Tensi Darah Ferdy Sambo Tembus 180 mmHg Saat Cek Kesehatan di Lapas Cibinong, Dokter Sebut Stres dan Kurang Tidur

Tensi Darah Ferdy Sambo Tembus 180 mmHg Saat Cek Kesehatan di Lapas Cibinong, Dokter Sebut Stres dan Kurang Tidur
Tensi Darah Ferdy Sambo Tembus 180 mmHg Saat Cek Kesehatan di Lapas Cibinong, Dokter Sebut Stres dan Kurang Tidur

Cakrawala News – 03 Oktober 2026 | Kabar terbaru Ferdy Sambo di Lapas Cibinong: Tensi darah tembus 180, dokter beberkan penyebabnya menjadi sorotan setelah mantan Kepala Divisi Propam Polri itu menjalani pemeriksaan kesehatan di Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (2/10/2026). Dalam pemeriksaan tersebut, hampir seluruh parameter kesehatannya tercatat normal, kecuali tekanan darah yang mencapai 180 mmHg. Dokter yang memeriksa menyebut stres, kelelahan, dan kurang tidur sebagai faktor yang diduga memicu tingginya tekanan darah tersebut.

Pemeriksaan kesehatan itu dilakukan oleh petugas kesehatan Lapas Kelas IIA Cibinong, dr. Yenny Chandrawaty. Ferdy Sambo tidak menjalani pemeriksaan sendirian. Ia tercatat sebagai salah satu dari sekitar 500 warga binaan yang mengikuti kegiatan pemeriksaan kesehatan pada hari yang sama.

Kegiatan tersebut meliputi pengecekan kesehatan umum, pemeriksaan laboratorium, pemberian obat sesuai kebutuhan medis, serta edukasi mengenai pola hidup bersih dan sehat selama menjalani masa pembinaan. Warga binaan terlebih dahulu melakukan registrasi, lalu menjalani pemeriksaan tekanan darah dan screening kesehatan sebelum dipilah berdasarkan kondisi dan keluhan masing-masing.

Gula Darah, Kolesterol, dan Asam Urat Masih Normal

Berdasarkan hasil pemeriksaan, kadar gula darah sewaktu Ferdy Sambo tercatat 154 mg/dL. Angka itu terbilang cukup tinggi jika dibandingkan kisaran normal gula darah orang dewasa, yang umumnya berada di antara 70 hingga 100 mg/dL saat puasa dan di bawah 140 mg/dL setelah makan.

Meski demikian, dr. Yenny menjelaskan bahwa tingginya kadar gula darah tersebut berkaitan dengan kondisi Ferdy Sambo yang baru saja makan dan mengonsumsi kopi sebelum pemeriksaan dilakukan. “Gula darah bapak itu 154 karena bapak baru minum kopi sama makan,” kata dr. Yenny.

Sementara itu, kadar kolesterol total Ferdy Sambo tercatat 177 mg/dL. Angka tersebut masih berada dalam batas normal untuk pria, yang berada di kisaran 180 mg/dL. Adapun hasil pemeriksaan asam uratnya menunjukkan angka 5,4 mg/dL, masih di bawah batas normal pria yang sekitar 7 mg/dL.

“Kalau kolesterol untuk pria (batas) sekitar 180, (bapak Sambo) 177 masih normal. Kalau asam urat 5,4 cowok itu (batasnya) 7. Gula, kolesterol, asam urat masih oke,” ujar dr. Yenny saat menerangkan hasil pemeriksaan.

Tekanan Darah Jadi Perhatian

Di tengah hasil pemeriksaan yang dinilai baik, perhatian justru tertuju pada tekanan darah Ferdy Sambo. Hasil pengukuran menunjukkan tekanan darahnya mencapai 180 mmHg, yang masuk kategori tinggi.

Melihat hasil pengukuran tersebut, terpidana kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat itu sempat menanyakan penyebab kondisi tekanan darahnya kepada dokter yang memeriksa. Menurut keterangan dokter, tekanan darah tinggi dapat berkaitan dengan sejumlah faktor, seperti stres, kelelahan, dan kurang tidur.

Dugaan serupa juga disampaikan dalam pemberitaan mengenai pemeriksaan tersebut, yang menyebut tekanan darah Ferdy Sambo agak tinggi akibat kurang istirahat. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi lebih lanjut mengenai tindak lanjut penanganan medis atas kondisi tekanan darah tersebut.

Konteks Pemeriksaan di Lapas Cibinong

Pemeriksaan kesehatan ini berlangsung di tengah sorotan publik terhadap Lapas Kelas IIA Cibinong. Sebelumnya, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan membentuk tim investigasi bersama Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) untuk mendalami temuan dugaan fasilitas mewah di lapas tersebut setelah inspeksi dadakan Ombudsman Republik Indonesia.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi, Mashudi, menyatakan bahwa tim investigasi memeriksa sejumlah warga binaan, termasuk Ferdy Sambo. “Ditpam Intel dan Dit Patnal melakukan pemeriksaan 21 warga binaan asimilasi di SAE, 33 warga binaan perkara tipikor dan warga binaan atas nama Ferdi Sambo, perkara pidana umum,” ujar Mashudi dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi XIII DPR RI, Senin (28/9/2026).

Pemeriksaan itu merupakan tindak lanjut dari peninjauan langsung yang dilakukan Kepala Bappisus Aries Marsudiyanto bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto serta Dirjen Pemasyarakatan ke lokasi fasilitas yang menjadi perhatian publik di Lapas Cibinong pada Jumat (25/9/2026). Ditjenpas juga disebut menonaktifkan lima pejabat Lapas Cibinong, sementara Ombudsman menemukan sejumlah fasilitas, seperti vila mini, televisi besar, pendingin ruangan, alat kebugaran, botol minuman keras, dan pengakuan mengenai fasilitas berbayar.

Di sisi lain, dalam pemeriksaan kesehatan massal itu, dr. Yenny menyebut salah satu keluhan kesehatan yang cukup banyak ditemukan di antara warga binaan adalah skabies, yakni penyakit kulit yang disebabkan oleh tungau.

Kabar terbaru Ferdy Sambo di Lapas Cibinong: Tensi darah tembus 180, dokter beberkan penyebabnya menjadi pengingat bahwa kondisi kesehatan narapidana, terutama yang berkaitan dengan tekanan darah, tetap perlu dipantau secara berkala. Pemantauan itu penting agar penanganan medis dapat dilakukan sedini mungkin apabila tekanan darah tinggi kembali muncul.

Ke depan, publik masih menantikan perkembangan dua hal: hasil pemeriksaan lanjutan atas kondisi kesehatan Ferdy Sambo, serta kelanjutan investigasi dugaan fasilitas mewah di Lapas Cibinong. Keduanya menjadi perhatian karena menyangkut tata kelola pemasyarakatan dan pemenuhan hak kesehatan warga binaan.

Exit mobile version