Viral Potret Lawas Kapolri Suyudi, Ternyata Semifinalis Cover Boy Majalah Mode 1988

Cakrawala News – 03 Oktober 2026 | Viral potret lawas Kapolri Suyudi pernah jadi cover boy majalah sampai masuk babak semifinal menjadi perbincangan hangat warganet setelah Jenderal Suyudi Ario Seto resmi dilantik sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia. Foto masa remaja Suyudi yang tampil dalam majalah Mode edisi 1988 itu kembali beredar di media sosial bersamaan dengan pelantikannya oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kamis, 1 Oktober 2026 di Istana Negara, Jakarta.

Dalam arsip tersebut, Suyudi tercatat sebagai salah satu semifinalis ajang Cover Boy Majalah Mode 1988 dengan nomor peserta 22. Saat itu, ia masih berstatus sebagai pelajar SMP Negeri 70 Jakarta, berusia 16 tahun, dengan tinggi badan 171 sentimeter dan berat 52 kilogram.

Jejak Masa Muda di Majalah Mode

Arsip Majalah Mode edisi Nomor 11 yang terbit pada 30 Mei 1988 memperlihatkan wajah Suyudi di antara puluhan semifinalis Cover Boy. Dalam halaman yang sama, terdapat sejumlah nama yang kelak dikenal publik, termasuk aktor Candy Satrio serta Mohammad Gunawan Hendromartono atau yang dikenal sebagai Gugun Gondrong.

Fakta ini pertama kali mencuat melalui unggahan akun Instagram @koleksigoeni pada 11 Oktober 2024. Akun tersebut membagikan arsip majalah lawas yang menampilkan wajah Suyudi ketika masih remaja. Unggahan itu kembali mencuat setelah Suyudi dipercaya memimpin Korps Bhayangkara menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Potret Suyudi saat remaja terlihat cukup berbeda dibandingkan penampilannya sekarang yang identik dengan seragam kepolisian dan pangkat jenderal. Perubahan penampilan itu menjadi salah satu alasan mengapa foto lawas tersebut menarik perhatian publik.

Candy Satrio Buka Suara

Rekan sesama semifinalis Cover Boy Mode 1988, Candy Satrio, ikut memberikan tanggapan setelah Suyudi dilantik menjadi Kapolri. Melalui unggahan di Instagram, Candy menyampaikan ucapan selamat kepada teman satu angkatannya tersebut.

“Selamat Jenderal Suyudi Ario Seto,” kata Candy, sebagaimana dikutip dari keterangannya, Kamis, 1 Oktober 2026.

Candy juga mengenang masa ketika dirinya dan Suyudi mengikuti ajang Cover Boy Mode. Ia menyebut mereka berada dalam satu angkatan sekitar 35 tahun lalu. “Satu angkatan. 35 tahun yang lalu. Selamat pak jenderal,” tulis Candy.

Dalam foto yang tercantum di majalah Mode edisi 30 Mei 1988, posisi Candy terlihat tepat di sisi kiri Suyudi yang berada di antara para semifinalis Cover Boy Mode 1988.

Jago Bela Diri hingga Bengkokkan Golok

Selain potret masa muda, rekam jejak lain Suyudi juga menjadi sorotan, yakni sebuah video yang menunjukkan kemampuannya dalam bela diri. Dalam video tersebut, ia terlihat dapat membengkokkan golok. Video itu diketahui merupakan dokumentasi acara HUT Bhayangkara ke-79 saat Suyudi menjabat sebagai Kapolda Banten pada 2025.

Dalam video yang beredar, terdengar ucapan Suyudi yang meminta semua anggotanya belajar ilmu bela diri. “Ya kita belajarlah, jadi orang Banten itu harus bisa bela diri. Nah Polri terutama sebagai insan Bhayangkara harus belajar bela diri,” ucapnya.

Perjalanan Karier di Kepolisian

Setelah masa remajanya, perjalanan Suyudi berlanjut ke dunia kepolisian. Ia memilih mengikuti pendidikan Akademi Kepolisian dan lulus pada 1994. Kariernya banyak berkaitan dengan bidang reserse dan kewilayahan.

Sejumlah jabatan strategis kemudian dipercayakan kepadanya, termasuk Kapolres Metro Jakarta Pusat dan Wakapolda Metro Jaya. Ia juga pernah menjabat sebagai Kapolda Banten pada periode Juni 2024 hingga Agustus 2025, kemudian dipercaya memimpin Badan Narkotika Nasional (BNN) pada Agustus 2025 hingga Oktober 2026.

Pada 1 Oktober 2026, Suyudi resmi dilantik sebagai Kapolri usai mendapatkan persetujuan dari DPR RI melalui Rapat Paripurna. Pelantikan tersebut menjadikannya orang nomor satu di institusi Polri, menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Viralnya potret lawas Kapolri Suyudi yang pernah menjadi cover boy majalah hingga masuk babak semifinal menunjukkan bahwa perjalanan hidup seorang tokoh publik kerap menyimpan cerita yang tidak banyak diketahui. Dari panggung majalah mode pada era 1980-an hingga kursi Kapolri, jejak Suyudi menjadi cerminan perjalanan panjang yang menarik untuk disimak.

Publik kini menantikan langkah-langkah yang akan diambil Suyudi dalam memimpin Polri, termasuk bagaimana ia menerjemahkan pengalaman dan disiplin bela dirinya ke dalam kebijakan kepolisian ke depan.

Exit mobile version