Wamen Nezar Apresiasi Pahlawan Perbatasan di HUT Ke-3 Sin Po TV

Wamen Nezar Apresiasi Pahlawan Perbatasan di HUT Ke-3 Sin Po TV
Wamen Nezar Apresiasi Pahlawan Perbatasan di HUT Ke-3 Sin Po TV

Cakrawala News – 21 Oktober 2026 | Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria mengapresiasi para pekerja di wilayah perbatasan yang tetap mengabdi kepada Indonesia di tengah berbagai tantangan dan keterbatasan. Apresiasi itu disampaikan dalam acara puncak Hari Ulang Tahun ke-3 sin po tv bertema “ME3NYALA UNTUK INDONESIA” di Studio 5 Emtek City, Daan Mogot, Jakarta Barat, pada Minggu (18/10/2026).

Dalam acara tersebut, tiga pekerja menerima Penghargaan Pahlawan Perbatasan sebagai representasi dari puluhan ribu masyarakat yang bekerja di wilayah terluar Indonesia. Nezar menilai kisah pengabdian mereka perlu diangkat agar publik memahami tantangan yang dihadapi sekaligus kontribusi mereka dalam menjaga semangat Indonesia.

“Di sini hadir tiga dari puluhan ribu para pahlawan lain yang bekerja di perbatasan,” ujar Nezar dalam acara tersebut.

Menurut Nezar, para penerima penghargaan bukan satu-satunya sosok yang menjalankan tugas di wilayah perbatasan. Mereka merupakan bagian dari masyarakat yang terus berkontribusi bagi Indonesia melalui peran masing-masing, meskipun menghadapi berbagai keterbatasan.

Tiga Penerima Penghargaan

Adapun tiga penerima Penghargaan Pahlawan Perbatasan dalam acara itu adalah Kasat Binmas Polres Paniai Polda Papua Tengah Ipda Lalu Hiskam Anady; Danyonif 741/GN yang juga Dansatgas Pamtas RI–Timor Leste Letkol Inf Sy. Gafur Thalib; serta pegawai KPID Nusa Tenggara Barat Dewi Irawati.

Nezar menegaskan, dedikasi para pekerja perbatasan menjadi pengingat bahwa menjaga semangat Indonesia membutuhkan kontribusi masyarakat dari berbagai wilayah. Pengabdian itu juga dijalankan oleh mereka yang bekerja dalam kondisi dan keterbatasan yang tidak selalu diketahui publik.

Ia menilai kisah para pekerja perbatasan perlu mendapat perhatian agar masyarakat dapat melihat lebih dekat tantangan yang mereka hadapi. Dengan demikian, publik dapat memahami arti pengabdian sekaligus melihat beragam bentuk kontribusi masyarakat di wilayah terluar Indonesia.

“Kami juga memberikan apresiasi yang tinggi untuk Sin Po TV atas langkah mulia membuka mata kita semua untuk melihat bagaimana mereka yang bekerja di perbatasan, yang mungkin jarang kita ketahui, menghadapi berbagai tantangan dengan segala macam keterbatasan, tetapi semangat tetap menyala untuk Indonesia,” kata Nezar.

Lebih lanjut, Nezar berharap inisiatif tersebut dapat menginspirasi berbagai pihak untuk terus berkontribusi bagi Indonesia melalui peran dan tanggung jawab masing-masing.

“Apa yang dilakukan oleh Sin Po TV bisa menjadi inspirasi juga bagi kita semua untuk melihat bahwa negeri kita begitu luas, begitu besar, dan membutuhkan kerja yang ikhlas, kerja yang tulus untuk membuat Indonesia hebat,” ungkapnya.

Pengabdian di Pedalaman Papua Tengah

Salah satu penerima penghargaan, Ipda Lalu Hiskam Anady, meraih penghargaan nasional kategori Pahlawan Perbatasan atas dedikasinya membina masyarakat di wilayah pedalaman Papua Tengah. Penghargaan itu menjadi bentuk apresiasi atas pengabdian personel Polri yang menjalankan tugas di wilayah dengan tantangan geografis dan sosial.

Pengakuan tersebut menyoroti pentingnya peran aparatur negara dalam menghadirkan pelayanan yang dekat dengan masyarakat, termasuk di kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Pengabdian di wilayah pedalaman tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan tugas keamanan, tetapi juga mencakup upaya membangun komunikasi, memberikan edukasi, dan menumbuhkan kepercayaan masyarakat.

Pendekatan humanis itu antara lain tercermin dalam kegiatan edukasi keselamatan berlalu lintas bagi anak-anak di Terminal Madi, Kabupaten Paniai, pada 12 Oktober 2026. Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diperkenalkan pada dasar-dasar keselamatan di jalan melalui metode belajar sambil bermain, mulai dari mewarnai gambar polisi dan kendaraan hingga praktik menyeberang jalan secara aman.

Media Arus Utama sebagai Penjernih Informasi

Pada kesempatan yang sama, Nezar juga menegaskan pentingnya peran media arus utama dalam menjaga kualitas informasi publik di tengah maraknya hoaks, disinformasi, dan misinformasi di media sosial. Menurutnya, media profesional perlu menjadi sumber informasi tepercaya agar masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.

“Sin Po TV dan media-media arus utama yang lain bisa berdiri dengan tegak untuk bisa menjadi rumah penjernih informasi,” ujar Nezar saat bertemu awak media seusai peringatan HUT ke-3 Sin Po TV.

Ia menjelaskan, perkembangan teknologi dan media sosial telah mengubah lanskap komunikasi. Masyarakat kini dapat berperan sebagai produsen sekaligus konsumen informasi. Kondisi itu menuntut media tetap berpegang pada kode etik dan prinsip jurnalisme profesional untuk menjaga ekosistem informasi yang sehat.

Nezar menyoroti kebiasaan masyarakat yang semakin banyak mengakses informasi melalui media sosial tanpa penyaringan memadai. Situasi tersebut meningkatkan risiko masyarakat terpapar hoaks, disinformasi, dan misinformasi.

“Masyarakat lebih banyak menerima informasi dari media sosial tanpa filter sehingga kita melihat ada banyak korban hoaks, ada juga yang rentan menjadi korban disinformasi dan misinformasi,” ungkapnya.

Komitmen Menjangkau Wilayah 3T

Direktur Utama Sin Po TV Ariawan mengatakan, selama tiga tahun mengudara pihaknya terus berupaya menyajikan informasi bagi masyarakat luas, termasuk mereka yang bermukim di kawasan 3T.

“Semangat kami adalah menjangkau pelosok negeri agar informasi dapat tersampaikan dengan baik. Komitmen menjangkau wilayah 3T tidak hanya untuk menyebarkan informasi, tetapi juga mengangkat berbagai peristiwa dan kontribusi masyarakat yang selama ini luput dari perhatian media,” jelas Ariawan.

Ia menambahkan, masih banyak individu yang bekerja dan mengabdi untuk bangsa, tetapi kiprahnya belum banyak tersorot luas. Momentum HUT ke-3 pun dimanfaatkan Sin Po TV untuk memberikan apresiasi kepada figur-figur inspiratif tersebut.

Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni mengapresiasi perjalanan tiga tahun Sin Po TV dalam menghadirkan informasi kepada masyarakat. Ia berharap stasiun televisi itu terus menjaga akurasi dan kepercayaan publik, sekaligus memperluas jangkauan pemberitaan hingga ke pelosok negeri.

“Selamat ulang tahun ke-3 Sin Po TV. Teruslah menjadi media televisi yang memberikan informasi akurat dan tepercaya,” ujar Andra Soni.

Acara tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Hak Asasi Manusia Mugiyanto, Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Maulana Bungaran, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa, Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Helvi Yuni Moraza, Gubernur Banten Andra Soni, serta Wakil Ketua DPD RI Yorrys Raweyai.

Melalui rangkaian perayaan ini, Sin Po TV tidak hanya menandai perjalanan tiga tahun mengudara, tetapi juga mendorong perhatian publik terhadap pengabdian masyarakat di wilayah terluar. Di sisi lain, tantangan menjaga akurasi informasi di tengah derasnya arus media sosial tetap menjadi pekerjaan rumah bersama bagi media arus utama.

Exit mobile version