CTA Jelaskan Alasan Arda Guler Lolos Kartu Merah saat Real Madrid Menang atas Sevilla

CTA Jelaskan Alasan Arda Guler Lolos Kartu Merah saat Real Madrid Menang atas Sevilla
CTA Jelaskan Alasan Arda Guler Lolos Kartu Merah saat Real Madrid Menang atas Sevilla

Cakrawala News – 22 Oktober 2026 | Komite Teknis Wasit Spanyol (CTA) akhirnya angkat bicara soal keputusan kontroversial dalam laga Real Madrid melawan Sevilla. Melalui penjelasan resminya, CTA jelaskan alasan Arda Guler lolos kartu merah saat Real Madrid menang atas Sevilla, yakni keterbatasan bukti rekaman video yang dianggap tidak cukup jelas untuk meninjau ulang insiden secara retrospektif.

Insiden itu terjadi pada babak pertama pertandingan di Santiago Bernabeu, Senin (19/10/2026) dini hari WIB, ketika skor masih imbang tanpa gol. Gelandang muda Real Madrid tersebut terlibat benturan dengan pemain Sevilla, Gerard Peque Fernandez, yang oleh kubu tamu dinilai sebagai pelanggaran menggunakan siku.

Sevilla menilai Guler seharusnya diusir dari lapangan. Namun, menurut laporan yang beredar, CTA menyatakan bukti visual yang tersedia tidak cukup jelas untuk memastikan bagaimana kontak antara Guler dan Peque terjadi. Tidak adanya sudut kamera yang memperlihatkan kejadian secara meyakinkan membuat upaya peninjauan ulang menjadi sulit dilakukan.

Kemenangan Telak yang Diwarnai Kontroversi

Real Madrid sendiri menutup laga dengan kemenangan meyakinkan 4-1 atas Sevilla. Guler menjadi salah satu pencetak gol tuan rumah, bersama Kylian Mbappe yang menyumbang dua gol, satu di antaranya lewat titik penalti, serta Yan Diomande yang menegaskan kemenangan pada sembilan menit terakhir.

Sevilla hanya mampu membalas satu gol melalui Manuel Bueno. Meski demikian, perhatian publik justru tersedot pada insiden di pertengahan babak pertama yang memicu keributan di antara pemain kedua kubu.

Pada prosesnya, wasit malah memberikan kartu kuning kepada masing-masing pemain, Dean Huijsen dari Madrid dan Felix Correira dari Sevilla. Keputusan itu memicu kemarahan kubu tamu yang merasa dirugikan karena tidak bermain dengan keunggulan jumlah pemain.

Sevilla Murka, Mourinho Minta Bukti

Pelatih Sevilla, Luis Garcia Plaza, melontarkan kritik keras seusai pertandingan. Ia menilai insiden tersebut seharusnya berujung kartu merah bagi Guler dan menyebut timnya kehilangan kesempatan untuk bermain melawan sepuluh pemain.

“Sebelas lawan sebelas memang pantas menang, tapi mereka telah merampas kesempatan kami untuk bermain satu pertandingan lagi,” kata Plaza, seraya menegaskan bahwa sejak menit ke-25 seharusnya Sevilla bermain 11 lawan 10.

Di sisi lain, pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, mengaku belum melihat rekaman yang memperlihatkan insiden tersebut secara jelas. Ia telah meminta tayangan televisi serta rekaman dari kamera taktis stafnya, tetapi belum memperoleh gambar yang bisa menjelaskan kejadian itu.

Mourinho juga menyatakan tidak keberatan mengakui jika timnya mendapat keuntungan dari keputusan wasit, asalkan ada bukti objektif. Namun, ia memilih menunggu rekaman yang jelas sebelum memberikan penilaian lebih jauh terhadap tuduhan dari kubu Sevilla.

“Tidak ada seorang pun yang bisa menunjukkan kepada saya apa yang mereka katakan telah terjadi. Tidak ada rekamannya,” ujar Mourinho.

Dampak bagi Kedua Tim

Penjelasan CTA menjadi penting karena menyangkut batas kemampuan wasit meninjau ulang insiden pascapertandingan. Ketika bukti visual tidak memadai, proses disipliner terhadap pemain pun sulit dijalankan, meski sebuah tim merasa dirugikan.

Bagi Sevilla, keputusan ini menambah catatan pahit di tengah hasil buruk yang mereka terima di Bernabeu. Sementara itu, Real Madrid bisa bernapas lega karena Guler, yang turut menyumbang gol dalam laga tersebut, tidak menghadapi ancaman sanksi tambahan.

Polemik soal insiden Guler dan Peque kemungkinan masih akan menjadi perbincangan di kalangan penggemar dan pengamat sepak bola Spanyol. Namun, selama tidak ada rekaman yang dianggap cukup jelas, alasan yang diungkapkan CTA soal lolosnya Guler dari kartu merah akan tetap menjadi rujukan utama dalam kasus ini.

Exit mobile version