KOVO Cup 2026: Megawati Cetak 14 Poin, Pelatih Hyundai Hillstate Soroti Perkembangan Positif

KOVO Cup 2026: Megawati Cetak 14 Poin, Pelatih Hyundai Hillstate Soroti Perkembangan Positif
KOVO Cup 2026: Megawati Cetak 14 Poin, Pelatih Hyundai Hillstate Soroti Perkembangan Positif

Cakrawala News – 19 Oktober 2026 | Meski tersingkir dari KOVO Cup 2026, pelatih Hyundai Hillstate ungkap perkembangan positif Megawati Hangestri Pertiwi setelah timnya menelan kekalahan 0-3 dari Hi Pass pada laga pertama Grup B di Jinnam Gymnasium, Yeosu, Korea Selatan, Rabu (14/10/2026) pukul 17.00 WIB. Pelatih Kang Sung-hyung tetap melayangkan pujian kepada Megawati dan rekan setimnya, Jordan Wilson, kendati hasil akhir tidak berpihak kepada timnya.

Hyundai Hillstate bertekuk lutut dengan skor 17-25, 16-25, dan 18-25. Kekalahan telak tersebut membuat langkah tim di turnamen pramusim ini terhenti, tetapi penampilan individu sejumlah pemain tetap menjadi catatan tersendiri bagi sang pelatih.

Megawati mencetak 14 poin dengan tingkat keberhasilan serangan 35 persen. Sementara itu, Wilson menjadi penyumbang angka terbanyak bagi Hyundai Hillstate dengan 15 poin plus tingkat keberhasilan 34,15 persen. Performa tersebut menunjukkan pemain asal Indonesia itu masih belum habis meski baru pulih dari cedera lutut.

Pujian untuk Megawati dan Wilson

Kang Sung-hyung secara khusus menyoroti kontribusi kedua pemain asingnya di sektor serangan. Menurutnya, Megawati dan Wilson tampil cukup baik dalam hal menyerang, meski pertandingan kali ini memperlihatkan kekhawatiran yang selama ini diantisipasi tim.

“Baik Megawati maupun Jordan tampil cukup baik dalam hal menyerang. Namun, pertandingan kali ini memperlihatkan kekhawatiran yang selama ini kami antisipasi,” ujar Kang, dikutip dari Naver, Kamis (15/10/2026).

Pernyataan itu memberi gambaran bahwa persoalan Hyundai Hillstate bukan semata pada ketajaman lini serang, melainkan pada aspek lain yang membuat tim kehilangan momentum. Meski tersingkir dari KOVO Cup 2026, pelatih Hyundai Hillstate ungkap perkembangan positif Megawati sebagai salah satu modal penting menghadapi kompetisi yang lebih panjang.

Bagi Megawati, torehan 14 poin menjadi sinyal bahwa kondisinya berangsur membaik pasca cedera lutut. Catatan tersebut sekaligus menjawab keraguan soal kesiapan fisiknya di awal musim.

Kesalahan Sendiri Jadi Sorotan

Kang menyoroti tingginya kesalahan yang dilakukan anak asuhnya sepanjang laga. Hyundai Hillstate total membuat 17 kesalahan, sementara Hi Pass hanya mencatat 9 kesalahan. Selisih angka itu menjadi salah satu faktor yang membuat timnya sulit mengejar ketertinggalan di setiap set.

Data tersebut memperlihatkan bahwa masalah utama Hyundai Hillstate dalam pertandingan ini terletak pada disiplin dan eksekusi, bukan semata pada kualitas serangan. Kesalahan yang menumpuk membuat Hi Pass lebih leluasa mengendalikan permainan dan menutup laga dalam tiga set langsung.

Meski demikian, Kang tidak menutup mata terhadap hal-hal positif yang ditunjukkan timnya. Penampilan Megawati dan Wilson dinilai sebagai modal yang bisa dikembangkan pada pertandingan-pertandingan berikutnya.

Konteks dan Langkah Selanjutnya

KOVO Cup 2026 menjadi ajang pramusim bagi tim-tim peserta untuk mengukur kesiapan sebelum menghadapi kompetisi utama. Kekalahan di laga pertama Grup B membuat Hyundai Hillstate gagal melanjutkan langkah di turnamen ini, tetapi hasil tersebut tetap memberi bahan evaluasi berharga bagi jajaran pelatih.

Bagi Megawati, performa di Yeosu menjadi pijakan awal setelah masa pemulihan cedera. Kemampuannya mencetak dua digit poin dengan tingkat keberhasilan serangan 35 persen menunjukkan ia masih menjadi andalan di lini depan, kendati masih perlu meningkatkan konsistensi.

Ke depan, perhatian akan tertuju pada bagaimana Hyundai Hillstate memperbaiki disiplin permainan dan menekan jumlah kesalahan. Jika persoalan tersebut bisa diatasi, kontribusi Megawati dan Wilson berpotensi lebih optimal pada laga-laga selanjutnya. Meski tersingkir dari KOVO Cup 2026, pelatih Hyundai Hillstate ungkap perkembangan positif Megawati yang patut diperhitungkan menjelang kompetisi utama.

Exit mobile version