Selain memeriksa tempat kejadian perkara, polisi juga menelusuri dugaan penggunaan senjata oleh pelaku saat melarikan diri. Berdasarkan keterangan saksi dan pemeriksaan awal, benda yang dibawa terduga pelaku diduga sementara adalah airsoft gun.

“Dugaan sementara softgun, karena berdasarkan pengakuan saksi suara letupannya tidak terlalu keras,” tutur Endang.

Keterangan tersebut menegaskan bahwa status benda yang dibawa pelaku masih berupa dugaan. Polisi belum menyimpulkan secara final jenis senjata yang digunakan, dan penyelidikan masih berlanjut untuk memastikan fakta di lapangan.

Pelajaran bagi Penghuni Asrama dan Warga

Kasus mahasiswa gagalkan percobaan curanmor di asrama, pelaku bersenjata kabur, begini kronologinya ini menunjukkan bahwa kewaspadaan penghuni asrama berperan penting dalam mencegah hilangnya kendaraan. Kecurigaan terhadap kendaraan yang berulang kali melintas dan strategi penjebakan sederhana terbukti membuat pelaku terpancing masuk ke area asrama.

Meski demikian, peristiwa ini juga menyisakan catatan penting soal keselamatan. Pelaku yang diduga membawa airsoft gun tetap berhasil melarikan diri, sehingga pengejaran oleh warga berpotensi menimbulkan risiko. Koordinasi dengan aparat keamanan menjadi langkah yang lebih dianjurkan ketika menghadapi situasi serupa.

Dari sisi penanganan hukum, polisi masih mendalami identitas dan keberadaan terduga pelaku. Pemeriksaan CCTV serta keterangan saksi menjadi kunci untuk mengungkap apakah aksi tersebut berkaitan dengan jaringan pelaku curanmor lain di wilayah Bandung dan sekitarnya.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi mengenai hasil pengejaran atau kemungkinan penangkapan terduga pelaku. Warga diimbau tetap waspada dan segera melaporkan kejadian mencurigakan kepada pihak kepolisian.

Exit mobile version