Tesla Roadster Generasi Baru Melayang di Udara, Akselerasi 0-96 Km/Jam di Bawah 1 Detik

Tesla Roadster Generasi Baru Melayang di Udara, Akselerasi 0-96 Km/Jam di Bawah 1 Detik
Tesla Roadster Generasi Baru Melayang di Udara, Akselerasi 0-96 Km/Jam di Bawah 1 Detik

Cakrawala News – 17 Oktober 2026 | Tesla Roadster generasi terbaru resmi diperkenalkan dalam sebuah demonstrasi di fasilitas pengujian roket SpaceX di McGregor, Texas, Amerika Serikat. Mobil sport listrik ini menjadi sorotan karena dilengkapi sistem propulsi yang memungkinkannya melayang di udara, serta diklaim mampu berakselerasi dari posisi diam hingga 96 kilometer per jam dalam waktu kurang dari satu detik.

Demonstrasi tersebut memperlihatkan Tesla Roadster menanjak di lintasan melengkung hingga posisi hampir terbalik, lalu terlepas dari permukaan lintasan dan mengaktifkan pendorong udara untuk memperlambat laju jatuh sebelum mendarat sempurna. Kendaraan ini juga diperlihatkan melompat melewati deretan mobil lain sambil melakukan rotasi di udara. Seluruh rangkaian aksi itu dilakukan secara otonom tanpa pengemudi di dalam kabin.

“Bueno, ha funcionado,” ujar Elon Musk, direktur eksekutif sekaligus salah satu pemegang saham terbesar Tesla, setelah manuver tersebut. Ia menyebut sistem baru pada kendaraan itu dikembangkan bersama oleh para insinyur Tesla dan SpaceX, dengan memanfaatkan udara bertekanan sangat tinggi yang disimpan sebagai pengganti bahan bakar roket konvensional.

Kepala teknik Tesla, Lars Moravy, dalam presentasi yang disiarkan melalui platform X, mengungkapkan bahwa mobil ini mampu berakselerasi dari nol hingga 97 kilometer per jam dalam waktu kurang dari satu detik dan memiliki kecepatan maksimum di atas 370 kilometer per jam. Tesla juga menyebut Roadster dapat menempuh jarak lebih dari 480 kilometer dengan sekali pengisian daya.

Tiga Versi dengan Kemampuan Berbeda

Tesla mengumumkan tiga versi Roadster, yaitu Performance, Thrust, dan Rocket. Versi Performance berkapasitas dua tempat duduk diklaim mampu berakselerasi dari nol hingga hampir 100 kilometer per jam dalam waktu kurang dari dua detik, dengan sistem pengisap udara di bawah bodi untuk meningkatkan daya cengkeram ke aspal.

Versi Thrust menambahkan pendorong di bagian belakang yang memangkas waktu akselerasi menjadi kurang dari 0,9 detik. Sementara itu, versi Rocket berkapasitas satu tempat duduk, yang disebut sebagai satu-satunya varian dengan kemampuan lepas landas dan bermanuver di udara, diklaim dapat mencapai hampir 100 kilometer per jam dalam waktu kurang dari 0,6 detik.

Sejumlah pihak mencatat bahwa versi Rocket tidak homologasi untuk digunakan di jalan raya dan hanya tersedia bagi pelanggan yang dipilih langsung oleh Tesla. Dengan demikian, varian ini tidak akan terlihat melintas di jalanan umum seperti Miami, Los Angeles, atau berputar di sekitar Menara Eiffel di Paris.

Dari sisi harga, Tesla belum mengumumkan angka resmi. Sejumlah laporan memperkirakan versi Performance dibanderol mulai dari 200.000 dolar Amerika Serikat, sementara versi Thrust disebut bisa bernilai sekitar empat kali lipatnya. Di Meksiko, reservasi sudah dibuka melalui situs resmi Tesla dengan pembayaran awal menggunakan kartu kredit sebesar 100.000 peso dan transfer elektronik 864.000 peso dalam sepuluh hari berikutnya.

Teknologi Aerodinamika dan Pendorong Udara

Inovasi utama pada Tesla Roadster terbaru adalah sistem kipas pengisap udara di bagian bawah bodi atau ground-effect fan. Sistem ini mengandalkan empat kipas elektrik berdaya tinggi di area belakang untuk menyedot dan membuang udara dari kolong kendaraan, menciptakan area bertekanan negatif yang membuat bodi menempel erat ke permukaan aspal. Tesla mengklaim sistem tersebut mampu menghasilkan gaya tekan ke bawah hingga 2G.

Selain itu, aerodinamika aktif bekerja melalui komponen bodi yang bergerak dinamis. Sayap belakang dapat mengatur sudut kemiringan secara otomatis untuk menciptakan daya tekan tambahan atau mengurangi hambatan angin, sementara panel saluran udara di fasia depan dan kolong mobil mengarahkan aliran udara secara presisi. Pendorong gas atau cold-gas thrusters yang eksklusif pada versi Rocket menggunakan aktuator elektrik untuk melakukan penyesuaian mikro dalam hitungan fraksi detik guna menstabilkan kendaraan saat berada di udara.

Materi ringan dan berdaya tahan tinggi seperti magnesium, titanium, dan serat karbon digunakan pada struktur kendaraan. Bagian eksterior menampilkan lampu utama tersembunyi dan pintu model kupu-kupu yang terbuka ke atas, sedangkan interiornya mengusung konsep Ultrawhite dengan jok berbalut mikro-suede dan tiga layar, termasuk layar sentuh di bagian tengah.

Sejarah Panjang dan Keraguan Pasar

Roadster generasi pertama dijual antara 2008 dan 2012 sebanyak 2.450 unit. Mobil itu menggunakan 6.831 sel lithium-ion tipe 18650, mampu berakselerasi dari nol hingga 97 kilometer per jam dalam 3,9 detik, mencapai kecepatan maksimum 200 kilometer per jam, dan menawarkan jangkauan 392 kilometer berdasarkan standar EPA. Produksi terbatas membuatnya kini menjadi barang koleksi yang diburu.

Generasi baru Roadster sendiri telah digagas sejak 2017 ketika pertama kali diperkenalkan sebagai mobil konsep. Produksi massalnya baru ditargetkan berjalan pada 2028, atau sekitar delapan tahun setelah tenggat awal yang pernah dijanjikan. Perbedaan informasi soal waktu akselerasi pun muncul di antara sumber-sumber yang ada, mulai dari 0,8 detik, 0,81 detik, hingga klaim kurang dari 0,6 detik untuk versi Rocket.

Sejumlah pengamat menilai demonstrasi ini tidak lepas dari strategi pemasaran. Pemimpin redaksi majalah Car and Driver, Eric Stafford, menyatakan model yang digunakan untuk aksi akrobatik tampak berbeda dari yang dipamerkan di atas panggung. Ia juga menegaskan bahwa dari tiga versi yang ada, hanya Rocket yang dilengkapi aerodinamika aktif, pendorong gas dingin, dan sistem pengisap multimoda.

Keraguan lain muncul karena Tesla memiliki riwayat proyek yang belum terealisasi, seperti Hyperloop yang diumumkan pada 2013 dan robot humanoid Optimus yang diperkenalkan pada 2021 dengan target produksi 2027. Hal ini membuat sebagian pihak mempertanyakan apakah Tesla Roadster baru akan benar-benar masuk jalur produksi sesuai jadwal atau kembali mengalami penundaan.

Hingga kini, spesifikasi utama baterai dan harga resmi Tesla Roadster belum diumumkan ke publik. Pasar menantikan kejelasan soal produksi pada 2028, sekaligus menimbang apakah klaim kemampuan terbang dan akselerasi ekstrem itu akan bertahan hingga versi komersial tersedia.

Exit mobile version