Sosial  

Marsha Aruan Ungkap Isi Hati di Hari Pemakaman Sang Bunda Jelang Ulang Tahun

Marsha Aruan Ungkap Isi Hati di Hari Pemakaman Sang Bunda Jelang Ulang Tahun
Marsha Aruan Ungkap Isi Hati di Hari Pemakaman Sang Bunda Jelang Ulang Tahun

Cakrawala News – 22 Oktober 2026 | Bun ngga kuat loh, Marsha Aruan ungkap isi hati di hari pemakaman sang bunda menjadi momen yang paling mengharukan dalam prosesi perpisahan yang digelar di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Rabu (21/10/2026). Artis peran itu mengaku masih sulit menerima kenyataan bahwa ibundanya, Lisa Diana Tambunan, telah berpulang pada Senin (19/10/2026), tepat di hari-hari menjelang ulang tahunnya yang jatuh pada 24 Oktober mendatang.

Di hadapan awak media usai prosesi pemakaman, Marsha menyampaikan perasaannya secara terbuka. Ia mengaku sedih karena kepergian sang ibu terjadi di masa-masa terakhir sebelum hari ulang tahunnya. Baginya, momen tersebut membuat duka terasa semakin berat untuk dijalani.

“Ya kita lihat nantilah. Pokoknya sedih juga karena berarti hari-hari terakhir sebelum aku birthday itu Bunda sudah meninggalkan kita semua,” ujar Marsha Aruan saat ditemui di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Rabu (21/10/2026).

Meski begitu, Marsha berusaha menempatkan peristiwa ini sebagai bagian dari takdir. Ia menilai manusia hanya bisa merencanakan, sementara keputusan akhir tetap berada di tangan Tuhan. Pernyataan itu ia sampaikan dengan nada pasrah namun tetap tegar di tengah suasana duka.

“Tapi ya mungkin itu jalan Tuhan. Kita manusia cuma bisa punya rencana saja, tapi tetap rencana Tuhan yang jadi,” sambungnya.

Jenazah Lisa Diana Tambunan dimakamkan pada Rabu (21/10/2026) di TPU Tanah Kusir, dua hari setelah ia meninggal dunia. Prosesi berlangsung khidmat dan dihadiri keluarga serta kerabat dekat. Momen inilah yang menjadi latar dari curahan hati Marsha Aruan di hari pemakaman sang bunda.

Masih Sulit Percaya hingga Dukungan Keluarga Besar

Marsha mengakui bahwa rasa tidak percaya masih menyelimuti dirinya. Ia belum sepenuhnya bisa menerima bahwa sosok yang selama ini mendampinginya telah tiada. Kondisi itu membuatnya memilih untuk tidak terburu-burub menentukan langkah setelah pemakaman.

Saat ditanya soal rencana ke depan, Marsha memilih melihat situasi yang berkembang nanti. Ia tidak ingin memaksakan diri mengambil keputusan besar ketika kondisi emosinya belum stabil.

Di tengah kesedihan, dukungan datang dari keluarga besar kedua orang tuanya. Marsha menyebut ada support dari tulang, nantulang, serta ompung-ompung dari keluarga Aruan dan Tambunan. Kehadiran mereka menjadi penopang bagi Marsha dan adiknya, Michelle, dalam menghadapi masa sulit ini.

“Jadi ya mencoba menerima, mungkin masih kayak enggak percaya ya. Tapi ya begitu, ada support dari tulang, nantulang, dan ompung-ompung dari keluarga Aruan dan Tambunan,” jelasnya.

Ungkapan isi hati Marsha Aruan di hari pemakaman sang bunda juga menyoroti bagaimana ia berusaha bangkit perlahan. Ia tidak menampik bahwa proses berduka membutuhkan waktu, terutama karena kepergian ibunya berdekatan dengan momen ulang tahunnya.

Kenangan Manis tentang Sosok Sang Bunda

Dalam kesempatan itu, Marsha mengenang ibunya sebagai pribadi yang sangat baik kepada semua orang. Menurutnya, Lisa tidak pernah membeda-bedakan siapa pun dan selalu bersikap terbuka atau welcome terhadap siapa saja yang datang.

Sikap tersebut, kata Marsha, membuat banyak orang memiliki kenangan baik tersendiri bersama sang ibu. Ia menyadari bahwa kehilangan ini tidak hanya dirasakan keluarganya, tetapi juga oleh orang-orang yang pernah berinteraksi dengan Lisa.

“Bunda itu orang yang sangat baik sama semua orang, enggak memandang dia siapa, sangat welcome. Jadinya setiap orang punya memorinya masing-masing,” kata Marsha.

Keterangan itu sekaligus menjelaskan mengapa prosesi pemakaman berlangsung penuh kehangatan. Keluarga dan kerabat tampak hadir memberi dukungan, sementara Marsha berusaha menahan emosinya saat mengucapkan perpisahan terakhir.

Kini Marsha dan Michelle disebut sudah tidak memiliki orang tua. Marsha pun meminta doa agar keduanya tetap kuat menjalani hari-hari ke depan. Permintaan itu disampaikan dengan rendah hati di tengah proses berduka yang masih berlangsung.

Kepergian Lisa Diana Tambunan menjadi pukulan tersendiri bagi Marsha Aruan, terutama karena waktunya berdekatan dengan ulang tahunnya pada 24 Oktober. Namun melalui curahan hatinya, Marsha menunjukkan upaya untuk menerima kenyataan dan bersandar pada dukungan keluarga besar.

Ke depan, publik tampaknya masih akan menantikan bagaimana Marsha menjalani masa berkabung sekaligus melanjutkan aktivitasnya. Yang jelas, dukungan moral dan doa dari keluarga serta penggemar menjadi hal yang dibutuhkan Marsha dan Michelle untuk melewati periode sulit ini.

Exit mobile version