Cakrawala News – 27 September 2026 | Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno sebut jenazah Guruh dikafani dengan kain favorit Fatmawati. Hal itu disampaikan Sandiaga saat ditemui di tempat persemayaman Guruh Soekarnoputra di Jakarta, Sabtu (26/9/2026), setelah ia ikut memandikan dan mendoakan jenazah putra Presiden pertama RI itu.
“Tadi sudah disiapkan kain yang digunakan setelah kami sempat memandikan dan mendoakan,” ujar Sandiaga. Menurutnya, pemilihan kain tersebut merupakan permintaan yang telah disiapkan sebelum almarhum wafat.
Guruh Soekarnoputra mengembuskan napas terakhir pada Sabtu pagi pukul 04.16 WIB di Rumah Sakit MRCCC Siloam Hospital Semanggi, Jakarta, pada usia 73 tahun. Jenazahnya disemayamkan di kediamannya di Jalan Sriwijaya Raya Nomor 26, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Dimakamkan di Sebelah Pusara Fatmawati
Selain soal kafan, Sandiaga mengungkapkan bahwa Guruh akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, Jakarta Pusat, tepatnya di sebelah pusara Fatmawati. Rencana itu, katanya, sesuai pesan almarhum sebelum wafat.
“Rencananya nanti setelah Zuhur akan dimakamkan di Karet Bivak, dan itu sesuai pesan beliau. Tadi juga beliau sepertinya sudah menyiapkan ya, kain-kainnya yang sudah akan digunakan, kain favorit dari Bu Fat,” kata Sandiaga.
Dengan demikian, jenazah Guruh akan dikebumikan tidak jauh dari makam sang ibunda, Fatmawati, yang juga dimakamkan di TPU Karet Bivak. Prosesi pemakaman dijadwalkan berlangsung setelah salat Zuhur.
Kenangan Sandiaga bersama Guruh
Sandiaga mengenang Guruh sebagai tokoh nasional sekaligus maestro kebudayaan dan ekonomi kreatif yang memberikan kontribusi besar bagi Indonesia. Ia menyebut almarhum dikenal sebagai figur yang banyak memberi sumbangsih positif, baik melalui dunia seni maupun kepartaian.
Mengenang masa kecilnya, Sandiaga bercerita sering bermain ke rumah Guruh untuk mendengar wejangan saat ia memulai usaha. Ia juga pernah bermitra dengan Guruh, baik ketika berbisnis maupun saat berada di pemerintahan, ketika Guruh menjabat sebagai salah satu anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.
“Bapak Guruh Soekarnoputra terkenal sebagai warga yang memberikan kontribusi positif. Dan saya waktu masih kecil sering main ke rumah ini. Dan beliau banyak memberikan wejangan saat (saya) memulai usaha, pernah juga bermitra, dan saat di pemerintah beliau juga mitra kerja kami di Komisi 10,” ujar Sandiaga.
Menurut Sandiaga, kontribusi Guruh juga tampak melalui perannya di Swara Mahardhika serta kiprahnya di dunia kepartaian. Dengan kepergian Guruh, ia menyatakan Indonesia kehilangan salah satu tokoh ekonomi kreatif yang telah memberikan kontribusi luar biasa.
“Kita doakan beliau husnul khatimah dan diberikan tempat di sisi terbaik Allah SWT,” katanya.
Kontribusi dan Jejak Guruh
Guruh Soekarnoputra dikenal sebagai putra Presiden Soekarno dan Fatmawati yang aktif di dunia seni dan budaya. Melalui Swara Mahardhika, ia mengembangkan kegiatan seni yang melibatkan banyak kalangan, sekaligus memperkuat posisinya sebagai figur di bidang ekonomi kreatif.
Selain itu, Guruh juga mencatatkan pengalaman di lembaga legislatif sebagai anggota Komisi X DPR RI. Pengalaman itu membuatnya memiliki jaringan luas, baik di dunia seni, bisnis, maupun pemerintahan. Sejumlah tokoh, termasuk Sandiaga, menyebut almarhum sebagai pribadi yang terbuka dan kerap berbagi pengalaman kepada generasi muda.
Kepergian Guruh menambah daftar kehilangan tokoh nasional yang berperan di persimpangan antara seni, budaya, dan politik. Peran serta warisannya di bidang kebudayaan dan ekonomi kreatif menjadi bagian dari catatan perjalanan bangsa yang penting untuk dikenang.
Hingga berita ini diturunkan, prosesi pemakaman jenazah Guruh Soekarnoputra di TPU Karet Bivak masih menunggu waktu salat Zuhur. Keluarga dan sejumlah tokoh dijadwalkan mengantarkan almarhum ke peristirahatan terakhirnya, berdekatan dengan pusara sang ibunda, Fatmawati.
