Cakrawala News – 29 Oktober 2026 | Promotor apresiasi pemerintah usai konser Andrea Bocelli bisa digelar di RI menjadi sorotan setelah Shoemaker Live memastikan konser Andrea Bocelli Romanza 30th Anniversary World Tour Indonesia tetap berlangsung sesuai jadwal. Konser digelar pada 31 Oktober 2026 di Borobudur, Magelang, dan 3 November 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Kepastian ini disampaikan promotor setelah mendengarkan aspirasi masyarakat, berdialog dengan berbagai pihak, serta menerima masukan dari sejumlah kalangan.
Founder Shoemaker Live, Prajna Murdaya, menyatakan keputusan melanjutkan konser diambil dengan melihat gambaran utuh dan mempertimbangkan berbagai aspek strategis nasional. Aspek yang dimaksud mencakup ekosistem pariwisata, kebudayaan, dan ekonomi kreatif. Menurutnya, promotor mendengarkan setiap pandangan dengan hati terbuka.
“Kami mendengarkan setiap pandangan tersebut dengan hati terbuka. Maestro Bocelli senantiasa menjunjung nilai-nilai kemanusiaan dan ingin menyampaikan harapan akan perdamaian, terutama bagi mereka yang hingga hari ini belum dapat merasakannya,” ujar Prajna Murdaya dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Rabu (28/10/2026).
Dalam pernyataannya, promotor juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh lapisan masyarakat, tokoh agama, pemerhati isu sosial, serta berbagai pemangku kepentingan. Apresiasi diberikan atas terciptanya ruang dialog yang sehat dan situasi kondusif menjelang penyelenggaraan konser musisi asal Italia tersebut.
Dukungan dan Arahan Pemerintah
Secara khusus, Shoemaker Live menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Republik Indonesia atas dukungan dan arahan selama proses persiapan. Menurut promotor, dukungan tersebut membuka jalan bagi terselenggaranya konser Maestro Bocelli secara aman. Sikap promotor apresiasi pemerintah usai konser Andrea Bocelli bisa digelar di RI ini menjadi bagian penting dari pernyataan resmi mereka.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Republik Indonesia atas dukungan dan arahan yang diberikan selama proses ini, sehingga konser Maestro Bocelli dapat diselenggarakan dengan aman,” kata Prajna.
Keputusan ini diambil berdasarkan penilaian situasi secara komprehensif. Promotor menegaskan, penyelenggaraan konser tidak hanya bertujuan menghadirkan pertunjukan musik internasional, tetapi juga membawa pesan perdamaian, persatuan, dan solidaritas kemanusiaan.
Pesan Kemanusiaan dalam Konser
Prajna menjelaskan, bagi banyak orang konser ini memiliki makna lebih dalam dari sekadar pertunjukan musik. Ada kepedulian mendalam terhadap mereka yang harus menghadapi konflik dan kehilangan. Berbagai pandangan masyarakat dinilai mencerminkan kepedulian terhadap korban konflik dan peperangan yang masih menghadapi penderitaan serta kondisi kehidupan yang tidak aman.
Salah satu nomor dalam pertunjukan akan dipersembahkan untuk perdamaian dunia, dengan perhatian khusus bagi anak-anak serta masyarakat yang terdampak perang. Shoemaker Live mengundang Maestro Bocelli ke Indonesia untuk membawa pesan perdamaian dunia, persatuan, dan persaudaraan, sekaligus menyampaikan solidaritas kepada mereka yang terdampak konflik.
Kepedulian Bocelli terhadap isu kemanusiaan tercermin lewat Andrea Bocelli Foundation (ABF) yang ia dirikan pada 2011. Yayasan ini mendukung program pemberdayaan, mulai dari akses pendidikan, pendidikan musik, pertukaran budaya, hingga dukungan psikososial bagi anak-anak dan generasi muda dari komunitas rentan.
Melalui ABF, Maestro Bocelli disebut telah banyak melakukan inisiatif bagi anak-anak dan pemuda dari komunitas rentan. Upaya itu mencakup perluasan akses pendidikan, pengembangan kapasitas, serta pemanfaatan musik dan seni sebagai sarana pembelajaran dan pemberdayaan.
Penggalangan Dana untuk Palestina
Selain menyuarakan pesan perdamaian melalui musik, Shoemaker Live menggelar inisiatif penggalangan dana untuk mendukung program kemanusiaan di berbagai negara. Salah satu wujudnya berupa donasi 100.000 pasang sepatu bagi anak-anak di Palestina dan negara lain yang terdampak perang.
Informasi lengkap mengenai penggalangan dana tersebut dapat diakses melalui situs resmi Shoemaker Live. Dedikasi ini ditujukan untuk menghadirkan momen belas kasih bersama dan keterhubungan antarmanusia yang melampaui perbedaan latar belakang maupun keyakinan.
Penyelenggaraan acara berskala internasional ini disebut sebagai bagian dari komitmen promotor mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Promotor juga ingin memperkuat sektor kebudayaan, pariwisata, dan ekonomi kreatif Indonesia, sekaligus memosisikan Indonesia sebagai destinasi utama konser dan acara internasional.
Meski demikian, penyelenggaraan konser ini sempat menuai sorotan. Dalam sejumlah pemberitaan, muncul penolakan dari pihak tertentu, termasuk sorotan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Waketum MUI menyayangkan pemberian izin kepada konser Andrea Bocelli. Promotor menanggapi hal itu dengan menegaskan bahwa dialog dan masukan dari berbagai pihak telah didengarkan sebelum keputusan diambil.
Dengan jadwal yang sudah dikunci, perhatian kini tertuju pada persiapan teknis di dua lokasi, yakni kawasan Borobudur di Magelang dan JIExpo Kemayoran di Jakarta. Sikap promotor apresiasi pemerintah usai konser Andrea Bocelli bisa digelar di RI menunjukkan bahwa penyelenggaraan acara ini berjalan dengan koordinasi bersama pemerintah, sekaligus tetap membuka ruang dialog bagi masyarakat yang memiliki pandangan berbeda. Publik menantikan bagaimana pesan perdamaian yang diusung dalam konser itu dapat tersampaikan secara nyata.
