Cakrawala News – 10 Oktober 2026 | Novak Djokovic mengalami kekalahan mengejutkan pada laga pertamanya di ATP 1000 Shanghai Masters. Petenis Serbia berusia 39 tahun itu dikalahkan Hubert Hurkacz dengan skor 6-4, 6-3 dalam waktu 87 menit, Jumat (9/10/2026). Hasil ini menjadi pukulan telak bagi Djokovic yang datang ke Shanghai dengan modal juara China Open, gelar ke-102 sepanjang kariernya.
Kekalahan tersebut membuka peluang lebih besar bagi petenis Australia Alex de Minaur, yang pada hari yang sama mendapatkan walkover ke babak ketiga. De Minaur, unggulan kesembilan, melaju tanpa bertanding setelah lawannya, Alex Molcan, mundur karena keluhan yang tidak diungkapkan secara rinci.
Hurkacz Tampil Agresif Sejak Awal
Hurkacz, juara Shanghai Masters 2023, menunjukkan performa solid sepanjang pertandingan. Petenis Polandia itu sempat menghadapi dua break point pada gim ketiga, tetapi mampu menyelamatkannya sebelum mengandalkan kekuatan dan akurasi pukulannya untuk mengendalikan jalannya laga.
Kemenangan ini terbilang istimewa bagi Hurkacz karena ia datang ke Shanghai dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencapai final di Chengdu dua pekan sebelumnya. Sementara bagi Djokovic, hasil ini memperpanjang catatan kurang menguntungkan saat tampil di turnamen level Masters 1000 pada musim ini.
Djokovic sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait kekalahannya. Namun, kekalahan di laga pembuka menjadi sinyal bahwa persaingan di papan atas tenis putra semakin ketat, terutama ketika sejumlah pemain muda dan petenis berpengalaman lainnya tampil konsisten.
De Minaur Dapat Keuntungan Beruntung
Di sisi lain, de Minaur justru menikmati jalan mulus. Walkover yang ia terima terasa ironis mengingat pada Selasa lalu ia harus mundur dari final China Open melawan Novak Djokovic karena cedera adductor. Kini, kondisi berbalik: Djokovic tersingkir lebih awal, sementara de Minaur melangkah ke babak ketiga tanpa mengeluarkan banyak energi.
Pada babak 32 besar, de Minaur akan menghadapi petenis Jepang peringkat 137 dunia, Rei Sakamoto. Sakamoto membuat kejutan dengan mengalahkan mantan pemain peringkat 10 dunia asal Rusia, Andrey Rublev, 6-4, 6-4 pada Jumat.
Meski di atas kertas de Minaur lebih diunggulkan, ia tetap perlu waspada. Sakamoto sedang dalam momentum positif dan tidak memiliki tekanan berarti sebagai pemain peringkat rendah. Pertandingan ini juga menjadi ujian bagi kebugaran de Minaur setelah masalah adductor yang sempat mengganggunya.
Persaingan Menuju ATP Finals Turin
Hasil di Shanghai berpotensi memengaruhi peta persaingan menuju ATP Finals di Turin, Italia. De Minaur tengah berupaya lolos ke turnamen elite delapan pemain terbaik dunia untuk tahun ketiga berturut-turut setelah mencapai semifinal pada 2025.
Tersingkirnya Djokovic di Shanghai bisa menjadi berkah tersendiri bagi de Minaur dan para pesaing lainnya dalam perburuan poin. Namun, de Minaur tetap dituntut tampil konsisten di sisa musim untuk mengamankan tempatnya di Turin.
Bagi Djokovic, kekalahan ini menjadi bahan evaluasi menjelang turnamen-turnamen berikutnya. Meski demikian, rekam jejaknya sebagai salah satu petenis terbaik sepanjang sejarah tetap membuatnya diperhitungkan pada setiap turnamen yang ia ikuti.
Shanghai Masters masih menyisakan banyak pertandingan, dan dinamika persaingan di sektor tunggal putra diprediksi semakin menarik. De Minaur berpeluang besar memperbesar peluangnya menuju Turin, sementara Hurkacz berusaha melanjutkan performa impresifnya di turnamen yang pernah ia menangi tiga tahun lalu.












