Cakrawala News – 08 November 2026 | Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, memastikan diri memulai balapan MotoGP Qatar 2026 dari pole position setelah menjadi yang tercepat pada sesi kualifikasi di Sirkuit Internasional Lusail, Lusail, Sabtu, 7 November 2026 waktu setempat. Catatan waktu 1 menit 50,028 detik yang dibukukan Marco Bezzecchi menjadi yang terbaik di antara seluruh pembalap, sekaligus membuka peluangnya untuk finis di podium pada balapan yang digelar Minggu.
Posisi kedua pada sesi kualifikasi ditempati pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, yang mencatat waktu 1 menit 50,294 detik atau tertinggal 0,266 detik dari Bezzecchi. Sementara itu, posisi ketiga menjadi milik pembalap Pertamina Enduro VR46, Fabio Di Giannantonio, dengan waktu 1 menit 50,327 detik.
Dengan hasil tersebut, barisan terdepan atau front row untuk balapan MotoGP Qatar 2026 diisi oleh Bezzecchi, Marquez, dan Di Giannantonio. Adapun posisi keempat dan kelima masing-masing ditempati Raul Fernandez dengan waktu 1 menit 50,457 detik serta Francesco Bagnaia dengan 1 menit 50,592 detik.
Jalannya Sesi Kualifikasi
Kualifikasi MotoGP Qatar 2026 terbagi dalam dua sesi, yakni Q1 dan Q2. Pada sesi Q1, Pedro Acosta dan Fermin Aldeguer tampil sebagai dua pembalap teratas yang berhak melaju ke Q2. Aldeguer mencatatkan waktu 1 menit 50,876 detik, sedangkan Acosta lebih lambat 0,211 detik darinya.
Memasuki sesi Q2, Marc Marquez sempat mencatatkan waktu tercepat dengan 1 menit 50,361 detik. Namun, catatan waktu pembalap Ducati Lenovo Team itu berhasil dipatahkan oleh Bezzecchi yang membukukan 1 menit 50,065 detik.
Persaingan semakin ketat ketika sesi kualifikasi tersisa sekitar satu menit. Bezzecchi kembali mempertajam catatan waktunya menjadi 1 menit 50,028 detik dan bertahan di puncak hingga sesi Q2 berakhir. Hasil ini memastikan pembalap Aprilia tersebut mengunci pole position.
Peringatan Marquez soal Ancaman Bezzecchi
Keberhasilan Bezzecchi merebut pole position mendapat perhatian serius dari Marc Marquez. Pembalap asal Spanyol itu mengakui bahwa kecepatan Bezzecchi menjadi ancaman dalam upayanya meraih gelar juara dunia MotoGP 2026.
Menurut Marquez, Bezzecchi tidak hanya cepat dalam satu putaran, tetapi juga memiliki keunggulan ketika menggunakan ban yang sudah terpakai. Kondisi itu dinilai berpotensi membuat Bezzecchi tampil kuat sepanjang balapan, bukan hanya pada sesi kualifikasi.
“Target utamanya adalah menempati baris depan. Seperti yang saya katakan kemarin, mencapai baris depan bukanlah hal yang mudah, dan kini kami berhasil berada di sana,” ucap Marc Marquez, seperti dikutip dari Crash.
Meski berhasil mengamankan posisi kedua, Marquez menegaskan bahwa hasil kualifikasi belum menjamin dirinya mampu bersaing untuk meraih kemenangan. Dengan tiga seri tersisa, ia harus memperhitungkan ancaman Bezzecchi sekaligus Jorge Martin dalam perebutan gelar juara dunia.
Peta Persaingan Menuju Akhir Musim
Situasi di Qatar berpotensi memengaruhi peta persaingan menuju akhir musim. Marquez disebut memiliki selisih 30 poin dalam perebutan gelar juara MotoGP 2026, dengan tiga seri tersisa. Sementara itu, Jorge Martin harus memulai balapan dari posisi ke-11.
Posisi start Martin yang berada di luar barisan depan menjadi tantangan tersendiri bagi pembalap tersebut untuk tetap menjaga peluang dalam perebutan gelar. Di sisi lain, performa Bezzecchi sepanjang akhir pekan di Lusail menunjukkan bahwa pembalap Aprilia itu layak diperhitungkan sebagai salah satu penantang serius.
Berikut susunan 10 besar hasil kualifikasi MotoGP Qatar 2026:
- Marco Bezzecchi – 1 menit 50,028 detik
- Marc Marquez – 1 menit 50,294 detik
- Fabio Di Giannantonio – 1 menit 50,327 detik
- Raul Fernandez – 1 menit 50,457 detik
- Francesco Bagnaia – 1 menit 50,592 detik
Setelah merampungkan sesi kualifikasi, para pembalap dijadwalkan melakoni sesi sprint race MotoGP Qatar 2026 yang berlangsung tengah malam waktu setempat. Hasil sprint race nantinya menjadi gambaran awal tentang kekuatan para pembalap sebelum balapan utama digelar.
Bagi Bezzecchi, pole position ini menjadi modal penting untuk menekan para rival di barisan depan. Namun, ia tetap perlu mewaspadai Marquez yang dikenal memiliki kecepatan balapan konsisten, serta Di Giannantonio yang start tepat di belakangnya.
Yang perlu dicermati berikutnya adalah bagaimana Bezzecchi mempertahankan performa apiknya saat ban mulai aus, mengingat Marquez secara khusus menyoroti keunggulan rivalnya itu ketika menggunakan ban bekas. Jika mampu mempertahankan kecepatan hingga akhir balapan, peluang Bezzecchi untuk finis di podium, bahkan memenangi balapan, akan semakin terbuka.












