Macarthur FC Kalahkan Perth Glory 2-1, Gol Penalti Kontroversial Picu Kemarahan

Macarthur FC Kalahkan Perth Glory 2-1, Gol Penalti Kontroversial Picu Kemarahan
Macarthur FC Kalahkan Perth Glory 2-1, Gol Penalti Kontroversial Picu Kemarahan

Cakrawala News – 19 Oktober 2026 | Laga macarthur fc vs perth glory di Campbelltown Sports Stadium berakhir dramatis dengan kemenangan tuan rumah 2-1, Sabtu (17/10/2026) malam. Kemenangan Macarthur FC atas Perth Glory itu tidak lepas dari keputusan penalti kontroversial pada sepuluh menit terakhir yang membuat kubu tamu murka. Hasil ini sekaligus memperpanjang penantian Perth Glory untuk meraih kemenangan di laga pembuka musim A-League Men menjadi setidaknya 13 tahun.

Pertandingan sempat berjalan imbang sebelum kapten Perth Glory, Tom Lawrence, membuka keunggulan pada menit ke-59. Lawrence melangkah ke tepi kotak penalti dan melepaskan tembakan yang bersarang di sudut bawah gawang, membangkitkan harapan tim tamu untuk mengakhiri tren buruk mereka di putaran pertama.

Namun, harapan itu buyar dalam sepuluh menit terakhir. Wasit memberikan penalti setelah lengan Calem Nieuwenhof dianggap mengenai bola. Keputusan tersebut memicu reaksi keras dari pihak Perth Glory dan menjadi titik balik pertandingan macarthur fc vs perth glory.

Kemarahan Kubu Perth Glory

Lawrence menyatakan kekecewaannya secara terbuka seusai laga. Ia menilai keputusan penalti tersebut tidak masuk akal dan merugikan timnya.

“Saya pikir kami telah dirampok oleh keputusan yang mengerikan,” ujar Lawrence kepada Paramount+, seperti dikutip dari laporan Joey Lynch. “Saya tidak tahu bagaimana itu bisa diberikan sebagai penalti. Ini membuat liga jadi bahan tertawaan, sungguh.”

Pelatih Perth Glory, Adam Griffiths, juga mempertanyakan keputusan tersebut. Menurutnya, bola tidak benar-benar mengenai tangan Nieuwenhof dan seharusnya ada pelanggaran lebih dulu dalam insiden tersebut.

“Saya tidak berpikir itu benar-benar handball,” kata Griffiths. “Saya pikir sebelumnya sudah ada pelanggaran.”

Dari titik putih, Ryan Fraser mendapat kesempatan menyamakan kedudukan. Kiper Matt Sutton sempat menepis percobaan pertama Fraser, tetapi pelanggaran encroachment dari Cher Deng membuat sang pemain Skotlandia itu mendapat kesempatan kedua. Fraser tidak menyia-nyiakan peluang tersebut dan menembak bola ke sudut bawah gawang untuk menyamakan skor.

Kebangkitan Macarthur FC akhirnya tuntas ketika bek Jonathan Aspropotamitis menyundul bola menjadi gol kemenangan. Gol tersebut memastikan tiga poin penuh bagi tuan rumah dan membuat para pendukung setia Bulls merayakan drama akhir pertandingan yang menandai dimulainya musim mereka.

Dampak bagi Kedua Tim

Bagi Perth Glory, kekalahan pada laga macarthur fc vs perth glory ini menambah catatan panjang. Tim asuhan Griffiths belum pernah menang di laga pembuka sejak kemenangan 2-1 atas Wellington pada 2014, dan tren tersebut kini berlanjut ke musim berikutnya. Kekecewaan jelas terlihat dari pernyataan para pemain dan pelatih setelah pertandingan.

Di sisi lain, Macarthur FC memulai musim dengan modal penting. Kemenangan dramatis di hadapan pendukung sendiri menjadi suntikan moral bagi skuad asuhan pelatih mereka untuk menghadapi rangkaian pertandingan berikutnya di kompetisi A-League Men.

Kontroversi penalti pada laga macarthur fc vs perth glory juga memunculkan kembali perdebatan soal konsistensi keputusan wasit, khususnya terkait aturan handball. Kubu Perth Glory menilai keputusan tersebut terlalu keras, sementara pihak tuan rumah tentu menerima hasil apa pun yang menguntungkan mereka.

Pertandingan ini menjadi pengingat bahwa dalam sepak bola, satu keputusan wasit dapat mengubah jalannya pertandingan secara drastis. Perth Glory kini harus segera bangkit dan fokus pada laga berikutnya, sementara Macarthur FC berusaha mempertahankan momentum positif mereka di awal musim.

Ke depan, perhatian akan tertuju pada bagaimana kedua tim merespons hasil ini. Perth Glory perlu memperbaiki konsistensi dan mentalitas di menit-menit akhir, sedangkan Macarthur FC berupaya membuktikan bahwa kemenangan atas Perth Glory bukan sekadar keberuntungan semata.

Exit mobile version