Cakrawala News – 06 Oktober 2026 | Presiden Prabowo Subianto memimpin upacara peringatan HUT ke-81 TNI, Prabowo menganugerahkan Bintang Mahaputera kepada 7 tokoh, sekaligus meresmikan enam Komando Daerah Militer (Kodam) baru dan 204 satuan baru TNI di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (5/10/2026). Upacara yang dimulai pukul 09.00 WIB itu menjadikan Prabowo sebagai inspektur upacara, sementara posisi komandan upacara dipercayakan kepada Letjen TNI Lucky Avianto yang saat ini menjabat sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III.
Peringatan HUT ke-81 TNI, Prabowo menganugerahkan Bintang Mahaputera kepada 7 tokoh menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian upacara tersebut. Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk pengakuan negara atas jasa dan pengabdian para penerimanya. Selain menganugerahkan tanda kehormatan, Prabowo juga menyampaikan sejumlah pesan penting kepada seluruh prajurit TNI yang hadir maupun yang bertugas di seluruh wilayah Indonesia.
Enam Kodam Baru dan 204 Satuan TNI Diresmikan
Dalam upacara di Lapangan Prima, Mabes TNI Cilangkap, Prabowo meresmikan 204 satuan baru TNI yang terdiri atas enam Kodam serta sejumlah batalyon dan satuan pendukung lainnya. Peresmian dilakukan langsung oleh Presiden dengan mengucapkan basmalah sebagai pembuka.
“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim pada pagi hari ini, hari Senin tanggal 5 Oktober 2026 dengan rahmat Tuhan Yang Maha Besar saya Prabowo Subianto presiden republik Indonesia dengan ini meresmikan 204 satuan baru TNI terdiri atas 6 komando daerah militer,” kata Prabowo dalam amanatnya.
Enam Kodam baru tersebut mencakup wilayah dari Kepulauan Riau hingga Papua Tengah. Berikut daftar Kodam baru beserta panglimanya:
- Kodam XXV/Mahmud Riayat Syah di Kepulauan Riau — Mayjen Rionardo
- Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha di Maluku Utara — Mayjen Nefra Firdaus
- Kodam XXVI/Mataram di Yogyakarta
- Kodam XXIX/Mambruk di Papua Tengah
- Kodam XXVII/Sobe Sonbai di Nusa Tenggara Timur (NTT)
- Kodam XXX/Rinambora di Nusa Tenggara Barat (NTB)
Dengan penambahan enam Kodam baru tersebut, total Kodam di seluruh wilayah Indonesia kini menjadi 27. Selain Kodam, Prabowo juga meresmikan 150 Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (BTP), sehingga jumlah BTP hingga Oktober 2026 mencapai 305 satuan. Kementerian Pertahanan menargetkan hingga 2029 nanti akan dibentuk 750 satuan.
Pesan Prabowo: TNI Harus Dekat dengan Rakyat
Dalam amanatnya, Prabowo mengucapkan selamat ulang tahun ke-81 kepada TNI dan menyampaikan terima kasih atas pengorbanan serta dedikasi seluruh prajurit dalam menjaga kedaulatan negara. Ia menegaskan bahwa TNI lahir dari rakyat dan harus berjuang untuk rakyat.
“Atas nama pemerintah, negara, bangsa, dan rakyat Indonesia, dan atas nama pribadi saya menyampaikan selamat hari ulang tahun yang ke-81 Tentara Nasional Indonesia. Dirgahayu TNI!” ucap Prabowo.
Presiden juga berpesan agar TNI selalu dekat dengan masyarakat dan hadir ketika rakyat membutuhkan bantuan. Menurutnya, prajurit TNI harus selalu mendengarkan kesulitan rakyat dan membantu mereka yang sedang menghadapi masalah.
“Karena itu, jangan pernah jauh dari rakyat. Harus di tengah-tengah rakyat. Prajurit TNI harus selalu mendengarkan kesulitan rakyat. Harus hadir ketika rakyat membutuhkan,” katanya.
Selain itu, Prabowo menegaskan bahwa TNI yang hebat adalah TNI yang mengutamakan prestasi, bukan sekadar senioritas. Pesan ini menjadi penekanan penting di tengah upaya pembangunan organisasi TNI yang semakin profesional dan modern.
Momen Lucky Avianto Dikenalkan ke SBY
Ada momen menarik di penghujung upacara. Usai sesi foto bersama, Prabowo terlihat memanggil komandan upacara Letjen TNI Lucky Avianto. Prabowo langsung menyodorkan tangan kanannya untuk menyalami Lucky. Jenderal bintang tiga itu buru-buru memasukkan pedangnya ke dalam sarung dan langsung memberi hormat kepada Prabowo.
Prabowo kemudian menepuk lengan kiri Lucky dan mengenalkannya kepada Presiden ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Sempat terlihat SBY bertanya jabatan sehari-hari Lucky, yang kemudian direspons sebagai Pangkogabwilhan. SBY yang mengenakan baret berwarna hijau tua memberikan jempolnya kepada Lucky usai mendengar jabatan tersebut.
Setelah itu, Prabowo terlihat berbincang akrab dengan SBY. Tamu lainnya, Presiden ke-7 Joko “Jokowi” Widodo, terlihat mengikuti dari belakang. Putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, sempat berdiri di samping SBY, namun Jokowi tak terlihat mengajak Gibran berbincang.
Upacara HUT ke-81 TNI juga dihadiri sejumlah pejabat negara. Tampak mendampingi Presiden, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak, KSAL Laksamana Muhammad Ali, dan KSAU Marsekal M Tonny Harjono. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka turut hadir dalam upacara tersebut.
Rangkaian upacara dimulai dengan penghormatan kebesaran dan laporan komandan upacara. Presiden Prabowo kemudian memeriksa barisan pasukan menggunakan kendaraan Maung, didampingi Panglima TNI dan komandan upacara. Acara dilanjutkan dengan mengheningkan cipta yang dipimpin langsung oleh Presiden.
Dalam peringatan tahun ini, TNI juga memperkenalkan seragam PDU 1 berdesain beskap yang dipakai seluruh matra. Pengenalan seragam baru ini menjadi salah satu penanda pembaruan di tubuh TNI seiring bertambahnya usia organisasi.
Peringatan HUT ke-81 TNI, Prabowo menganugerahkan Bintang Mahaputera kepada 7 tokoh menegaskan posisi TNI sebagai institusi yang terus bertransformasi, baik dari sisi organisasi, jumlah satuan, maupun pendekatan terhadap masyarakat. Penambahan Kodam dan BTP menunjukkan arah pembangunan kekuatan teritorial yang lebih merata hingga ke daerah.
Ke depan, publik akan menantikan bagaimana keenam Kodam baru menjalankan tugasnya di wilayah masing-masing, sekaligus memastikan target pembentukan 750 satuan pada 2029 dapat tercapai tanpa mengorbankan kualitas pembinaan prajurit dan kedekatan TNI dengan rakyat.
