Leverkusen Vs Freiburg: Maza Tiru Aksi Wirtz, Schick Cetak Rekor Gol

Leverkusen Vs Freiburg: Maza Tiru Aksi Wirtz, Schick Cetak Rekor Gol
Leverkusen Vs Freiburg: Maza Tiru Aksi Wirtz, Schick Cetak Rekor Gol

Cakrawala News – 19 Oktober 2026 | Duel leverkusen vs Freiburg di Bundesliga berakhir dengan kemenangan 2-1 bagi Bayer Leverkusen di BayArena, Minggu (19/10/2026). Kemenangan ini lahir dari penampilan apik Ibrahim Maza dan torehan rekor Patrik Schick, sekaligus memberi SC Freiburg kekalahan pertamanya di musim ini dan merenggut status pemuncak klasemen dari tangan tim tamu.

Laga berlangsung di bawah pengawasan Bundestrainer Jürgen Klopp. Kemenangan ini menjadi kemenangan kompetitif kelima beruntun bagi pasukan Carles Martínez dan mengukuhkan posisi mereka di empat besar dengan 13 poin, menyamai perolehan Freiburg yang sebelumnya tak terkalahkan.

Sempat Tertinggal, Leverkusen Bangkit

Pertandingan sempat terganggu di awal. Suporter Freiburg di tribun tamu menembakkan petasan roket yang meledak di atas lapangan, disertai nyala kembang api dan lemparan bola tenis ke rumput. Setelah pertandingan dilanjutkan beberapa menit kemudian, Leverkusen justru kesulitan menemukan ritme dan langsung dihukum.

Kesalahan posisi kapten Edmond Tapsoba dimanfaatkan Jan-Niklas Beste di sayap kanan. Umpan silangnya diselesaikan Derry Scherhant, pemain yang disebut menjadi salah satu fokus pengamatan Klopp, dengan bola melewati sela kaki kiper Mark Flekken pada menit ke-14.

Leverkusen tak lama terpukul. Pada menit ke-19, Maza menyamakan kedudukan lewat penyelesaian dengan bagian luar kaki setelah rangkaian kombinasi bersama Schick dan Moussa Diaby. Sejak itu, tim tuan rumah tampil lebih dominan dan hanya memberi sedikit ruang kepada lini serang Freiburg.

Peluang terbaik Leverkusen di babak pertama datang dari Schick, tetapi sundulannya setelah situasi bola mati membentur tiang kiri gawang pada menit ke-40.

Maza Meniru Momen Legendaris Wirtz

Momen paling menarik terjadi pada menit ke-72. Maza menggiring bola di ruang sempit, melewati Yannik Engelhardt, Niklas Beste, dan Jordy Makengo, lalu mengirim umpan yang dengan sengaja diarahkan melewati sela kaki Makengo. Schick menyelesaikannya menjadi gol kemenangan pada menit ke-76.

Aksi itu mengingatkan banyak pihak pada gol Florian Wirtz yang dinobatkan sebagai salah satu gol terbaik tahun 2023, ketika ia melewati Nicolas Höfler dan sebagian lini belakang Freiburg di area yang sama. Manajer Leverkusen, Simon Rolfes, mengakui kemiripan tersebut dengan nada bercanda bahwa timnya sudah pernah memiliki pemain seperti itu.

“Schicki dan saya punya kimia yang super,” kata Maza kepada DAZN. Ia mengakui aksinya sedikit kurang ajar, tetapi menilai hal itu wajar karena ia terbiasa bermain di lapangan beton sejak kecil di Berlin.

Schick menyebut kerja sama dengan Maza begitu cepat terbangun. “Semakin lama kami bermain bersama, semakin baik kami saling memahami. Berjalan luar biasa bersamanya,” ujarnya.

Bagi Schick, gol itu istimewa. Ia menjadi pemain Bayer Leverkusen pertama yang mencetak gol di enam pertandingan pembuka Bundesliga dalam satu musim. Rolfes memuji kontribusi striker asal Republik Ceko itu, terutama kerja kerasnya saat tim kehilangan bola, dan menilai Schick sangat terbantu ketika memiliki rekan yang kuat dalam kombinasi.

Wirtz, Kreta, dan Agenda Berikutnya

Maza datang dari Berlin pada musim panas 2025 sebagai pemain yang sempat dijuluki penerus Wirtz, meski manajemen Leverkusen berusaha menghindari perbandingan tersebut. Seiring waktu, perbandingan itu tak lagi dianggap mengganggu. Selain kemampuan menggiring bola, keduanya disebut memiliki pandangan bermain yang mementingkan tim di atas segalanya.

Pelatih Carles Martínez diprediksi bakal menjadikan koneksi Schick-Maza sebagai senjata penting ke depan. Leverkusen akan menghadapi OFI Kreta di Liga Europa pada Kamis (22/10/2026) untuk mengejar kemenangan ketiga, lalu bertandang ke markas TSG Hoffenheim di Bundesliga tiga hari berselang.

Di sisi lain, pelatih Freiburg, Julian Schuster, menilai lini belakangnya bermain buruk saat menghadapi giringan Maza, meski secara umum menilai timnya tampil tidak buruk dalam lawatan tersebut. Kekalahan ini membuat Freiburg turun dari posisi puncak dan menjadi ujian pertama bagi konsistensi mereka musim ini.

Bagi Leverkusen, hasil leverkusen vs Freiburg ini menjadi sinyal bahwa tim asuhan Martínez mulai menemukan bentuk permainan setelah awal musim yang kurang mulus. Kombinasi Maza dan Schick akan menjadi hal yang layak dinantikan pada laga-laga berikutnya.

Exit mobile version