Energi  

BESS Lile di Chile Mulai Beroperasi, Engie Manfaatkan Infrastruktur Batu Bara Pensiun

BESS Lile di Chile Mulai Beroperasi, Engie Manfaatkan Infrastruktur Batu Bara Pensiun
BESS Lile di Chile Mulai Beroperasi, Engie Manfaatkan Infrastruktur Batu Bara Pensiun

Cakrawala News – 19 Oktober 2026 | Engie Chile mengumumkan bahwa proyek penyimpanan energi baterai mandiri BESS Lile di Kompleks Energi Mejillones, kawasan Antofagasta, Chile, telah memasuki tahap operasi komersial. Fasilitas dengan kapasitas 142 MW/802 MWh ini menjadi salah satu proyek penyimpanan baterai skala besar yang memanfaatkan kembali infrastruktur pembangkit batu bara yang telah dipensiunkan, dan menandai langkah penting dalam transisi energi di negara tersebut.

BESS Lile memiliki durasi pengosongan sekitar lima jam dan merupakan investasi senilai sekitar US$174 juta. Fasilitas ini terdiri dari 160 kontainer baterai serta 40 unit pendukung kelistrikan. Menurut keterangan Engie, proyek tersebut telah memperoleh otorisasi dari Koordinator Listrik Nasional Chile pada 25 September dan terhubung langsung ke jaringan nasional.

Sistem ini berfungsi menyimpan listrik untuk disalurkan sesuai kebutuhan sistem, sehingga membantu menjaga kestabilan pasokan sekaligus mendukung integrasi energi terbarukan yang sifatnya intermiten. Kehadiran BESS Lile dinilai relevan bagi Chile yang terus memperluas bauran energi bersihnya.

Memanfaatkan Kembali Infrastruktur Batu Bara

Salah satu aspek menonjol dari proyek ini adalah pemanfaatan kembali infrastruktur yang sudah ada di kompleks Mejillones. Infrastruktur tersebut semula ditujukan untuk perluasan pembangkit termal, mencakup gardu interkoneksi, area internal, dan jalan akses. Dengan pendekatan ini, Engie tidak perlu membangun sejumlah fasilitas pendukung dari nol.

Pengoperasian BESS Lile melengkapi tahap pertama konversi kompleks tersebut. Engie memutuskan untuk menghentikan operasi unit batu bara CTM1 dan CTM2 pada 31 Desember 2025, setelah keduanya beroperasi hampir tiga dekade. Keputusan itu menjadi bagian dari peralihan perusahaan menuju portofolio pembangkit yang lebih bersih.

Langkah serupa juga terlihat dari rekam jejak Engie di Chile sepanjang 2026. Perusahaan telah mengoperasikan secara komersial lima sistem penyimpanan baterai di negara itu, sehingga total kapasitas baterai operasionalnya di Chile mencapai 803 MW. Angka tersebut menunjukkan perluasan peran penyimpanan energi dalam strategi perusahaan.

Mengapa Penyimpanan Baterai Semakin Penting

Penyimpanan energi berbasis baterai kian menjadi komponen kunci dalam sistem kelistrikan modern. Ketika pasokan dari pembangkit terbarukan melimpah, kelebihan listrik dapat disimpan dan kemudian dilepas saat permintaan meningkat atau ketika pasokan menurun. Pola ini membantu mengurangi ketergantungan pada pembangkit berbahan bakar fosil yang fleksibel.

Dalam konteks Chile, pemanfaatan infrastruktur jaringan yang sudah ada turut mempercepat pengembangan proyek. Koneksi langsung ke jaringan nasional memungkinkan fasilitas penyimpanan beroperasi secara terintegrasi dengan kebutuhan sistem, bukan sebagai unit yang berdiri sendiri.

Selain itu, kapasitas 142 MW dengan durasi sekitar lima jam memberikan fleksibilitas operasional yang lebih besar dibandingkan penyimpanan berdurasi pendek. Kombinasi kapasitas daya dan energi ini memungkinkan fasilitas merespons variasi permintaan dalam rentang waktu yang lebih panjang.

Transisi Energi dan Konteks Global

Proyek BESS Lile mencerminkan tren yang lebih luas di sektor energi, yaitu konversi lokasi pembangkit fosil menjadi pusat penyimpanan energi. Pendekatan ini memungkinkan perusahaan memanfaatkan lahan, gardu, dan akses jalan yang telah tersedia, sekaligus mengurangi kebutuhan pembangunan infrastruktur baru.

Bagi Engie, pengoperasian fasilitas ini memperkuat posisinya dalam pasar penyimpanan energi di Chile. Dengan total kapasitas baterai operasional mencapai 803 MW, perusahaan memiliki landasan untuk mendukung pertumbuhan energi terbarukan di negara tersebut.

Meski demikian, pengembangan penyimpanan baterai tetap bergantung pada sejumlah faktor, termasuk kerangka regulasi, kepastian pendapatan, serta kesiapan jaringan. Otorisasi dari Koordinator Listrik Nasional Chile menjadi prasyarat penting sebelum fasilitas dapat beroperasi secara komersial.

Ke depan, perhatian akan tertuju pada bagaimana BESS Lile berkontribusi terhadap kestabilan sistem kelistrikan Chile dan sejauh mana model pemanfaatan kembali infrastruktur batu bara ini dapat direplikasi di lokasi lain. Keberhasilan proyek ini berpotensi menjadi rujukan bagi pengembang energi yang ingin mengonversi aset fosil menjadi fasilitas penyimpanan modern.

Dengan kapasitas besar dan pendekatan pemanfaatan aset yang efisien, BESS Lile menegaskan bahwa transisi energi tidak selalu berarti membangun dari awal. Di Mejillones, infrastruktur yang dahulu melayani pembangkit batu bara kini berperan mendukung penyimpanan listrik untuk sistem yang lebih bersih.

Exit mobile version