Hukum  

Polisi Amankan Pria Pembawa Celurit di Depan SPBU Bantul, Picu Kecemburuan soal Pinjaman Rp200 Ribu

Polisi Amankan Pria Pembawa Celurit di Depan SPBU Bantul, Picu Kecemburuan soal Pinjaman Rp200 Ribu
Polisi Amankan Pria Pembawa Celurit di Depan SPBU Bantul, Picu Kecemburuan soal Pinjaman Rp200 Ribu

Cakrawala News – 25 Oktober 2026 | Seorang pria berinisial N (33) diamankan aparat Polsek Kasihan, Bantul, setelah aksinya mengacungkan celurit di depan SPBU Kadipiro, Jalan Wates, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, ramai di media sosial. Peristiwa pria acungkan celurit di depan SPBU Bantul gegara istri pinjam uang ke pria lain itu dipicu perselisihan pribadi terkait pinjaman uang sebesar Rp200 ribu yang dilakukan sang istri tanpa sepengetahuannya.

Kasus ini menjadi perhatian publik setelah video aksi tersebut beredar luas di media sosial. Polisi menyatakan telah mengamankan pelaku beserta barang bukti berupa sebilah celurit untuk proses hukum lebih lanjut.

Polisi Benarkan Penangkapan dan Amankan Barang Bukti

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan terduga pelaku bersama sebilah celurit. Menurut keterangannya, kasus tersebut kini ditangani Polsek Kasihan.

“Kasus ini ditangani oleh Polsek Kasihan. Pelaku beserta barang bukti berupa senjata tajam jenis celurit telah diamankan,” kata Rita.

Ia menambahkan, pelaku merupakan warga Ngestiharjo, Kasihan, Bantul. Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Subihan Afuan Ardhi, menyatakan bahwa terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan di Unit Reskrim Polsek Kasihan.

“Saat ini terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan di Unit Reskrim Polsek Kasihan. Jika ada perkembangan nanti disampaikan,” ujar Subihan kepada wartawan.

Bermula dari Pinjaman Rp200 Ribu via WhatsApp

Dari hasil penanganan awal, insiden ini bermula ketika istri pelaku meminjam uang sebesar Rp200 ribu kepada seorang pria berinisial W melalui aplikasi WhatsApp. Pinjaman itu dilakukan tanpa sepengetahuan suaminya.

Pelaku N baru mengetahui percakapan tersebut saat membuka telepon seluler milik istrinya sepulang bekerja. Dari pesan itu, ia kemudian mencurigai adanya hubungan khusus antara sang istri dan W.

“Dari hasil penanganan, diketahui bahwa persoalan tersebut berawal dari masalah pinjaman uang melalui WhatsApp. Pelaku lalu mengetahui percakapan tersebut saat membuka WhatsApp istrinya sepulang bekerja,” kata Rita.

Menurut keterangan kepolisian, rasa curiga yang dipicu kecemburuan itu membuat N tersulut emosi. Ia kemudian mendatangi W yang saat itu sedang bekerja di salah satu warung soto di Jalan Wates, kawasan Kadipiro, Ngestiharjo.

“Pelaku diduga mencurigai adanya hubungan antara istrinya dan W,” ujar Rita.

Saat mendatangi pria tersebut, N disebut membawa senjata tajam jenis celurit. Aksi itu memicu perhatian banyak orang di sekitar lokasi hingga akhirnya tersebar luas di media sosial.

“Saat mendatangi itu pelaku membawa senjata tajam jenis celurit dan memicu perhatian banyak orang hingga akhirnya viral di medsos,” ucapnya.

Kronologi dan Perbedaan Informasi Tanggal

Sejumlah pemberitaan menyebut peristiwa itu terjadi pada Rabu sore, 21 Oktober 2026, di depan SPBU Kadipiro. Namun, ada pula laporan yang menyebut aksi mengayun-ayunkan celurit terjadi pada Kamis, 23 Oktober 2026. Perbedaan tanggal ini muncul di sejumlah sumber, sementara keterangan resmi kepolisian menyebut kejadian berlangsung Rabu sore.

Kasat Reskrim Polres Bantul menyatakan Polsek Kasihan telah mendatangi tempat kejadian perkara di depan Soto Kadipiro Baru, Jalan Wates, Kadipiro, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul. Petugas juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi.

“Polsek Kasihan telah mendatangi TKP siang tadi di depan Soto Kadipiro Baru, Jalan Wates, Kadipiro, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul. Petugas juga sudah meminta keterangan saksi-saksi,” kata Subihan.

Dari foto yang beredar, terduga pelaku tampak diperiksa polisi dengan hanya tertunduk lesu dan mengenakan masker di wajahnya. Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai pasal yang disangkakan kepada pelaku.

Kecemburuan dan Senjata Tajam Jadi Sorotan

Peristiwa pria acungkan celurit di depan SPBU Bantul gegara istri pinjam uang ke pria lain ini menyorot persoalan penggunaan senjata tajam di ruang publik. Aksi tersebut tidak hanya memicu keresahan warga di sekitar lokasi, tetapi juga menjadi perbincangan luas warganet setelah videonya tersebar.

Kepolisian menegaskan bahwa proses hukum terhadap pelaku masih berjalan. Penyidik masih mendalami kasus ini, termasuk meminta keterangan dari saksi-saksi di lokasi kejadian.

Kasus ini juga menjadi pengingat bahwa persoalan pribadi, sekecil apa pun, berpotensi berujung pada tindakan yang membahayakan orang lain apabila diselesaikan dengan emosi. Aparat kepolisian mengimbau masyarakat untuk menyelesaikan perselisihan melalui jalur yang tepat dan tidak menggunakan cara-cara yang melanggar hukum.

Hingga berita ini ditulis, polisi belum merinci lebih lanjut soal status hukum pelaku maupun kemungkinan pengembangan pemeriksaan terhadap pihak lain yang terkait. Perkembangan kasus akan disampaikan kepolisian pada kesempatan berikutnya.

Exit mobile version