Cristiano Ronaldo Bongkar Konflik dengan Jorge Jesus, Sebut Dua Kali Ingkar Janji

Cristiano Ronaldo Bongkar Konflik dengan Jorge Jesus, Sebut Dua Kali Ingkar Janji
Cristiano Ronaldo Bongkar Konflik dengan Jorge Jesus, Sebut Dua Kali Ingkar Janji

Cakrawala News – 07 Oktober 2026 | Cristiano Ronaldo bongkar konflik dengan Jorge Jesus, pelatih Portugal 2 kali ingkari janji. Kapten Timnas Portugal itu mengungkapkan kekecewaannya melalui pernyataan panjang di media sosial setelah memutuskan meninggalkan pemusatan latihan Portugal di tengah jeda internasional. Perselisihan ini mencuat setelah Ronaldo tidak dimainkan saat Portugal mengalahkan Norwegia 2-1 di Oslo pada ajang UEFA Nations League A 2026/2027.

Kabar mengenai konflik tersebut pertama kali dilaporkan ESPN dengan mengutip sejumlah sumber. Dalam pernyataannya, Ronaldo mengaku telah dua kali merasa dibohongi oleh Jorge Jesus. Kejadian pertama terjadi ketika dirinya tidak dimainkan dalam pertandingan melawan Norwegia, meski sebelumnya dijanjikan mendapat kesempatan bermain selama 30 menit.

Ronaldo kemudian menuding Jesus kembali tidak menepati perkataannya. Sang pelatih disebut berjanji akan menyampaikan permintaan maaf dalam konferensi pers menjelang pertandingan berikutnya menghadapi Denmark. Ronaldo juga mengatakan Jesus telah melanggar sejumlah kesepakatan yang sebelumnya mereka bicarakan secara personal setelah dirinya tidak diturunkan saat menghadapi Norwegia.

Kronologi Perselisihan

Perselisihan bermula setelah Ronaldo tampil dalam kemenangan Portugal 1-0 atas Wales. Tiga hari kemudian, dia hanya menjadi pemain cadangan saat Portugal menang 2-1 di markas Norwegia. Situasi tersebut kemudian memicu pertemuan antara Ronaldo, Jorge Jesus, dan Presiden Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) Pedro Proenca.

Sebelumnya, Jesus menjelaskan Ronaldo sempat diberi kemungkinan tampil di Norwegia, tetapi akhirnya tidak dimainkan karena dinilai bukan waktu yang tepat untuk menurunkannya. Persoalan tidak selesai setelah pertemuan tersebut. Ronaldo kemudian meninggalkan kamp Portugal menjelang kemenangan 4-2 atas Denmark.

Setelah kepergiannya diumumkan, dia berjanji akan menjelaskan alasan sebenarnya kepada publik Portugal. Satu pekan setelah konflik tersebut mencuat, Ronaldo akhirnya memberikan versinya melalui pernyataan sepanjang 673 kata di kanal Instagram pribadinya pada Rabu, 7 Oktober 2026.

Delapan Poin Kesepakatan

Dalam pernyataannya, Cristiano Ronaldo bongkar konflik dengan Jorge Jesus, pelatih Portugal 2 kali ingkari janji, dengan mengungkap delapan poin kesepakatan yang semestinya disampaikan dalam konferensi pers Timnas Portugal, tetapi tak pernah dibicarakan sesuai rencana. Delapan poin itu menjadi pemicu Ronaldo meninggalkan pemusatan latihan Portugal.

Delapan poin tersebut sebenarnya disiapkan untuk meluruskan persoalan Ronaldo setelah tidak dimainkan melawan Norwegia meski diminta bersiap tampil selama 30 menit. Ronaldo mengatakan dokumen singkat berisi delapan poin itu sudah dia validasi dan kemudian diserahkan kepada Jorge Jesus atas permintaan sang pelatih.

Poin pertama menyebut Jorge Jesus sendiri yang mengusulkan rencana untuk Ronaldo bersama Timnas Portugal musim tersebut setelah pembicaraan panjang dan serius. Poin kedua menegaskan Jorge Jesus memahami kecintaan Ronaldo kepada tim nasional sekaligus pengaruh besar sang kapten selama 24 tahun membela Portugal.

Poin ketiga menyatakan rencana yang diajukan Jorge Jesus sudah diterima Ronaldo, sedangkan poin keempat menegaskan Ronaldo tidak pernah mempertanyakan keputusan sang pelatih dan tetap bersikap profesional.

Rencana Pensiun dan Permintaan FPF

Dalam pernyataan tersebut, Ronaldo juga mengungkap rencana awal untuk pensiun dari sepak bola internasional setelah Piala Dunia 2026. Ia bahkan telah menyiapkan surat perpisahan untuk disampaikan kepada masyarakat Portugal. Namun, dalam perjalanan pulang dari Amerika Serikat, Presiden FPF Pedro Proenca memintanya mempertimbangkan kembali keputusan itu karena masih membutuhkan jasanya.

Sebelum Jorge Jesus ditunjuk sebagai pelatih Portugal, Ronaldo mengaku telah dimintai pendapat mengenai tokoh yang tepat. Dia menilai Jesus sebagai pilihan tepat dan mengaku senang ketika FPF memercayai mantan pelatihnya di Al Nassr tersebut. Setelah ditetapkan, Jesus bertemu Ronaldo di Cidade do Futebol untuk membicarakan rencana penggunaannya di Timnas Portugal, termasuk pengaturan menit bermain demi menjaga kondisi fisiknya.

Dalam pembicaraan itu, Jesus disebut sempat menyarankan Ronaldo tidak ikut dalam perjalanan ke Norwegia dan Denmark dalam UEFA Nations League A 2026/2027, tetapi Ronaldo menolaknya karena merasa tidak pantas meninggalkan Portugal ketika bertandang.

Ancaman Sanksi dan Masa Depan

Setelah tidak dimainkan dalam laga melawan Norwegia pada 27 September lalu, Ronaldo memutuskan meninggalkan pemusatan latihan Portugal. Ia kemudian tidak ambil bagian ketika Portugal meraih kemenangan 4-1 atas Denmark dan menang 2-1 atas Norwegia pada pertandingan terakhir. Ronaldo selanjutnya langsung kembali ke Madrid, lalu bergabung kembali dengan klubnya, Al Nassr, di Arab Saudi.

Dampak dari pernyataan pedasnya, Ronaldo terancam sanksi berat dari Portugal. Menurut laporan media Portugal, A Bola, seperti dikutip Sportbible, penyerang berusia 41 tahun tersebut berpotensi menerima hukuman larangan bermain selama satu hingga enam bulan. Selain itu, ia juga berpotensi dikenai denda.

Situasi ini membuat hubungan Ronaldo dan Jesus menjadi sorotan. Jika kabar ultimatum itu benar, masa depan Ronaldo bersama timnas Portugal akan bergantung pada keberadaan Jesus di kursi pelatih. Sejauh ini, pintu Timnas Portugal disebut tetap terbuka, dengan Jorge Jesus menyerahkan keputusan akhir kepada Cristiano Ronaldo.

Yang perlu diperhatikan selanjutnya adalah bagaimana Federasi Sepak Bola Portugal menyikapi pernyataan Ronaldo dan apakah sanksi benar-benar dijatuhkan. Keputusan Ronaldo mengenai masa depannya di tim nasional juga masih menunggu kejelasan, termasuk apakah dirinya tetap mengenakan seragam Portugal selama Jorge Jesus masih menjabat sebagai pelatih.

Exit mobile version