Hukum  

Ayah di Boyolali Tewas Diduga Dianiaya Anak ODGJ, Warga Mendengar Teriakan Minta Tolong

Ayah di Boyolali Tewas Diduga Dianiaya Anak ODGJ, Warga Mendengar Teriakan Minta Tolong
Ayah di Boyolali Tewas Diduga Dianiaya Anak ODGJ, Warga Mendengar Teriakan Minta Tolong

Cakrawala News – 04 November 2026 | Rumah tradisional berdinding kayu di Boyolali jadi saksi bisu dugaan anak aniaya ayah hingga tewas. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu pagi, 31 Oktober 2026, ketika seorang pria berinisial JS diduga memukuli ayahnya, Subar, hingga korban meninggal dunia. Kasus ini pertama kali terungkap setelah tetangga mendengar suara gaduh dari dalam rumah korban sekitar pukul 05.20 WIB.

Kepolisian Resor Boyolali menyatakan bahwa JS, yang disebut mengalami gangguan jiwa, kini telah diamankan. Kasat Reskrim Polres Boyolali, AKP Joni Aryanto, menjelaskan kronologi kejadian berdasarkan keterangan para saksi di lokasi.

Saksi mendengar kegaduhan dan korban teriak minta tolong ‘Tulung-tulung Ya Allah’. Kemudian saksi mengintip dari lubang sela-sela dinding rumah. Pada saat itu korban sudah terlentang dan JS memukul kaki korban untuk memastikan apakah korban sudah meninggal apa belum

Menurut Joni, penganiayaan berlangsung di sisi kanan rumah korban. Salah seorang tetangga yang menyaksikan kejadian itu langsung memanggil warga lain dan melapor ke ketua RT setempat. Warga pun berdatangan untuk memberikan pertolongan.

Warga Melihat Korban Diseret ke Belakang Rumah

Dalam keterangannya, Joni menyebut sejumlah saksi sempat kembali mengintip dari jendela rumah dan melihat korban diseret ke bagian belakang rumah. Informasi itu semakin memicu kepanikan warga di lingkungan tersebut.

Ketika warga berdatangan ke lokasi, JS berusaha melarikan diri ke arah pekarangan rumah. Warga sekitar langsung mengejar dan berhasil mengamankan pelaku sebelum menyerahkannya ke pihak kepolisian. JS kemudian dibawa ke Polsek untuk proses lebih lanjut.

Polisi mengungkap bahwa alat yang digunakan untuk menganiaya korban adalah sebuah batu. Batu tersebut telah diamankan sebagai barang bukti. “Alat yang digunakan (untuk menganiaya) satu buah batu,” ujar Joni.

Pelaku Disebut Mengalami Gangguan Jiwa

Polisi menyatakan bahwa JS, pelaku yang tega memukuli ayahnya menggunakan batu, ternyata mengalami gangguan jiwa atau ODGJ. Kondisi kejiwaan pelaku menjadi salah satu hal yang akan didalami dalam penyelidikan lebih lanjut.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai status hukum lanjutan terhadap JS, termasuk apakah pelaku akan menjalani pemeriksaan kejiwaan atau proses hukum lainnya. Kepolisian masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi dan barang bukti untuk melengkapi penyelidikan.

Peristiwa ini menambah daftar kasus kekerasan dalam keluarga yang melibatkan anggota keluarga dengan gangguan jiwa. Rumah tradisional berdinding kayu di Boyolali jadi saksi bisu dugaan anak aniaya ayah hingga tewas, sekaligus mengingatkan pentingnya perhatian terhadap kondisi kesehatan mental anggota keluarga di lingkungan sekitar.

Warga setempat mengaku tidak menyangka kejadian tersebut berlangsung di lingkungan mereka. Suara teriakan korban yang meminta pertolongan menjadi awal terungkapnya kasus ini, sebelum akhirnya warga berhasil mengamankan pelaku.

Kasus ini juga menjadi perhatian bagi aparat desa dan warga untuk lebih peka terhadap kondisi warga yang mengalami gangguan jiwa, terutama yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain di sekitarnya.

Hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian belum merinci hasil pemeriksaan terhadap pelaku maupun rencana lanjutan penanganan kasus. Rumah tradisional berdinding kayu di Boyolali jadi saksi bisu dugaan anak aniaya ayah hingga tewas, dan penyelidikan masih terus berjalan untuk mengungkap seluruh fakta di balik peristiwa ini.

Exit mobile version