Cakrawala News – 13 Oktober 2026 | Komika Nopek Novian ngaku dibayar 5 persen usai dikaitkan dengan kasus penipuan emas Rp25 miliar yang menyeret namanya sebagai brand ambassador Emas Now. Klarifikasi tersebut disampaikan Nopek melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @nopeknovian, setelah namanya ramai dibicarakan publik menyusul dugaan penipuan investasi emas yang merugikan para korban hingga Rp25 miliar.
Dalam pernyataannya, komedian bernama lengkap Arif Novianto itu menegaskan bahwa keterlibatannya dengan Emas Now semata-mata sebagai kerja sama profesional sebagai brand ambassador atau duta merek. Ia menyebut kontraknya berlaku selama satu tahun, terhitung sejak 22 Mei 2026 hingga 22 Mei 2027.
“Secara profesional, saya ditunjuk sebagai Brand Ambassador (BA) Emas Now untuk periode kontrak 22 Mei 2026 hingga 22 Mei 2027,” tulis Nopek, dikutip dari keterangannya, Senin (12/10/2026).
Namun, selama masa kontrak tersebut, Nopek mengaku baru menerima pembayaran sebesar 5 persen dari total nilai kontrak yang seharusnya ia terima. Ia menyebut pembayaran termin berikutnya tidak pernah direalisasikan oleh pihak Emas Now.
Bantah Terlibat Pengelolaan Bisnis dan Investasi
Nopek juga menegaskan bahwa dirinya bukan pihak yang mengelola bisnis maupun investasi Emas Now. Ia menyatakan tidak pernah mengambil atau menerima keuntungan sepeser pun dari laba maupun dana masyarakat yang masuk ke perusahaan tersebut.
“Saya juga perlu menegaskan bahwa saya tidak pernah menerima keuntungan sepeser pun dari laba maupun dana yang masuk ke Emas Now. Keterlibatan saya semata-mata dalam kapasitas profesional sebagai Brand Ambassador berdasarkan kontrak kerja yang telah disepakati,” sambungnya.
Dalam klarifikasinya, Nopek turut menyampaikan rasa prihatin kepada para korban. Ia berharap persoalan tersebut segera menemukan titik terang, seluruh kerugian korban dapat dikembalikan, dan pihak-pihak yang bertanggung jawab dapat diproses sesuai hukum yang berlaku.
“Pertama-tama, saya menyampaikan turut prihatin atas kerugian dan permasalahan yang dialami oleh seluruh korban Emas Now. Saya berharap persoalan ini dapat segera diselesaikan, seluruh kerugian para korban dapat dikembalikan, serta pihak-pihak yang bertanggung jawab dapat segera diproses dan menerima hukuman sesuai dengan hukum yang berlaku,” ujar Nopek.
Kekecewaan Nopek dan Kronologi Grand Opening
Nopek mengungkapkan kekecewaannya melalui video yang diunggah di akun media sosial pribadinya. Sahabat dekat Livy Renata itu menegaskan tidak pernah ada niatan untuk menipu atau merugikan orang lain.
“Aku dari dulu tidak ingin mencelakakan orang, kok bisa ya (dituduh melakukan) penipuan. Parah banget, Emas Now ini adalah tempe Bos,” kata Nopek mengungkapkan kekesalannya.
Komika asal Madiun, Jawa Timur, itu juga mempersoalkan pembayaran atas pekerjaan yang telah diselesaikannya. Menurut Nopek, rincian tugas atau scope of work yang harus dikerjakannya cukup banyak, namun ia baru dibayar sekitar 5 persen dari angka yang tertera dalam kontrak.
“Emas Now ini bos. SOW banyak dan sudah aku kerjakan semuanya, tapi baru dibayar 5 persen lho. Kalau disuruh kembalikan nanti tak kembalikan,” tegas Nopek Novian.
Nopek menceritakan bahwa dirinya menjalankan pekerjaan tersebut dalam kondisi yang tidak mudah. Saat itu, ia tengah mendampingi sang ayahanda yang dirawat di sebuah rumah sakit di Caruban. Di tengah situasi sulit seperti itu, ia tetap berusaha profesional menyelesaikan kewajiban pekerjaan yang telah disepakati dengan pihak brand.
Ia juga mengungkapkan kecurigaannya saat menghadiri acara grand opening investasi emas tersebut di Jakarta. Nopek merasa heran karena acara grand opening itu tidak dihadiri pemilik maupun investor, dan hanya diisi penonton bayaran serta karyawan.
“Cuma tak kasih tahu situasinya. Posisiku itu sedang menjaga bapakku di rumah sakit Caruban waktu itu. Terus grand opening Emas Now besoknya di Jakarta, aku datangi grand opening-nya. Cuma aku curiga, ini grand opening tapi owner-nya tidak ada, investornya tidak ada, cuma penonton bayaran sama karyawan, tapi ya sudahlah, daripada kena denda ya tak jalani saja,” tuturnya.
Nopek menyebut setelah menghadiri acara tersebut, ia mendapat kabar duka bahwa ayahnya meninggal dunia. Setelah itu, foto dan video dirinya untuk keperluan promosi Emas Now diunggah dan tersebar. Ia mengaku sangat terpukul ketika namanya kemudian dikaitkan dengan dugaan penipuan.
Brand Ambassador Lain Juga Buka Suara
Selain Nopek Novian, sejumlah figur publik lain seperti Jennifer Coppen dan Kirana Larasati juga disebut telah buka suara dan memberikan klarifikasi. Mereka sama-sama menjadi brand ambassador dan mengaku tidak terlibat dalam pengelolaan keuangan investasi tersebut.
Kasus dugaan penipuan investasi emas ini dilaporkan menimpa puluhan orang dengan total kerugian mencapai Rp25 miliar. Perusahaan yang disebut dalam laporan tersebut adalah PT Divine Gold Jewelry yang terkait dengan produk Emas Now.
Sampai saat ini, belum ada keterangan resmi lebih lanjut mengenai perkembangan penanganan kasus maupun langkah hukum yang akan ditempuh pihak-pihak terkait. Publik masih menantikan kejelasan mengenai status hukum perkara ini serta upaya pemulihan hak para korban.
Klarifikasi Nopek Novian setidaknya menegaskan posisinya sebagai pekerja profesional yang dikontrak untuk keperluan promosi, bukan sebagai pengelola dana investasi. Pernyataan itu sekaligus menjadi pengingat bahwa keterlibatan publik figur dalam sebuah produk atau perusahaan perlu dipisahkan dari tanggung jawab pengelolaan bisnis yang bersangkutan.
