Cakrawala News – 20 September 2026 | Persaingan papan atas klasemen MotoGP 2026 berubah setelah balapan di Sirkuit Red Bull Ring, Austria, pada Minggu (20/9/2026) malam WIB. Kemenangan Pedro Acosta menjadi satu-satunya perubahan posisi di antara enam pembalap teratas sebelum balapan, sementara Jorge Martin tetap memimpin dan justru memperlebar jaraknya atas Marc Marquez.
Pembalap Red Bull KTM itu menuntaskan 28 lap dengan catatan waktu 42 menit 16,996 detik. Tambahan 25 poin dari kemenangan tersebut membuat koleksi Acosta melonjak dari 209 poin menjadi 234 poin.
Hasil itu mengangkat Acosta naik dua posisi ke urutan keempat klasemen. Ia melewati Fabio Di Giannantonio dan Ai Ogura yang sebelumnya menempati posisi keempat dan kelima.
Martin Perlebar Jarak dari Marquez
Di puncak klasemen, Jorge Martin tetap tak tergeser. Pembalap Aprilia Racing itu finis kedua dan mengamankan tambahan 20 poin sehingga totalnya menjadi 306 poin.
Marc Marquez juga masih berada di posisi kedua, tetapi hanya memperoleh 11 poin setelah finis kelima. Koleksinya kini 294 poin.
Selisih keduanya yang sebelumnya hanya tiga poin melebar menjadi 12 poin. Pada balapan ini, tambahan poin Martin lebih besar sembilan angka dibandingkan Marquez.
Marco Bezzecchi tetap menempati posisi ketiga dengan 264 poin setelah podium ketiga memberinya tambahan 16 poin. Jarak Bezzecchi dengan Martin kini 42 poin, bertambah dari 38 poin sebelum balapan.
Di Giannantonio dan Ogura Turun Posisi
Perubahan posisi di bawah Acosta terjadi karena perolehan poin kedua pembalap di depannya jauh lebih kecil. Fabio Di Giannantonio hanya mendapat tujuh poin setelah finis kesembilan, sehingga totalnya menjadi 230 poin dan turun satu posisi ke urutan kelima.
Ai Ogura memperoleh 13 poin dari finis keempat dan kini mengoleksi 222 poin. Meski menambah poin, ia juga turun satu posisi ke urutan keenam.
Dengan demikian, lima besar klasemen MotoGP 2026 saat ini diisi Jorge Martin (306 poin), Marc Marquez (294), Marco Bezzecchi (264), Pedro Acosta (234), dan Fabio Di Giannantonio (230).
Jalannya Balapan di Red Bull Ring
Acosta memulai balapan dari posisi ketiga. Ia bergerak cepat dan pada lap kedua sudah naik ke posisi ketiga setelah melewati Ai Ogura, lalu menyalip Bezzecchi pada lap keempat untuk mengambil posisi kedua.
Setelah terus menekan Martin, pembalap KTM itu akhirnya merebut posisi pertama pada lap kesembilan. Sejak saat itu Acosta mampu mempertahankan posisi terdepan hingga garis finis.
Martin tetap berada di posisi kedua, sementara Bezzecchi menjaga jarak di belakangnya. Memasuki lap-lap akhir, Bezzecchi bahkan semakin dekat dengan Martin dan nyaris menyalip rekan setimnya itu di tikungan pertama pada lap ke-25.
Hingga lap terakhir, posisi kedua tetap menjadi milik Martin. Acosta finis sebagai pemenang dengan keunggulan 1,017 detik atas Martin, sedangkan Bezzecchi menyelesaikan balapan 1,209 detik di belakang Acosta.
Marc Marquez menjalani balapan yang berliku. Start dari posisi kedua, ia turun ke posisi kelima setelah Acosta melakukan pergerakan di awal balapan. Marquez sempat mengambil kembali posisi keempat dari Ogura pada lap kesembilan, tetapi satu lap kemudian ia melebar di tikungan pertama dan kembali kehilangan posisi.
Binder kemudian melewatinya, sebelum Fermin Aldeguer juga naik ke posisi keenam pada lap ke-11. Marquez akhirnya bangkit pada paruh kedua balapan dengan melewati Binder dan Aldeguer untuk kembali ke posisi kelima.
Di luar perebutan kemenangan, Fabio Quartararo mengalami penurunan paling besar setelah finis di posisi ke-17.
Martin Sempat Hampir Kecelakaan di Sprint Race
Sehari sebelumnya, Jorge Martin memenangi Sprint Race MotoGP Austria 2026 pada Sabtu (19/9/2026). Pembalap Aprilia Racing itu mengungkapkan dirinya hampir mengalami kecelakaan dengan Marc Marquez saat manuver di lap pertama.
Martin yang keluar sebagai pole position sempat merosot ke posisi kedelapan di lap pembuka sprint sebelum akhirnya menang setelah Pedro Acosta terjatuh dari posisi terdepan di akhir balapan.
Dalam sprint tersebut, Martin memimpin di awal balapan setelah Tikungan 1, tetapi Marquez melancarkan manuver menyalip agresif dari sisi dalam di tikungan 2 dan memaksa pembalap Aprilia itu melebar.
Mengenai manuver tersebut, Martin mengatakan bahwa ia hampir mengalami kecelakaan, itulah sebabnya ia kehilangan banyak posisi. Meski demikian, ia menyebut manuver itu sebagai bagian dari balapan.
Saya rasa tidak ada yang bisa saya lakukan.
Pelita Air Bagikan Tiket Gratis MotoGP Mandalika 2026
Sementara itu, jelang seri berikutnya di Indonesia, Pelita Air menyiapkan rangkaian aktivasi menyambut Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang akan berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit pada 9-11 Oktober 2026.
Maskapai pelat merah itu menyebar 100 tiket nonton gratis MotoGP yang diselipkan secara acak di kantong kursi penerbangan pada periode 21-30 September 2026 melalui program Lucky Seat in the Air.
Selain itu, pada sejumlah penerbangan terpilih, awak kabin menggelar Quiz on Board dengan hadiah merchandise resmi hingga tiket nonton balapan di Mandalika.
Pelita Air juga membuka program paket perjalanan gratis ke Lombok untuk masyarakat umum pada 23-30 September 2026. Fasilitasnya mencakup tiket penerbangan pulang-pergi bersama Pelita Air hingga akses menonton dari tribun VIP Premier.
Direktur Utama Pelita Air, Faik Fahmi, menyatakan maskapai yang menghubungkan berbagai kota di Indonesia itu ingin turut menghadirkan akses dan pengalaman perjalanan yang mendukung momentum tersebut.
Kemeriahan aktivasi berlanjut di Pertamina Mandalika International Circuit selama akhir pekan balapan. Pengunjung dapat mendatangi area Pit Stop Pelita untuk mengabadikan momen di fasilitas photobooth, dengan kesempatan memenangkan tiket penerbangan pulang-pergi gratis ke berbagai destinasi domestik favorit di Indonesia.
Bagi Acosta, kemenangan di Austria menjadi modal penting untuk menempel ketat Bezzecchi di posisi ketiga. Sementara bagi Martin, hasil di Red Bull Ring memperkuat posisinya di puncak klasemen menjelang rangkaian balapan berikutnya, termasuk seri Mandalika yang tinggal menghitung pekan.






