Cakrawala News – 22 Oktober 2026 | PSG kalahkan Barcelona, Desire Doue puji kekompakan pemain usai laga dramatis enam gol di Liga Champions. Dalam pertandingan matchday ketiga yang digelar di Parc des Princes, Rabu (21/10/2026) dini hari WIB, Paris Saint-Germain menundukkan Barcelona dengan skor 4-2. Penyerang muda asal Prancis itu menyebut kemenangan tersebut sebagai buah kerja keras seluruh tim, bukan semata penampilan individunya.
Kemenangan ini mengukuhkan PSG di puncak klasemen Liga Champions dengan poin sempurna, sembilan angka dari tiga pertandingan. Sebaliknya, Barcelona harus rela turun ke urutan enam dengan koleksi enam poin sekaligus menelan kekalahan pertamanya di kompetisi musim 2026/2027.
Jalannya Pertandingan
Laga berlangsung terbuka sejak menit awal. Kedua tim saling menyerang dan berusaha menguasai permainan. PSG mendapat peluang emas pertama pada menit ke-24 melalui aksi Ferran Torres, tetapi kiper Barcelona, Joan Garcia, sigap menepisnya. Empat menit berselang, Fabian Ruiz kembali menguji Garcia, dan lagi-lagi bola berhasil diamankan.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-38. Desire Doue melepaskan tembakan keras dari tepi kotak penalti yang tak mampu dihalau Garcia, membawa PSG unggul 1-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Barcelona menyamakan kedudukan pada menit ke-54. Xavi Espart mencetak gol setelah bekerja sama dengan Fermin Lopez, diakhiri tendangan kaki kanan keras dari dalam kotak penalti. PSG nyaris kembali memimpin pada menit ke-71, tetapi tembakan Ferran Torres membentur tiang gawang.
Seminit kemudian, sorak tuan rumah pecah. Lucas Hernandez menuntaskan sepak pojok kiriman Doue untuk mengubah skor menjadi 2-1. Namun Barcelona tak menyerah. Pada menit ke-79, Lamine Yamal memanfaatkan kesalahan Warren Zaire-Emery dan kembali menyamakan skor menjadi 2-2.
PSG merespons cepat. Dua menit berselang, Vitinha membawa tuan rumah kembali memimpin. Fabian Ruiz lantas memastikan kemenangan melalui penyelesaian yang memanfaatkan umpan silang Achraf Hakimi.
Doue Soroti Kerja Keras Seluruh Tim
Usai laga, Desire Doue menegaskan bahwa kemenangan ini lahir dari kekompakan seluruh pemain. Ia menilai cara para pemain bertahan, gelandang, dan penyerang menjalankan tugas masing-masing menjadi kunci keberhasilan PSG.
“Kita harus menyoroti kemenangan ini bukan hanya karena saya, melainkan hasil kerja keras seluruh tim. Cara para pemain bertahan, gelandang, dan penyerang kami bekerja sungguh luar biasa. Kami semua telah menjalankan tugas dengan baik hari ini,” kata Doue, dikutip dari laman resmi UEFA.
Pemain berusia 21 tahun itu juga mengaku senang dengan gol pembukanya dan bertekad terus memberi kontribusi. Menurutnya, hal terpenting sebagai penyerang adalah membantu tim, baik lewat gol, assist, maupun cara lain ketika peluang itu tak datang.
Saat skor sempat menjadi 2-2, Doue tetap yakin PSG masih punya peluang menang. Keyakinan itu didasari kualitas pemain yang dimiliki tim, yang terbukti mampu memastikan kemenangan menjelang akhir laga lewat gol Vitinha dan Fabian Ruiz.
Luis Enrique: Kunci PSG adalah Adaptasi
Pelatih PSG, Luis Enrique, menilai kemampuan beradaptasi menjadi salah satu faktor utama kemenangan timnya. Ia menyoroti penampilan solid lini pertahanan pada babak pertama, terutama ketika merebut bola di area permainan lawan sehingga PSG bisa menciptakan peluang.
Menurut Enrique, PSG juga mampu menyesuaikan pendekatan ketika Barcelona mendominasi permainan selama 15 menit pertama babak kedua. Ia menegaskan kekuatan timnya terletak pada kemampuan menjaga blok pertahanan sekaligus melancarkan serangan balik saat menghadapi tekanan.
“Kami juga menunjukkan kemampuan melewati situasi sulit ketika Barcelona mendominasi permainan selama 15 menit pada babak kedua. Kami tetap solid dalam blok pertahanan dan tahu cara melancarkan serangan balik. Itulah kekuatan kami, yaitu kemampuan untuk beradaptasi,” ujar Enrique.
Pujian untuk Fabian Ruiz dan Catatan Cedera
Penampilan Fabian Ruiz mendapat sorotan tersendiri. Gelandang asal Spanyol itu mencetak gol keempat PSG dan disebut mantan pemain Timnas Inggris, Joe Cole, sebagai pemain yang paling diremehkan sepanjang masa.
Kemenangan PSG datang dengan harga mahal. Ousmane Dembele mengalami cedera pada menit ke-20 dan harus digantikan Ferran Torres. Kondisi Dembele menjadi perhatian menjelang laga-laga berikutnya.
Dengan hasil ini, PSG menjaga tren positif dan rekor sempurna di fase liga. Sementara itu, Barcelona harus segera berbenah setelah menelan kekalahan perdananya, terlebih persaingan di papan atas klasemen kian ketat. Laga-laga berikutnya akan menjadi ujian bagi kedua tim untuk membuktikan konsistensi masing-masing.
