Spurs Gagal Cetak Gol Lagi, Everton Tahan Imbang 0-0 di London Utara

Cakrawala News – 13 September 2026 | Hasil imbang tanpa gol mewarnai lanjutan pekan Premier League yang dipantau melalui pembaruan skor cepat flashscore, ketika Tottenham Hotspur kembali gagal mencetak gol dan meraih kemenangan pertamanya musim ini usai ditahan Everton 0-0 di Tottenham Hotspur Stadium. Hasil ini membuat Spurs masih menunggu gol dan kemenangan perdananya di liga, sementara Everton mencatatkan hasil imbang ketiga berturut-turut di kompetisi yang sama.

Meski mengeluarkan dana besar pada bursa transfer musim panas, awal musim Tottenham berjalan jauh dari rencana. Melawan Everton, pasukan Roberto De Zerbi berusaha segera memperbaiki keadaan, namun penyelesaian akhir yang buruk dan rapatnya pertahanan lawan membuat laga berakhir tanpa gol.

Peluang Pertama Terbuang di Menit Awal

Belum genap lima menit berjalan, Tottenham sudah menyia-nyiakan peluang emas pertama. Mantan pemain Liverpool, Andy Robertson, yang mendapat sambutan kurang bersahabat dari suporter tamu, mengirim umpan bebas terukur ke tiang jauh dan menemukan Jan Paul van Hecke, tetapi bek itu hanya mampu menembakkan bola ke atas gawang.

Selain peluang tersebut, setengah jam pertama laga berjalan tanpa banyak kejadian berarti. Kedua tim kesulitan menemukan momentum berkelanjutan. Robertson dan Sandro Tonali sempat memperoleh peluang setengah matang sebelum jeda, tetapi tidak ada yang berbuah menjadi gol.

Statistik pertandingan yang tersaji di flashscore mencatat bahwa tidak ada satu pun tembakan tepat sasaran dari kedua tim hingga masa tambahan waktu babak pertama. Barulah pada menit-menit akhir babak pertama, tendangan bebas James Garner berhasil ditepis Antonin Kinsky agar tidak masuk ke gawangnya.

Babak Kedua Berjalan Lebih Hidup

Memasuki babak kedua, tim asuhan Roberto De Zerbi langsung mengancam. Dua menit setelah restart, Mateus Fernandes melepaskan tembakan lemah yang mengarah tepat ke pelukan kiper Inggris, Jordan Pickford. Peluang itu justru memancing sorakan ironis dari pendukung Spurs yang mulai gelisah.

Suasana di dalam stadion yang sudah memanas nyaris memuncak ketika sepak pojok Everton yang setengah dibuang jatuh tepat di depan Tyrique George. Namun, blok Rodrigo Bentancur menyelamatkan Tottenham dari kebobolan.

Peluang yang lebih besar datang dan berlalu bagi tim asuhan David Moyes pada pertengahan babak kedua. Sebuah umpan ceroboh dari Kinsky dimanfaatkan Kiernan Dewsbury-Hall, tetapi penjaga gawang Spurs itu menebus kesalahannya dengan blok penyelamatan gawang yang menggagalkan peluang Everton.

Hingga peluit akhir, kedua tim tetap gagal memecah kebuntuan. Hasil ini menegaskan masalah lini depan Tottenham sekaligus memperlihatkan ketangguhan Everton yang kini mengoleksi tiga hasil imbang beruntun di Premier League.

Liga Lain: Milan dan Monaco Curi Poin

Di Serie A, AC Milan mencuri hasil imbang 2-2 melawan pemuncak klasemen Lazio berkat dwigol cepat Diego Moreira. Menurut catatan pertandingan di flashscore, seluruh gol Milan di Serie A musim ini lahir pada babak kedua, dan tren itu berlanjut di laga ini.

Lazio membuka keunggulan pada menit ke-10 lewat Matteo Cancellieri yang menyambar bola rendah Mattia Zaccagni di tiang belakang. Mike Maignan sempat tampil gemilang dengan memblok upaya Zaccagni, sebelum menyaksikan tembakan Davide Frattesi melebar tipis dari gawang.

Lazio menggandakan keunggulan dengan cara yang tidak biasa. Pervis Estupinan awalnya membelokkan umpan rendah Kenneth Taylor ke mistar gawangnya sendiri, sebelum Tijjani Noslin menyundul bola masuk saat Koni De Winter berusaha menyapu. Ruben Amorim lalu melakukan tiga pergantian pemain sebelum babak kedua dimulai.

Perubahan itu membuahkan hasil. Moreira mencetak gol pertama lewat tendangan voli menyambut umpan melengkung Christian Pulisic pada menit ke-65, lalu tak lama berselang menyambut umpan Adrien Rabiot dan melepaskan tembakan keras ke sudut bawah gawang untuk menyamakan kedudukan.

Monaco Kembali ke Puncak Ligue 1

Di Ligue 1, Monaco tetap memuncaki klasemen meski hanya bermain imbang 1-1 di Stade de la Meinau melawan Strasbourg yang kini mengumpulkan tujuh poin dari tiga laga terakhir. Monaco kesulitan pada awal laga dan tidak mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran dalam 20 menit pertama.

Strasbourg justru tampil lebih efektif setelah menit ke-30 dan layak unggul ketika sepakan kaki kiri Gessime Yassine dari jarak 12 yard melebar dari gawang. Keunggulan tuan rumah akhirnya tercipta enam menit setelah babak kedua dimulai, saat Sadibou Sane salah membaca arah bola tendangan bebas dan menyundulnya ke gawang sendiri.

Monaco hampir membalas cepat ketika Jorgensen melakukan penyelamatan akrobatik satu tangan untuk menepis sundulan keras Paris Brunner ke mistar. Brunner kemudian mencetak gol penyama lewat tembakan 30 yard yang tak terbendung ke sudut atas gawang usai berlari dari lini tengah. Monaco sempat tampak memenangi laga pada menit ke-87, tetapi gol itu dianulir karena offside.

Hasil imbang tersebut membuat Strasbourg baru sekali kalah dalam delapan laga kandang terakhir mereka di Ligue 1 yang dimainkan pada hari Sabtu. Sementara itu, tim asuhan Filipe Luis harus puas kehilangan poin dan belum meraih kemenangan untuk pertama kalinya di musim 2026/27.

Final US Open Menanti

Dari dunia tenis, perhatian tertuju pada final tunggal putri US Open 2026 yang mempertemukan juara bertahan dua kali, Aryna Sabalenka, melawan Elena Rybakina yang akan menjadi petenis nomor satu dunia baru. Keduanya dijadwalkan tampil di Arthur Ashe Stadium, dengan Sabalenka unggul 10-7 dalam rekor pertemuan, meski Rybakina menang pada pertemuan terakhir di final Australian Open tahun ini.

Sabalenka telah memenangi dua pertemuan terakhir setelah laga di Melbourne tersebut, keduanya di lapangan keras dan di Amerika Serikat. Kemenangan bagi Rybakina akan menjadikannya salah satu dari hanya tiga petenis putri dalam dua dekade terakhir yang meraih dua gelar Grand Slam lapangan keras dalam satu tahun. Sebelumnya, Christian Harrison dan Neal Skupski menjuarai nomor ganda putra US Open setelah mengalahkan Kevin Krawietz dan Tim Puetz.

Bagi Tottenham, hasil imbang ini menambah tekanan menjelang laga-laga berikutnya, terutama karena produktivitas gol menjadi persoalan utama sejak awal musim. Sementara itu, Everton dan Strasbourg menunjukkan bahwa konsistensi meraih poin, meski tanpa kemenangan, tetap bernilai penting dalam peta persaingan liga masing-masing.

Exit mobile version