Cakrawala News – 20 September 2026 | Nottingham Forest menelan kekalahan 0-1 dari Coventry City pada laga pekan kelima Premier League 2026-27 di City Ground, Sabtu (19/9/2026) malam waktu setempat. Gol penentu kemenangan Coventry dicetak bek Jay Dasilva pada menit ke-57, sementara upaya tuan rumah untuk menyamakan kedudukan melalui Igor Jesus harus dianulir setelah tinjauan VAR. Kekalahan ini menambah deretan hasil buruk Nottingham Forest yang masih tertahan di papan bawah klasemen.
Laga berjalan sengit sejak awal. Coventry, yang baru promosi ke Premier League, tampil disiplin dan berani menekan tuan rumah. Dasilva membuka keunggulan setelah menerobos tanpa pengawalan dan melepaskan tembakan yang tak mampu dihentikan kiper Nottingham Forest. Gol itu menjadi gol pertama Coventry di musim ini sekaligus membawa mereka meraih kemenangan perdana di kompetisi tertinggi Inggris.
Gol Igor Jesus Dianulir Setelah Tinjauan VAR
Nottingham Forest sempat menyamakan kedudukan lewat Igor Jesus, namun wasit menganulir gol tersebut setelah meninjau tayangan ulang. Dalam pengumuman melalui pengeras suara stadion, wasit menyatakan bahwa pemain bernomor punggung 11 itu menginjak kaki pemain Coventry bernomor 8, Caleb Yirenkyi, dan menjatuhkannya. Keputusan akhirnya adalah tendangan bebas langsung untuk Coventry.
Keputusan ini menjadi pukulan kedua bagi Nottingham Forest musim ini terkait teknologi VAR. Sebelumnya, gol Neco Williams dalam laga melawan Tottenham Hotspur juga dianulir karena dianggap terjadi handball tidak sengaja, sehingga laga tersebut berakhir tanpa gol. Pelatih Nottingham Forest, Oliver Glasner, mengaku pasrah dengan keputusan wasit meski ia memiliki pandangan sendiri.
“Tentu saja saya punya pemikiran, tetapi saya tidak ingin membicarakannya lagi. Kami sudah berdiskusi panjang setelah laga melawan Tottenham, wasit memutuskan dan kami menerimanya, itu saja,” ujar Glasner.
Di sisi lain, pelatih Coventry, Frank Lampard, menilai keputusan wasit sudah tepat. Ia awalnya mengira beknya tersandung dalam proses gol tersebut, tetapi setelah melihat tayangan ulang, ia menilai memang terjadi pelanggaran. Lampard menegaskan bahwa kerja keras timnya membuat mereka berhak atas hasil ini.
Dasilva Disamakan dengan Ashley Cole
Lampard memberikan pujian tinggi kepada Dasilva usai laga. Menurutnya, gol bek sayap itu mengingatkannya pada mantan rekan setimnya di Chelsea, Ashley Cole. Lampard menyebut sentuhan pertama dan penyelesaian akhir Dasilva luar biasa, dan ia menilai waktu terjadinya gol tersebut sangat berharga bagi timnya.
“Dia mengingatkan saya pada Ashley Cole karena dia mencetak beberapa gol seperti itu. Dan itu benar-benar bagus. Sentuhan pertama luar biasa dan penyelesaian akhirnya juga luar biasa, dan waktu yang tepat untuk melakukannya. Dia telah brilian untuk kami,” kata Lampard.
Lampard juga menyoroti pentingnya kemenangan ini bagi para pemain Coventry, banyak di antaranya baru menjalani debut di Premier League. Ia menilai para pemain perlu merasakan bahwa mereka layak berada di kompetisi ini dan mampu bermain seperti yang mereka tunjukkan di City Ground.
Adaptasi Coventry dan Pentingnya Kemenangan Perdana
Dalam wawancaranya dengan Sky Sports, Lampard menjelaskan bahwa Coventry adalah tim dengan banyak pemain yang baru pertama kali merasakan atmosfer Premier League. Ia mencontohkan Wayne Rooney sebagai sosok yang langsung menguasai panggung, sesuatu yang tidak bisa diharapkan dari semua pemain. Menurutnya, para pemain Coventry harus bekerja keras untuk beradaptasi, dan kemenangan ini bisa menjadi modal kepercayaan diri.
Lampard mengakui bahwa sebelum laga ini Coventry sempat tampil terlalu banyak bermain langsung dan kurang mengembangkan permainan. Karena itu, ia mengubah pendekatan dengan menurunkan Matt Grimes agar terlibat dalam lini belakang dan meminta Jack Rudoni, Brandon Thomas-Asante, serta Ephron Mason-Clark bergerak di antara lini pertahanan Nottingham Forest yang memiliki bek bertubuh besar.
Ia menilai babak pertama berjalan baik, tetapi mempertanyakan apakah timnya memiliki keyakinan untuk mencetak gol. Pesan itulah yang ia sampaikan kepada para pemain saat jeda, dan Dasilva kemudian tampil sebagai pembeda.
Dampak bagi Nottingham Forest dan Coventry
Kekalahan ini membuat Nottingham Forest tertahan di posisi ke-13 klasemen sementara Premier League. Hasil buruk tersebut menambah tekanan bagi Glasner, terutama karena timnya kembali gagal memanfaatkan peluang di depan gawang sendiri. Coventry, sebaliknya, akhirnya memecahkan kebuntuan setelah kalah pada empat laga pembuka, termasuk kekalahan 5-0 dari Brighton di kandang.
Kemenangan Coventry juga menjadi sinyal bahwa tim promosi ini mulai menemukan pola permainan yang cocok di Premier League. Lampard menegaskan bahwa setiap poin di liga ini harus diperjuangkan, dan kemenangan di City Ground menjadi cetak biru bagi para pemainnya untuk melanjutkan performa serupa.
Bagi Nottingham Forest, pertanyaan besar kini muncul soal konsistensi dan efektivitas lini serang. Dua gol yang dianulir VAR dalam beberapa pekan terakhir menunjukkan bahwa tim ini kerap berada di posisi sulit dalam momen-momen krusial. Glasner dituntut segera menemukan solusi sebelum jarak dengan tim-tim papan atas semakin melebar.
Sementara itu, Coventry akan berusaha membangun momentum dari kemenangan ini. Lampard mengingatkan para pemainnya untuk tidak cepat puas, karena perjalanan musim masih panjang dan setiap pertandingan akan menjadi ujian tersendiri. Laga berikutnya akan menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk membuktikan arah perkembangan mereka masing-masing.
