Cakrawala News – 25 September 2026 | Laga portugal vs wales di UEFA Nations League berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 untuk tuan rumah Portugal di Stadion Jose Alvalade, Lisbon, Kamis (24/9/2026) waktu setempat. Gol tunggal Joao Felix pada menit ke-22 menjadi pembeda dalam pertandingan pertama Portugal di bawah pelatih baru Jorge Jesus, sekaligus menandai debut kompetitif yang tidak sepenuhnya mulus bagi juara bertahan Nations League tersebut.
Felix mencetak gol melalui tembakan jarak jauh mendatar dari tepi kotak penalti setelah menerima umpan Nuno Mendes. Bola sempat mengenai kapten Wales Ben Davies sebelum meluncur ke sudut kanan bawah gawang, di luar jangkauan kiper Danny Ward. Gol itu lahir dari upaya Portugal yang sejak awal mengambil inisiatif serangan, sementara Wales memilih bertahan dengan menumpuk pemain di lini belakang.
Dominasi Portugal Tanpa Penyelesaian Akurat
Portugal mendominasi jalannya pertandingan dengan penguasaan bola dan mencatat 19 tembakan berbanding empat milik Wales. Sebanyak 13 upaya didapat Portugal pada babak pertama saja. Namun, penyelesaian akhir yang buruk membuat keunggulan tidak bertambah hingga peluit akhir.
“Kami mencetak satu gol dan tidak kebobolan. Itu hal yang paling penting,” kata gelandang Portugal Bruno Fernandes kepada BBC usai laga. “Kami mengendalikan pertandingan dan punya banyak peluang, tetapi tidak mampu mencetak lebih banyak gol. Kami menginginkan tiga poin dan mendapatkannya.”
Felix menilai timnya seharusnya bisa menang lebih meyakinkan. “Saya tidak ingat mereka punya satu pun peluang bersih; kami punya beberapa. Kami hanya mencetak satu hari ini, tetapi jika terus seperti ini, kami akan mencetak lebih banyak,” ujarnya.
Pada menit ke-59, Cristiano Ronaldo sempat membobol gawang Wales setelah menerima umpan terobosan Bruno Fernandes. Penyerang berusia 41 tahun itu langsung melakukan selebrasi, tetapi gol tersebut dianulir VAR karena offside. Sebelumnya, Ronaldo juga beberapa kali gagal memanfaatkan peluang, termasuk tembakan yang masih menyasar jaring samping gawang dan sepakan voli yang melambung tinggi dari jarak dekat.
Keputusan Jorge Jesus Menarik Ronaldo
Jorge Jesus membuat keputusan mencolok dengan menarik Ronaldo pada menit ke-68. Pelatih asal Portugal itu menjelaskan alasan taktis di balik pergantian tersebut, terutama karena laga berlangsung ketat dan membutuhkan tekanan tinggi dari lini depan.
“Pertandingan menuntut perubahan ini. Tersisa 25 menit dan saya ingin memasukkan pemain cepat di lini pertama pertahanan, yang mampu menekan dua bek tengah,” kata Jesus kepada Canal11. “Cris tidak bisa melakukannya lagi. Saya tahu secara ofensif, dia tidak bisa berbuat banyak lagi.”
Ronaldo, yang telah mengoleksi 146 gol internasional dari 234 penampilan bersama tim nasional Portugal, digantikan Goncalo Ramos. Pada menit ke-83, Ramos melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang mengarah tepat ke gawang, tetapi masih bisa diamankan Danny Ward.
Milestone Bruno Fernandes dan Perlawanan Wales
Meski tanpa kontribusi gol, Bruno Fernandes menjadi pemain dengan peluang tercipta terbanyak di lapangan, yakni lima. Ia juga mencatatkan penampilan internasional ke-95 dan melampaui legenda Portugal Rui Costa sebagai pemain dengan caps terbanyak ke-10 sepanjang sejarah negaranya. Bruno kini hanya berjarak satu caps dari Bruno Alves, sementara di atasnya masih ada Rui Patricio (108), Fernando Couto (110), dan Nani (112). Pemimpin daftar tersebut adalah Ronaldo dengan 234 caps.
Di sisi lain, Wales memberikan perlawanan yang lebih kompetitif dari perkiraan banyak pengamat. Tim asuhan Craig Bellamy itu sempat menciptakan peluang berbahaya pada awal pertandingan yang membuat stadion senyap sesaat. Ben Davies mencatatkan akurasi umpan 91,9 persen dan Ethan Ampadu 90,9 persen, menjadikan keduanya sebagai pengumpan terbaik di lapangan.
Duel di lini tengah menjadi cerita panjang pertandingan. Fisikitas pemain seperti Ampadu, Josh Sheehan, dan Neco Williams disebut mengalahkan kehalusan umpan Vitinha, Bruno Fernandes, dan Joao Neves. Williams memenangkan lima dari delapan duel satu lawan satu, Brennan Johnson sukses dalam empat dari tujuh, sementara Sheehan terlibat dalam tujuh duel, David Brooks delapan, dan Lewis Koumas sepuluh.
Wales datang ke Lisbon dengan catatan hanya sekali mengalahkan Portugal, yakni pada laga persahabatan pada Mei 1951. Meski kalah, penampilan mereka di laga portugal vs wales kali ini menunjukkan kemajuan di bawah Bellamy, terutama dalam bertahan rapat dan memanfaatkan duel fisik di lini tengah.
Konteks dan Langkah Selanjutnya
Kemenangan ini menjadi awal yang penting bagi Portugal yang telah memenangkan dua dari empat final Nations League sejak kompetisi diluncurkan pada 2018. Namun, Portugal juga membawa catatan pahit dari Piala Dunia Juli lalu ketika tersingkir di babak 16 besar oleh Spanyol. Laga melawan Wales menjadi pertandingan pertama Jorge Jesus sejak menukangi timnas, dan ia langsung dihadapkan pada tantangan mengelola menit bermain Ronaldo di usia 41 tahun.
Bagi Wales, kekalahan tipis di kandang juara bertahan bisa menjadi modal kepercayaan diri. Pertandingan berjalan lebih ketat daripada yang dibayangkan banyak penggemar, dan Wales sempat mendekati gol penyama kedudukan pada fase akhir laga.
Hasil portugal vs wales ini menegaskan bahwa Portugal masih memiliki ketajaman yang perlu diasah meski mendominasi penguasaan bola. Sementara itu, keputusan Jesus menarik Ronaldo lebih awal menjadi sinyal bahwa manajemen beban kerja sang kapten akan menjadi isu yang terus disorot pada laga-laga berikutnya di Nations League.
