Asian Para Games 2026 Resmi Dibuka, Kontingen Indonesia Curi Perhatian di Depan Kaisar Naruhito

Asian Para Games 2026 Resmi Dibuka, Kontingen Indonesia Curi Perhatian di Depan Kaisar Naruhito
Asian Para Games 2026 Resmi Dibuka, Kontingen Indonesia Curi Perhatian di Depan Kaisar Naruhito

Cakrawala News – 19 Oktober 2026 | Asian Para Games 2026 resmi dibuka, 45 kontingen bersatu dalam semangat inklusivitas dalam seremoni megah di Stadion Paloma Mizuho, Prefektur Aichi, Nagoya, Jepang, Minggu (18/10/2026) malam waktu setempat. Upacara pembukaan dipimpin langsung Kaisar Jepang Naruhito, yang menyatakan ajang multievent olahraga disabilitas terbesar se-Asia itu resmi digelar. Momentum ini sekaligus menjadi sejarah baru karena untuk pertama kalinya Jepang menjadi tuan rumah Asian Para Games.

Seremoni pembukaan mengusung slogan “We Are Beautiful Individuals”, pesan yang menegaskan bahwa keunikan setiap individu melampaui batas disabilitas, kebangsaan, dan budaya. Antusiasme publik sudah terasa sejak sekitar pukul 16.00 waktu setempat, ketika ribuan penonton memadati tribun stadion. Suasana berubah khidmat sekitar pukul 18.00 saat Kaisar Naruhito hadir di Presidential Box bersama Pangeran dan Putri Mahkota Akishino serta Presiden Asian Paralympic Committee (APC) Majid Rashed.

Kontingen Indonesia Jadi Sorotan

Di antara 45 kontingen yang melewati Welcome Gate, Kontingen Indonesia mencuri perhatian. Sebanyak 47 delegasi yang terdiri atas atlet, pelatih, dan tim chef de mission (CdM) berjalan anggun dengan busana khusus rancangan desainer Ivan Gunawan. Kostum tersebut mengangkat perpaduan motif Batik Sekar Jagat dan semangat kemenangan “Vijaya”.

Chef de Mission Kontingen Indonesia, Reda Manthovani, memastikan seluruh persiapan telah berjalan matang sebelum acara dimulai. Ia menyebut kostum yang dikenakan memiliki tema unik dan dibuat khusus oleh Ivan Gunawan, mulai dari baju, jaket, hingga sepatu.

“Kostum ini punya tema yang unik. Kostum ini dibuat khusus oleh desainer Ivan Gunawan. Bahkan rencananya Ivan Gunawan pun ikut defile tersebut,” kata Reda dalam keterangannya, dikutip Senin (19/10/2026).

Melalui akun Instagram-nya, Ivan Gunawan mengungkap kisah di balik karyanya. Ia mengaku terinspirasi dari motif Batik Sekar Jagat, lalu menerjemahkannya ke dalam desain yang modern, elegan, dan penuh karakter. Menurut Ivan, Sekar Jagat melambangkan keindahan dalam keberagaman, sementara Vijaya bermakna kemenangan.

“Sebuah filosofi tentang keberanian untuk melangkah, kekuatan untuk berjuang, dan semangat untuk terus melampaui batas,” tulis Ivan seperti dikutip dalam keterangannya. Pada seremoni itu, Ivan tampil mengenakan jaket dan blangkon batik, lengkap dengan lanyard akreditasi sebagai bagian resmi dari kontingen Indonesia.

Rangkaian Seremoni dan Pertunjukan Seni

Upacara pembukaan dibuka dengan prosesi pengantaran bendera Jepang oleh enam figur olahraga disabilitas, termasuk ahli prostetik Fumio Usui dan mantan kapten tim bola basket kursi roda Shinji Negi. Bendera kemudian dikibarkan oleh anggota pasukan bela diri Jepang. Puncak acara ditandai dengan pernyataan resmi Kaisar Naruhito.

“Saya menyatakan bahwa Asian Para Games 2026 resmi dibuka,” ujar Naruhito, seperti dikutip dari rilis NPC Indonesia.

Setelah parade defile, penonton disuguhkan pertunjukan artistik bertajuk The Festival of Flame garapan sutradara Kaiji Moriyama. Tari GAKU oleh kelompok NEKKO-TAI dan aksi penari utama HA-RE menghadirkan energi yang menguasai panggung. Kemunculan Oni, makhluk mitologi tradisional Jepang dari Festival Oni Toyohashi dan Kuil Takisanji, yang menyucikan bumi dengan tabuhan genderang serta tepung putih suci, menambah atmosfer magis di dalam arena.

Presiden Panitia Penyelenggara (AINAGOC) Hideaki Ohmura menekankan pentingnya penyelenggaraan ini setelah Paralimpiade Tokyo 2020 sebelumnya terpaksa digelar tanpa penonton. Ia menyebut Asian Para Games mengusung slogan “Imagine One Heart” yang mengemban cita-cita agar semua orang dapat merasakan semangat para atlet dan menyatukan hati.

Sebagaimana tercermin dalam gelaran Asian Para Games 2026 resmi dibuka, 45 kontingen bersatu dalam semangat inklusivitas, pembukaan ini menjadi penanda dimulainya kompetisi bagi para atlet penyandang disabilitas dari seluruh Asia. Kehadiran Kaisar Naruhito dan antusiasme penonton memberi bobot tersendiri bagi ajang yang baru pertama kali digelar di Jepang tersebut.

Bagi Indonesia, penampilan kontingen di panggung pembukaan menjadi modal moral sebelum bertanding. Perhatian publik kini beralih ke arena pertandingan, menantikan bagaimana para atlet Tanah Air menerjemahkan semangat Vijaya menjadi prestasi nyata di Asian Para Games 2026.

Exit mobile version