Hukum  

Keluarga Korban Tabrak Lari Boyolali Sisir CCTV Radius 5 Km, Temukan Rekaman di Kanoman

Keluarga Korban Tabrak Lari Boyolali Sisir CCTV Radius 5 Km, Temukan Rekaman di Kanoman
Keluarga Korban Tabrak Lari Boyolali Sisir CCTV Radius 5 Km, Temukan Rekaman di Kanoman

Cakrawala News – 03 November 2026 | Keluarga korban tabrak lari di Boyolali sisir CCTV hingga radius 5 km, temukan rekaman di Kanoman [titlebase] sebagai upaya mengungkap pelaku kecelakaan yang menewaskan Nugroho (33), warga Dukuh Lemahbang, Desa Dibal, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali. Penelusuran rekaman kamera pengawas itu dilakukan setelah polisi belum juga menangkap pelaku tabrak lari yang terjadi di jalan depan Asrama Haji Donohudan (AHD), Boyolali, Rabu (28/10/2026) dini hari.

Nugroho meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara istrinya, Ika Andriyani, selamat meski mengalami syok. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pasangan suami istri itu diduga ditabrak sebuah mobil berwarna putih atau perak (silver) saat melaju dari arah barat menuju timur.

Kronologi Kejadian Dini Hari

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu Nugroho sedang mengantar istrinya yang hendak berangkat bekerja di SPPG. Keduanya mengendarai sepeda motor sendiri-sendiri, dengan Ika berada di depan dan Nugroho di belakang.

Kakak korban, Iwan Susilo (40), menuturkan bahwa mobil yang diduga menabrak melaju kencang dari arah berlawanan. Menurut keterangannya, mobil itu sebenarnya nyaris menabrak Ika, namun istri korban berhasil menghindar. Sialnya, Nugroho yang berada di belakang tidak sempat mengelak.

“Yang istrinya melaju di depan, yang adik saya di belakangnya. Sebenarnya sudah mau menabrak yang istrinya tapi bisa menghindar. Yang belakangnya adik saya itu tidak bisa menghindar. Kelihatannya meninggal di tempat,” kata Iwan saat ditemui di rumah duka.

Iwan menyebut kecelakaan itu terjadi ketika adiknya mengantar istri bekerja. Keduanya melaju dari arah barat menuju timur, dan diduga ditabrak kendaraan mobil dari arah berlawanan. Ia berharap polisi segera mengungkap kasus tersebut.

Rekaman CCTV dan Saksi di Lokasi

Salah seorang pedagang di sekitar lokasi, Zuhriyah, mengaku mendengar suara keras dari jalan sekitar pukul 03.00 WIB. Ia tidak melihat langsung kejadian karena berada di dalam ruangan tempat berjualan.

“Itu habis suara duar begitu ada yang teriak ‘bapak, ibu tolong, tolong’ terus pada keluar semua,” ujar Zuhriyah kepada wartawan.

Setelah keluar, Zuhriyah melihat seorang perempuan memegang laki-laki yang terkapar di jalan. Menurut informasi yang diterimanya, sepeda motor yang dikendarai korban laki-laki berjenis matic seperti Scoopy berwarna merah rusak, sedangkan perempuan membawa motor Supra yang tampak lebih tua.

Dari keterangan warga, mobil yang diduga menabrak disebut berwarna putih atau silver dan melaju dengan kecepatan tinggi dari arah timur. Hingga kini, identitas maupun pelat nomor kendaraan tersebut belum diketahui.

Polisi Masih Memburu Pelaku

Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra sebelumnya menyatakan polisi masih menyelidiki kasus tersebut dan memburu pelaku. Penyidik telah memeriksa sejumlah saksi dan melakukan penelusuran rekaman CCTV di sekitar tempat kejadian perkara.

Upaya keluarga korban menyisir rekaman kamera pengawas hingga radius 5 km menjadi bagian dari ikhtiar mempercepat pengungkapan kasus. Temuan rekaman di kawasan Kanoman diharapkan dapat membantu penyidik memetakan pergerakan kendaraan pelaku sebelum dan sesudah kejadian.

Nugroho meninggalkan seorang istri dan seorang anak bernama Arvino Nazril Rasyad. Jenazah korban telah dimakamkan pada Rabu siang sekitar pukul 11.00 WIB. Sementara Ika dilaporkan tidak mengalami luka fisik, tetapi masih mengalami syok akibat peristiwa tersebut.

Harapan Keluarga

Keluarga berharap kasus tabrak lari ini segera tuntas dan pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya. Mereka juga meminta masyarakat yang memiliki informasi atau rekaman terkait insiden tersebut untuk membantu proses penyelidikan.

Peristiwa ini menambah daftar kecelakaan lalu lintas di wilayah Boyolali yang menimbulkan korban jiwa. Penelusuran rekaman CCTV oleh keluarga korban tabrak lari di Boyolali sisir CCTV hingga radius 5 km, temukan rekaman di Kanoman [titlebase] menjadi langkah penting untuk mendorong percepatan pengungkapan kasus, sekaligus pengingat akan pentingnya keselamatan berkendara di jalan raya.

Exit mobile version